News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Nasib nahas menimpa ART asal Banten, SR. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai dibuang majikannya di pinggir jalan, Selangor, Malaysia, pada 16 Oktober.
Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:22 WIB
Duta Besar RI LBBP untuk Malaysia Raden Dato' Mohammad Iman Hascarya Kusumo (berdiri tengah) menjenguk pekerja migran Indonesia berinisial SR.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Nasib nahas menimpa seorang asisten rumah tangga (ART) asal Banten berinisial SR. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan setelah dibuang oleh majikannya di pinggir jalan, bahkan sempat ditinggalkan di tengah hutan di Selangor, Malaysia, pada 16 Oktober 2026.

Beruntung, warga yang menemukannya segera membawa SR ke kantor polisi setempat. Laporan tersebut langsung direspons cepat oleh pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Duta Besar RI untuk Malaysia, Raden Dato’ Mohammad Iman Hascarya Kusumo, menjelaskan bahwa pihaknya segera berkoordinasi dengan Polisi Diraja Malaysia (PDRM). 

Hasilnya, polisi berhasil meringkus lima anggota keluarga majikan serta satu agen penyalur tenaga kerja ilegal yang terlibat dalam kasus ini.

"Pihak PDRM langsung bergerak. Pada tanggal 18 Oktober 2026, kelima pelaku sudah diamankan oleh Polisi Diraja Malaysia dan sudah masuk dalam tahanan. Berikut juga satu agen yang mengirim korban untuk bekerja di Malaysia," ujar Dubes Iman.

Selama tiga bulan bekerja melalui jalur nonprosedural, SR mengalami serangkaian kekerasan yang sangat keji.

Dubes Iman mengungkapkan bahwa tubuh korban dipenuhi luka akibat pemukulan dan penyiraman air panas.

“Korban mengalami pemukulan, penyiraman air panas, pemukulan di kepala, badan, hingga kuping disabet dengan rotan sampai pecah ya kupingnya. Istilah medisnya itu cauliflower ear,” ungkapnya.

Saat pertama kali dirawat, luka bakar SR mencapai 50 persen. Namun, berkat penanganan intensif, kondisi kesehatannya kini berangsur membaik dan luka bakarnya telah turun di bawah 10 persen.

Mengenai motif penyiksaan, korban mengaku kerap dituduh melakukan kesalahan sepele seperti mencuri uang atau salah memberikan obat, yang diduga kuat hanya karangan majikan untuk membenarkan tindakan mereka.

“Jadi dapat dibayangkan spirit korban ini yang selama 3 bulan banyak mengalami siksaan tentunya mentalnya sudah runtuh. Dan dia sendiri bingung bagaimana, ‘saya salahnya apa sampai saya diperlakukan begini’,” kata Iman.

“Korban bilang dituduh mencuri uang, dibilang salah kasih obat. Jadi ya mungkin ini dibuat-buat saja alasan,” tambahnya.

Meski sempat mengalami trauma berat, Dubes Iman bersyukur karena kondisi mental SR kini mulai pulih.

"Korban kini sudah merasa nyaman, bisa tertawa dan bergurau," tambahnya.

Saat ini, SR memiliki keinginan sederhana, yakni menyantap mie instan goreng dan segera kembali ke kampung halamannya di Banten. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KBRI Kuala Lumpur memastikan akan terus mengawal kasus ini hingga SR mendapatkan keadilan dan bisa kembali ke tanah air dengan selamat. (ant/dpi)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Kelurahan Kembangan Selatan tengah menggalakkan gerakan sadar lingkungan dengan cara yang unik. 
Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

AI mengubah dunia pendidikan. Literasi digital, kemampuan memeriksa informasi, berpikir kritis, dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab menjadi bekal
Sempat Terpuruk Gegara Cedera, Sahabat Megawati Hangestri Kini Bawa Kabar Baik untuk Red Sparks

Sempat Terpuruk Gegara Cedera, Sahabat Megawati Hangestri Kini Bawa Kabar Baik untuk Red Sparks

Sempat terpuruk akibat cedera dan menjalani operasi pada kedua lututnya, sahabat Megawati Hangestri, Yeum Hye-seon, kini membawa kabar baik bagi Red Sparks.
Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, meluapkan amarahnya saat sidak terhadap dugaan praktik pengoplosan beras bersubsidi menjadi premium di Jakarta Timur.
Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT di Jalan Kunir, Kota Madiun, Bibit, ungkap keseharian Dwi Bagus Martono (DBM), tersangka mutilasi istri siri dan anaknya. DBM dikenal sebagai sosok.
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Perekonomian Jawa Timur tumbuh 5,72 persen secara tahunan pada triwulan II 2026.

Trending

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Nasib nahas menimpa ART asal Banten, SR. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai dibuang majikannya di pinggir jalan, Selangor, Malaysia, pada 16 Oktober.
Laga Berjalan Seperti Catur, Igor Tolic Ungkap Kunci Kemenangan Persib Atas Melbourne Victory

Laga Berjalan Seperti Catur, Igor Tolic Ungkap Kunci Kemenangan Persib Atas Melbourne Victory

Persib menang 2-0 atas Melbourne Victory lewat dua gol Balsa Sekulic. Igor Tolic mengibaratkan laga seperti catur dan mengungkap kunci kemenangan Maung Bandung.
Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, meluapkan amarahnya saat sidak terhadap dugaan praktik pengoplosan beras bersubsidi menjadi premium di Jakarta Timur.
Masih Tak Terima, Carlos Prates Ancam Pensiunkan Islam Makhachev usai Sang Juara Tolak Duel di UFC 336

Masih Tak Terima, Carlos Prates Ancam Pensiunkan Islam Makhachev usai Sang Juara Tolak Duel di UFC 336

Perseteruan Carlos Prates dan Islam Makhachev memanas usai sang juara disebut menolak bertarung di UFC 336. Prates pun melontarkan sindiran tajam ke Makhachev.
Komentar Balsa Sekulic Cetak Brace untuk Antarkan Persib Terus Berjaya di Asia

Komentar Balsa Sekulic Cetak Brace untuk Antarkan Persib Terus Berjaya di Asia

Cetak brace saat Persib mengalahkan Melbourne Victory 2-0, Balsa Sekulic akhirnya lepas dari paceklik gol dan menyoroti assist Berguinho serta Danijel Loncar.
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Perekonomian Jawa Timur tumbuh 5,72 persen secara tahunan pada triwulan II 2026.
Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

AI mengubah dunia pendidikan. Literasi digital, kemampuan memeriksa informasi, berpikir kritis, dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab menjadi bekal
Selengkapnya

Viral