News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cara Cek Desil Penerima Bansos PKH dan BPNT, Bisa Diakses Lewat HP

Cara cek desil bansos 1–4 pakai NIK KTP melalui situs Kemensos. Simak arti desil, prioritas PKH-BPNT, serta apakah otomatis dapat bantuan.
Rabu, 4 November 2026 - 09:40 WIB
Ilustrasi Bantuan Langsung Tunai (BLT)
Sumber :
  • ANTARA

tvOnenews.com - Masyarakat kini dapat memeriksa posisi kesejahteraan keluarganya dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui layanan online Kementerian Sosial (Kemensos). Pengecekan ini penting karena data desil menjadi salah satu acuan pemerintah dalam menentukan sasaran program bantuan sosial.

Melalui sistem tersebut, keluarga dikelompokkan ke dalam 10 tingkatan kesejahteraan, mulai dari desil 1 hingga desil 10. Kelompok desil 1–4 mencakup 40 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan terbawah yang menjadi prioritas sasaran sejumlah program perlindungan sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masyarakat dapat mengecek informasi tersebut melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada KTP.

Namun, perlu dipahami bahwa masuk desil 1, 2, 3, atau 4 tidak otomatis membuat seseorang ditetapkan sebagai penerima bantuan. Penyaluran PKH, Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), maupun program lainnya tetap mengikuti persyaratan dan proses penetapan masing-masing.

Link Resmi Cek Desil Bansos 1–4 Pakai NIK KTP

Untuk mengetahui informasi desil dan status bantuan sosial, masyarakat dapat mengakses situs resmi Cek Bansos Kemensos melalui tautan berikut:

https://cekbansos.kemensos.go.id/

Layanan tersebut dapat dibuka menggunakan ponsel, laptop, atau perangkat lain yang terhubung dengan internet.

Sesuai petunjuk pada laman resmi, pencarian data penerima manfaat dilakukan dengan memasukkan NIK sebanyak 16 digit dan kode verifikasi yang tersedia.

Pastikan nomor identitas yang dimasukkan sesuai dengan KTP. Kesalahan penulisan NIK dapat menyebabkan data tidak ditemukan atau hasil pencarian tidak sesuai.

Cara Cek Desil 1–4 Penerima Bansos Lewat HP

Masyarakat tidak perlu datang langsung ke kantor pemerintah hanya untuk memeriksa informasi yang tersedia di portal Cek Bansos.

Berikut langkah-langkah pengecekan menggunakan ponsel:

- Buka browser melalui HP, seperti Google Chrome.

- Kunjungi situs https://cekbansos.kemensos.go.id/.

- Masukkan NIK sebanyak 16 digit sesuai KTP pada kolom yang tersedia.

- Ketik huruf kode atau captcha yang muncul di layar.

- Jika kode tidak terbaca, gunakan fitur untuk memperbaruinya.

- Klik tombol Cari Data.

- Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian.

- Periksa informasi desil dan status bantuan yang tercatat.

Apabila informasi kepesertaan tersedia, perhatikan jenis bantuan yang tercantum. Masyarakat perlu memastikan apakah namanya terdaftar sebagai penerima PKH, BPNT, atau program bantuan lainnya.

Hasil pencarian tersebut merupakan informasi berdasarkan data yang tersedia dalam sistem. Karena itu, masyarakat tetap perlu memperhatikan pembaruan data dan ketentuan penyaluran masing-masing program.

Apa Arti Desil 1, 2, 3, dan 4 dalam DTSEN?

Desil merupakan pengelompokan keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial dan ekonomi. Dalam DTSEN, masyarakat dibagi menjadi 10 kelompok dengan tingkat kesejahteraan yang berbeda.

Mengacu pada penjelasan di situs Cek Bansos Kemensos, setiap desil mencakup sekitar 10 persen keluarga di Indonesia.

Desil 1 menunjukkan kelompok keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Sebaliknya, desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.

Berikut gambaran pembagian kelompok desil:

Desil 1: 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.

