News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tingkatkan Kualitas Pesantren, Kemenag Wacanakan Program 1.000 Doktor Ma'had Aly

Kemenag RI mengusulkan agar lulusan potensial Ma’had Aly mulai dapat diidentifikasi dan dipersiapkan untuk mengikuti program pendidikan lanjutan.
Jumat, 6 November 2026 - 17:21 WIB
Direktur Jenderal Pesantren Kemenag, Basnang Said
Sumber :
  • Rizki Amana/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Agama (Kemenag) berupaya menggenjot kualitas pendidikan pesantren dengan realisasi program pengembangan 1.000 doktor Ma’had Aly.

Direktur Jenderal Pesantren Kemenag, Basnang Said mengatakan program tersebut direncanakan berlangsung pada 2027-2030 dengan pemetaan kebutuhan dosen dan potensi lulusan di 95 Ma’had Aly yang tersebar di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia memaparkan pengembangan sumber daya manusia Ma’had Aly membutuhkan perencanaan jangka menengah yang terukur.

Menurutnya pemetaan tidak cukup hanya mencatat jumlah dosen tetapi juga harus mengidentifikasi kebutuhan tenaga pengajar berdasarkan berbagai bidang keilmuan dan lainnya.

“Kita harus ada peta kebutuhan dosen kita selama lima tahun dan kita perjuangkan,” ujar Basnang, Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Basnang memaparkan hasil pemetaan tersebut nantinya menjadi dasar untuk menjajaki kerja sama pembiayaan pendidikan lanjutan dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Ia juga mengusulkan agar lulusan potensial Ma’had Aly mulai dapat diidentifikasi dan dipersiapkan untuk mengikuti program pendidikan lanjutan.

Mekanisme tersebut perlu disertai kesepakatan dengan lembaga asal agar peningkatan kualifikasi akademik memberikan manfaat langsung bagi pengembangan Ma’had Aly.

“Sekarang kita petakan 95 Ma’had Aly itu. Kita pasang program 1.000 doktor Ma’had Aly,” katanya.

Selain penguatan dosen, Basnang menyoroti kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan tinggi pesantren.

Menurutnya Ma’had Aly perlu memiliki fasilitas akademik yang lebih representatif untuk mendukung kegiatan perkuliahan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Saya membayangkan bahwa Ma’had Aly itu perguruan tinggi. Sama dengan UIN, sama dengan PTKI yang lain, sama dengan PTU, tidak ada bedanya,” ungkapnya.

Basnang mengusulkan penyusunan model bangunan Ma’had Aly yang dapat menjadi acuan pengembangan fasilitas kampus, mulai dari ruang pimpinan, ruang dosen, ruang perkuliahan, hingga fasilitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Sebagai langkah awal, ia mengemukakan kemungkinan pembangunan fasilitas khusus pada lima hingga sepuluh Ma’had Aly pada 2027 dengan berbagai pertimbangan termasuk perkiraan kebutuhan anggaran berkisar Rp1 miliar.

Basnang menegaskan bahwa pengembangan model bangunan bukan dimaksudkan untuk menyeragamkan seluruh Ma’had Aly. 

“Tidak ada niatnya untuk menyeragamkan, karena Undang-Undang Pesantren kan mengakui keunikan kekhasannya,” tegasnya.

Selain itu, Basnang meminta agar integrasi data akademik Ma’had Aly menjadi salah satu prioritas yang ditindaklanjuti. 

Basnang berharap para pengajar yang memiliki kedalaman keilmuan dan pengabdian panjang dalam tradisi pendidikan pesantren memperoleh kesempatan pengakuan akademik melalui mekanisme yang sah dan terukur.

“Siapa kira-kira suatu waktu Ma’had Aly yang pertama kali melahirkan profesor?” ujarnya.

Direktur Ma’had Aly, Adib melaporkan bahwa forum konsultasi tersebut merupakan pertemuan resmi pertama antar pemangku kepentingan Ma’had Aly sejak terbentuknya Direktorat Ma’had Aly di lingkungan Direktorat Jenderal Pesantren.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adib menjelaskan bahwa forum juga diarahkan untuk memperkuat koordinasi integrasi data dengan Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemenag. 

