News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menguak Sosok Thomas Matulessy Bergelar Kapitan Pattimura, Sejarawan: Jangan Gunakan Tradisi Lisan Untuk Kepentingan Subjektif

Masyarakat Indonesia dalam sepekan ini dihebohkan dengan polemik terkait asal usul Kapitan Pattimura, sang pahlawan nasional sekaligus idola rakyat Maluku
Kamis, 7 Juli 2022 - 12:15 WIB
Thomas Matulessy atau Kapitan Pattimura.
Sumber :
  • tvOnenews.com

Ambon, Maluku - Masyarakat Indonesia dalam sepekan ini dihebohkan dengan polemik terkait asal usul Kapitan Pattimura, sang pahlawan nasional sekaligus idola rakyat Maluku. 

Salah satu pakar sejarah Maluku, Johan Pattiasina mengatakan kepada tvonenews.com bahwa hal ini tidak perlu digiring pada kepentingan subjektif dan bersandar pada tradisi lisan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hal ini tidak abadi dan bisa berubah kapan saja dan tidak bisa dipertahankan jika diperhadapkan dengan bukti tertulis atau literatur literatur yang secara terang benderang menerangkan tentang sosok Kapitan Pattimura," ungkap Johan Pattiasina.

Salah satu pakar sejarah Maluku, Johan Pattiasina.

Menurut pria kelahiran Ameth, 02 Juni 1977, sosok Kapitan Pattimura adalah Thomas Matulessy, yang dalam sejumlah catatan dan literatur menekankan bahwa dia adalah seorang pemberontak dan merupakan memimpin perang di Saparua.

“Peperangan dahsyat tahun 1817 di Pantai Waisisil merupakan daya dongkrak sehingga terciptanya goresan sejarah, tentang sang tokoh utama yang kini diperdebatkan soal asal, bahkan nama dari Kapitan Pattimura,” ucapnya. 

Pria lulusan magister Jurusan Sejarah FIB Universitas Gajah Mada ini menegaskan, Thomas Matulessy adalah pimpinan perang yang mampu mengalahkan tentara Belanda yang berlindung dibalik kekarnya Benteng Durstede. 

Penyerangan ini mengakibatkan terbunuhnya Residen van de Berg di tahun 1817. Dimana yang disebut Kapitan Pattimura adalah Thomas Matulessy, bukan yang lain, seperti yang kini terjadi atas klaim mengklaim terkait nama dan asal dari sang Kapitan Pattimura.

“Banyak pihak yang diduga tidak tulus, karena mereka tetap mengklaim soal nama dan asal dari Kapitan Pattimura yang tidak lain adalah Thomas Matulessy, sehingga tradisi lisan yang disampaikan dari mulut ke mulut dengan cara dituturkan tidak bisa dijadikan acuan,” terang Mantan Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Unpatti periode 2016-2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia juga menyampaikan peristiwa perang di Saparua, Matulessy juga didukung oleh empat rekannya yaitu Anthony Reebok, Philip Latumahina, Melkior Kesaulya alias Pattisaha, yang kemudian mereka dihukum gantung dan peristiwa eksekusi tersebut juga tercatat jelas.

“Literatur Belanda Thomas Matulessy dan rekan rekannya dieksekusi di depan Benteng Viktoria Kota Ambon. Sehingga jika ada tokoh atau oknum yang menerangkan bahwa Kapitan Pattimura bukan Thomas Matulessy. Maka itu merupakan bentuk gagal paham dan bias dari rel sejarah yang dapat dibuktikan dengan sejumlah literatur pendukung yang memiliki akurasi tinggi dengan sosok yang kini jadi topik pembahasan baik di kalangan anak Maluku atau di luar Maluku,” tegasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Emas Antam Hari Ini 27 Oktober 2026 Naik Tipis Jadi Rp2.550.000 per Gram, Buyback Ikut Melonjak

Harga Emas Antam Hari Ini 27 Oktober 2026 Naik Tipis Jadi Rp2.550.000 per Gram, Buyback Ikut Melonjak

Harga emas Antam hari ini 27 Oktober 2026 yang dipantau dari laman Logam Mulia terpantau naik tipis Rp10.000 menjadi Rp2.550.000 per gram dari semula Rp2.540.000 per gram.
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Polisi Amankan Dua Barang Bukti dalam Kasus Pembacokan Bobotoh di Bogor

Polisi Amankan Dua Barang Bukti dalam Kasus Pembacokan Bobotoh di Bogor

Polisi masih mendalami kasus pembacokan Bobotoh di Bogor. Sejauh ini telah mengamankan dua barang bukti (BB) guna melengkapi proses penyidikan.
Pelatih Red Sparks Klaim Zhong Hui sebagai Pemain Asia Terbaik, Bukan Megawati Hangestri

Pelatih Red Sparks Klaim Zhong Hui sebagai Pemain Asia Terbaik, Bukan Megawati Hangestri

Bukan Megawati Hangestri, Outside Hitter asal China Zhong Hui disebut sebagai pemain kuota Asia terbaik di V-League menurut pelatih Red Sparks, Kwon Sun-chan.
Teks Khutbah Jumat 30 Oktober 2026: Meneladani Semangat Sumpah Pemuda dalam Bingkai Islam

Teks Khutbah Jumat 30 Oktober 2026: Meneladani Semangat Sumpah Pemuda dalam Bingkai Islam

Berikut teks khutbah Jumat 30 Oktober 2026 bertema “Meneladani Semangat Sumpah Pemuda dalam Bingkai Islam” referensi untuk mengisi momentum Hari Sumpah Pemuda.
OMC Tebar 10 Ton Garam dan 2,4 Ton Dry Ice, Hotspot di OKI Turun Jadi 78 Titik

OMC Tebar 10 Ton Garam dan 2,4 Ton Dry Ice, Hotspot di OKI Turun Jadi 78 Titik

Dansatgas Darat Karhutla Sumsel yang juga Danrem 044/Gapo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, mengatakan operasi modifikasi cuaca dilakukan untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Trending

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Jebakan CCTV dan Akting Pelaku: Bagaimana Polisi Bongkar Skenario Licik Dugaan Mutilasi Ibu & Anak di Madiun?

Jebakan CCTV dan Akting Pelaku: Bagaimana Polisi Bongkar Skenario Licik Dugaan Mutilasi Ibu & Anak di Madiun?

Kasus pembunuhan sadis disertai dugaan mutilasi terhadap DH (30) dan anaknya, AGF (4), berhasil disingkap oleh tim Ditreskrimum Polda Jawa Timur (Polda Jatim).
Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Pelatih Persik, Marcos Reina, menyebut bahwa penyebab kekalahan timnya karena buruknya lapangan. Bahkan, perwakilan pemain, Marcelo Djalo sampai geleng kepala.
Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, 2 Pemain Andalan Jepang Terancam Absen di Piala Asia 2027

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, 2 Pemain Andalan Jepang Terancam Absen di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia berpeluang mendapat keuntungan jelang Piala Asia 2027 setelah dua pemain andalan Jepang, Ayase Ueda dan Tomiyasu, terancam absen akibat cedera.
Nestapa Pemain Andalan John Herdman di Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Masih Menghilang dari Klub Liga Inggris

Nestapa Pemain Andalan John Herdman di Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Masih Menghilang dari Klub Liga Inggris

Nasib apes dialami salah satu pemain andalan John Herdman di Timnas Indonesia saat juara FIFA ASEAN Cup 2026. Pilar Garuda di lini pertahanan ini masih hilang.
Selengkapnya

Viral