Desil 2: 10 persen kelompok berikutnya setelah desil 1.

Desil 3: 10 persen kelompok berikutnya setelah desil 2.

Desil 4: 10 persen kelompok berikutnya setelah desil 3.

Desil 5: 10 persen kelompok berikutnya setelah desil 4.

Desil 6–10: Kelompok keluarga dengan tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi secara bertahap.

Dengan demikian, desil 1 sampai 4 mencakup sekitar 40 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan terbawah.

Penentuan desil tidak hanya melihat penghasilan. Kemensos menjelaskan bahwa pengelompokan tersebut memperhitungkan berbagai variabel sosial ekonomi, seperti pekerjaan dan pendidikan anggota keluarga, kondisi tempat tinggal, daya listrik, serta kepemilikan aset.

Data desil juga bersifat dinamis. Artinya, posisi kesejahteraan keluarga dapat berubah mengikuti hasil pemutakhiran data.

Desil Berapa yang Diprioritaskan Mendapat PKH dan BPNT?

Masyarakat yang masuk desil 1–4 menjadi kelompok yang dapat diusulkan sebagai penerima sejumlah bantuan sosial, termasuk PKH dan bantuan sembako atau BPNT.

Ketentuan tersebut tercantum dalam keterangan pada portal resmi Cek Bansos Kemensos. Kelompok 40 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan terbawah menjadi sasaran prioritas program perlindungan sosial.

Meski demikian, setiap program mempunyai ketentuan tersendiri.

PKH, misalnya, diberikan kepada keluarga yang memenuhi persyaratan dan memiliki komponen kepesertaan yang ditetapkan pemerintah. Komponen tersebut meliputi ibu hamil atau nifas, anak usia dini, anak sekolah, lanjut usia, penyandang disabilitas berat, serta kategori lain sesuai ketentuan program.

Sementara itu, BPNT atau Program Sembako ditujukan untuk membantu keluarga penerima manfaat memenuhi kebutuhan pangan.

Kemensos juga menyebut desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK). Dengan demikian, pengelompokan desil tidak hanya berkaitan dengan PKH dan BPNT, tetapi juga menjadi salah satu acuan dalam penentuan sasaran program perlindungan sosial lainnya.

Apakah Masuk Desil 1–4 Pasti Mendapatkan Bansos?

Jawabannya, tidak.

Masuk dalam desil 1, 2, 3, atau 4 tidak otomatis menjamin seseorang memperoleh bantuan sosial. Desil hanya menggambarkan posisi kesejahteraan keluarga dalam DTSEN dan menjadi salah satu acuan untuk menentukan sasaran program.

Penetapan penerima tetap mempertimbangkan persyaratan masing-masing bantuan, hasil pemadanan dan verifikasi data, serta kebijakan pemerintah.

Karena itu, keluarga yang masuk desil 1 belum tentu menerima seluruh jenis bansos. Seseorang bisa saja tercatat sebagai penerima PKH, tetapi tidak terdaftar sebagai penerima BPNT, atau sebaliknya.

Untuk memastikan status kepesertaan, masyarakat perlu melihat hasil pencarian pada portal Cek Bansos dan memperhatikan jenis bantuan yang tercantum.

Cara Cek Penerima PKH dan BPNT Menggunakan NIK

Selain melihat desil, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Cek Bansos untuk mengetahui apakah NIK tercatat sebagai penerima PKH atau BPNT.

Langkah pengecekannya sebagai berikut:

- Siapkan KTP untuk memastikan NIK yang digunakan benar.

- Buka situs resmi https://cekbansos.kemensos.go.id/.

- Masukkan 16 digit NIK pada kolom pencarian.

- Isi kode captcha sesuai tampilan.

- Klik Cari Data.

- Tunggu hingga hasil pencarian muncul.