“Silakan masukkan semua ide-idenya. Nanti kemudian tentu akan dirintis oleh Pak Direktur bersama tim untuk menjadi kebijakan Kementerian Agama di masa yang akan datang,” pungkasnya. (raa/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Tetap Gelar TC meski Tanpa Lawan di FIFA Matchday November 2026, Ini Alasannya

Timnas Indonesia Tetap Gelar TC meski Tanpa Lawan di FIFA Matchday November 2026, Ini Alasannya

PSSI memastikan Timnas Indonesia tetap menjalani TC pada FIFA Matchday November 2026 jika gagal mendapat lawan, demi memantau pemain menuju Piala Asia 2027.
Wamentras Viva Yoga: Lahan Transmigrasi Wajib Clean, Clear, and Free, Buka Kawasan Baru Nggak Sembarangan

Wamentras Viva Yoga: Lahan Transmigrasi Wajib Clean, Clear, and Free, Buka Kawasan Baru Nggak Sembarangan

Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menegaskan lahan transmigrasi harus memenuhi prinsip clean, clear, and free. Hal itu disampaikan Viva Yoga dalam ..
Kawasan Transmigrasi Siap Jadi Sentra Peternakan, Wamentrans Gandeng Kementan dan Kampus

Kawasan Transmigrasi Siap Jadi Sentra Peternakan, Wamentrans Gandeng Kementan dan Kampus

Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menyebut kawasan transmigrasi berpotensi besar untuk pengembangan peternakan rakyat. Hal itu disampaikan Viva Yoga
Apresiasi Gelaran IOAC 2026, Harlin E Rahardjo Ingatkan Pentingnya Pembinaan Atlet Jangka Panjang

Apresiasi Gelaran IOAC 2026, Harlin E Rahardjo Ingatkan Pentingnya Pembinaan Atlet Jangka Panjang

Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E Rahardjo, mengapresiasi dengan positif gelaran Indonesia Open Aquatic Championship 2026 (IOAC).
Wamentrans Viva Yoga: Presiden Prabowo Titip 4 Amanat untuk Transmigrasi, dari Jaga NKRI hingga Swasembada Pangan

Wamentrans Viva Yoga: Presiden Prabowo Titip 4 Amanat untuk Transmigrasi, dari Jaga NKRI hingga Swasembada Pangan

Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto memberikan empat amanat kepada Kementerian Transmigrasi. Hal itu disampai..
Inter Milan Aktifkan Opsi Kontrak Federico Dimarco, Barcelona Terancam Gagal Boyong Tembok Timnas Italia

Inter Milan Aktifkan Opsi Kontrak Federico Dimarco, Barcelona Terancam Gagal Boyong Tembok Timnas Italia

Rencana Barcelona merekrut Federico Dimarco dari Inter Milan kian sulit terwujud. Nerazzurri mengambil langkah penting untuk pertahankan bek sayap andalannya.

Trending

Viral Pengakuan Pelari Perempuan Diduga Dilecehkan saat Sport Massage di GBK, Ini Kronologinya

Viral Pengakuan Pelari Perempuan Diduga Dilecehkan saat Sport Massage di GBK, Ini Kronologinya

Kasus dugaan pelecehan seksual saat sport massage di kawasan GBK viral di Threads. Korban mengaku diraba terapis tanpa persetujuan, Hamda DF akhirnya buka
Warga Binjai Ini Mencari Keadilan atas Saldo Senilai Rp 2,3 Miliar yang Raib di Maybank

Warga Binjai Ini Mencari Keadilan atas Saldo Senilai Rp 2,3 Miliar yang Raib di Maybank

Seorang nasabah Maybank, Mulyadi (54) warga Binjai, terus mencari keadilan atas dugaan saldo sebesar Rp2.349.000.000, di dalam rekening Maybank miliknya yang ti
Ganda tvOne Pertahankan Tradisi Medali di Kejuaraan Bulu Tangkis Antarmedia

Ganda tvOne Pertahankan Tradisi Medali di Kejuaraan Bulu Tangkis Antarmedia

Purwanto-Salamun memastikan medali perunggu setelah mengalahkan pasangan Eka-Jiyanto dalam dua gim langsung dengan skor 21-9 dan 21-15.
Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Inilah respons Jokowi soal tawa Roy Suryo pecah saat dirinya menunjukkan ijazah S1-nya. Jokowi menanggapi tawa Roy dengan meminta semua pihak untuk menunggu keputusan majelis hakim.
Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Jokowi hadir sebagai saksi dan memperlihatkan ijazah pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar sampai sarjana di UGM.
Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Australia akan menghadapi Yordania di Stadion Internasional Amman, 17 November 2026. Sebelum laga ini, Australia akan menghadapi Qatar pada 14 November 2026.
Timnas Indonesia Bikin Pusing Yordania, Badou Zaki Buka Semua Opsi untuk Isi FIFA Matchday Novemeber 2026

Timnas Indonesia Bikin Pusing Yordania, Badou Zaki Buka Semua Opsi untuk Isi FIFA Matchday Novemeber 2026

Federasi Sepak Bola Yordania kini berpacu dengan waktu untuk mencari lawan pengganti agar agenda FIFA Matchday November tidak hanya diisi satu pertandingan.
Selengkapnya

Viral