News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi Penyadapan ke Presiden Prabowo, AMY: Tak Boleh Ada Aparat Kebal Hukum dan Sewenang-wenang

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melayangkan kecaman atas munculnya kasus dugaan penyadapan ilegal yang menargetkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto
Rabu, 4 November 2026 - 22:10 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com, Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melayangkan kecaman atas munculnya kasus dugaan penyadapan ilegal yang menargetkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto serta jajaran pejabat tinggi negara.

Presiden PKS Almuzzammil Yusuf (AMY) menegaskan bahwa aksi penyadapan tersebut merupakan kejahatan hukum luar biasa dan bentuk penyalahgunaan wewenang yang sangat tidak bisa ditoleransi dengan alasan apa pun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"PKS mengutuk keras dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Republik Indonesia. Tidak boleh ada penyalahgunaan kewenangan aparat negara untuk melakukan penyadapan di luar ketentuan hukum. Penggunaan instrumen negara harus senantiasa tunduk pada konstitusi," tegas AMY dengan nada keras dalam keterangannya, Rabu (4/11/2026).

Presiden PKS Almuzzammil Yusuf (AMY)
Presiden PKS Almuzzammil Yusuf (AMY)
Sumber :
  • Istimewa

AMY menilai, luasnya cakupan sasaran—yang tidak hanya mengincar Presiden Prabowo tetapi juga pimpinan partai politik, pejabat negara, hingga pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas)—membuktikan betapa parahnya tingkat kejahatan intelijen gelap ini.

Bahkan, PKS mengategorikan skandal ini sebagai salah satu kasus penyadapan paling masif dan mengerikan di kancah internasional.

"Kasus Indonesia ini saya kira menjadi salah satu kasus penyadapan terbesar di dunia karena melibatkan sejumlah pelaku dan menyasar tokoh-tokoh sentral sebuah negara. Jika komunikasi seorang Presiden saja dapat menjadi sasaran penyadapan ilegal, tentu publik patut bertanya bagaimana negara menjamin keamanan komunikasi masyarakat," sindir AMY tajam.

Atas keprihatinan mendalam tersebut, PKS menuntut penagihan tanggung jawab hukum yang transparan dan tanpa pandang bulu. AMY juga mengapresiasi penindakan awal oleh Polri, namun menegaskan bahwa prosesnya tidak boleh berhenti di tengah jalan.

Guna memberangus praktik penyalahgunaan instrumen negara, PKS mendesak dua langkah:

1. Penindakan Pidana Tanpa Pandang Bulu: Seluruh otak penggerak, penyandang dana, hingga eksekutor lapangan wajib diseret ke pengadilan tanpa ada pihak yang kebal hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

2. Pembentukan Pansus Reformasi Polri di DPR RI: DPR bersama Pemerintah didesak segera menerbitkan aturan baku dan melakukan audit total atas standar operasional prosedur (SOP) instrumen penyadapan di seluruh lembaga negara.

"Penegakan hukum harus berjalan beriringan dengan pembenahan sistem. Kita ingin institusi negara semakin kuat, profesional, dan dipercaya masyarakat. Hukum harus menjadi panglima, bukan alat penyalahgunaan kekuasaan," tegas AMY memungkas peryataannya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Raih Penghargaan Emas di Ajang All Asian Stars International Festival China 2026

Indonesia Raih Penghargaan Emas di Ajang All Asian Stars International Festival China 2026

Talenta seni musik Indonesia kembali menorehkan prestasi di panggung internasional. Dalam ajang All Asian Stars International Festival China Grand Final 2026.
Wamendagri Bima Arya Tekankan Kepala Desa Harus Miliki Inovasi Pelayanan

Wamendagri Bima Arya Tekankan Kepala Desa Harus Miliki Inovasi Pelayanan

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus berupaya meningkatkan kualitas kepemimpinan terhadap para kepala desa.
Kabar Duka: Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia, Sosok yang Dikenal Berdedikasi Tanpa Henti

Kabar Duka: Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia, Sosok yang Dikenal Berdedikasi Tanpa Henti

Kabar duka menyelimuti Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (4/11) sore.
Wacana Pangkas Rambut dan Tukang Pijat Kena Pajak, Sultan Sentil Pemerintah: Dudu VOC Kabeh Dipajaki

Wacana Pangkas Rambut dan Tukang Pijat Kena Pajak, Sultan Sentil Pemerintah: Dudu VOC Kabeh Dipajaki

Wacana pengenaan pajak terhadap sejumlah pekerjaan sektor informal, termasuk jasa pangkas rambut dan tukang pijat menuai perhatian publik. Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X turut menyoroti wacana tersebut.
BRI Salurkan Tunjangan Profesi Guru Non-ASN Seniliai Rp921,6 Miliar kepada Lebih dari 507 Ribu Penerima

BRI Salurkan Tunjangan Profesi Guru Non-ASN Seniliai Rp921,6 Miliar kepada Lebih dari 507 Ribu Penerima

Dalam penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) non-ASN Triwulan III 2026, BRI dipercaya menyalurkan dana sebesar Rp921,6 miliar kepada sekitar 507 ribu guru.
Pembalap Nasional Bakal Satu Panggung dengan Sebastien Loeb di FIA Rallycross World Cup 2026

Pembalap Nasional Bakal Satu Panggung dengan Sebastien Loeb di FIA Rallycross World Cup 2026

Pembalap nasional berpeluang unjuk kemampuan di SRX Cup, satu panggung dengan Sebastien Loeb dan Kevin Hansen pada FIA Rallycross World Cup 2026 di Ancol.

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Dadang Sastrapraja, Direktur Kompetisi Askot PSSI Kota Bandung tutup usia saat menjadi Koordinator Panpel Cabang Olahraga Gulat PORPROV XV Jawa Barat 2026.
Persib Resmi Lolos 16 Besar ACL 2, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Lawan Maung Bandung

Persib Resmi Lolos 16 Besar ACL 2, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Lawan Maung Bandung

Persib Bandung mengunci tiket 16 besar ACL 2 usai menaklukkan Melbourne Victory. Adelaide United, Svay Rieng, dan Gangwon FC sementara berpotensi jadi lawan.
Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar bin Smith buka suara soal aksi unjuk rasa penolakan konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/11/2026) malam. Habib Bahar mengatakan penolakan konser ada sebab dan alasannya.
Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengungkapkan biang kerok anak asuhnya bisa menelan kekalahan di laga perdana mereka di Liga Voli Korea 2026-2027. Ia juga turut menyoroti performa sejumlah pemain terutama Megawati Hangestri.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Selengkapnya

Viral