- Periksa informasi status penerima dan jenis bantuan yang tercatat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apabila nama atau NIK tidak ditemukan, masyarakat sebaiknya memeriksa kembali nomor identitas yang dimasukkan. Jika data tetap tidak muncul, warga dapat menanyakan status dan mekanisme pemutakhiran data kepada pemerintah desa atau kelurahan maupun dinas sosial setempat.

(tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Luruskan Potongan Video, Herri Pras Ungkap Alasan Pengurus Klaster Terlihat Mendukung Adi Paryanto

Luruskan Potongan Video, Herri Pras Ungkap Alasan Pengurus Klaster Terlihat Mendukung Adi Paryanto

Herri Pras luruskan potongan video pengurus klaster yang terlihat mendukung Adi Paryanto. Ia menjelaskan maksud sikap persuasif di balik video tersebut.
Fakta-Fakta Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo: Sosok "SU" Masih Diperiksa hingga Para Pengusaha Turut Disadap

Fakta-Fakta Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo: Sosok "SU" Masih Diperiksa hingga Para Pengusaha Turut Disadap

Kabareskrim Polri Komjen Pol Asep Safrudin mengatakan Bareskrim Polri telah melakukan penyidikan terkait dugaan tindak pidana penyadapan secara ilegal. Inilah deretan fakta dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden RI Prabowo Subianto.
Registrasi Bulanan Tesla di Eropa Naik di Tengah Ketatnya Persaingan Produsen China

Registrasi Bulanan Tesla di Eropa Naik di Tengah Ketatnya Persaingan Produsen China

Pendaftaran mobil baru Tesla mencatatkan lonjakan signifikan di sejumlah negara Eropa pada bulan Oktober, memperkuat tren pemulihan produsen kendaraan listrik (EV) asal Amerika Serikat tersebut di kawasan Eropa.
AFC Resmi Tunda Piala Asia ke Desember 2027, WAFF Buka Kans Gelar Piala Asia Barat untuk Isi Kekosongan Turnamen

AFC Resmi Tunda Piala Asia ke Desember 2027, WAFF Buka Kans Gelar Piala Asia Barat untuk Isi Kekosongan Turnamen

Opsi menggelar Piala Asia Barat adalah untuk mengisi kekosongan Piala Asia 2027 yang seharusnya digelar pada 7 Januari 2027 mendatang.
Cari Akar Masalah dan Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Polda Metro Jaya Data Warga Kampung Boncos

Cari Akar Masalah dan Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Polda Metro Jaya Data Warga Kampung Boncos

Polda Metro Jaya melakukan pendataan terhadap warga yang tinggal di Kampung Boncos atau yang dikenal dengan Kampung Narkoba di Palmerah, Jakarta Barat, pada Rabu (4/11/2026). Pihaknya akan melakukan penataan lingkungan, peningkatan SDM, hingga memastikan warga mempunyai pekerjaan yang layak.
Tanggapi Polemik Beeru Stevia, BPOM Segera Panggil Doktif dan Cek Data

Tanggapi Polemik Beeru Stevia, BPOM Segera Panggil Doktif dan Cek Data

Produk pemanis minuman saat ini beragam, salah satunya ada Beeru Stevia. Beberapa waktu viral karena diduga mengandung pemanis buatan.

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL hari ini 4 November 2026 rute Jakarta International Stadium (JIS)-Jakarta Kota tersedia dalam puluhan perjalanan. Cek di sini.
Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL 4 November 2026 Rute Jakarta Kota-Nambo

Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL 4 November 2026 Rute Jakarta Kota-Nambo

Ada belasan perjalanan yang tersedia. Simak sebelum berangkat. Inilah jadwal KRL rute Jakarta Kota-Nambo hari ini 4 November 2026.
Ponsel Pribadi Presiden Prabowo Disadap, Yusril: Pemerintah Akan Lakukan Evaluasi

Ponsel Pribadi Presiden Prabowo Disadap, Yusril: Pemerintah Akan Lakukan Evaluasi

Sejumlah institusi negara memang memiliki kewenangan untuk melakukan penyadapan dengan menggunakan perangkat khusus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selengkapnya

Viral