News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bakal Bongkar Makam dan Autopsi Ulang Brigadir J, Polri: Prosesnya Harus Ditangani Ahlinya 

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan skema autopsi ulang Brigadir J alias Yosua Hutabarat atas permintaan pengacara keluarga. 
Selasa, 19 Juli 2022 - 21:52 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo
Sumber :
  • Tim tvOne/Langgeng Puji

Jakarta - Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan skema autopsi ulang Brigadir J alias Yosua Hutabarat atas permintaan pengacara keluarga. 

Menurut dia, pihaknya membuka lebar permintaan tersebut untuk segera diproses lebih lanjut, yang mana disebut ekshumasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami mempersilakan (keluarga Brigadir J, red) komunikasi dengan penyidik untuk mengajukan ekshumasi," ujar Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (19/7/2022). 

Irjen Dedi menjelaskan ekshumasi ialah istilah forensik penggalian kubur kemudian dilakukan dalam rangka keadilan. Selain untuk keadilan, ekshumasi harus dilakukan oleh pihak berwenang dalam hal itu penyidik. 

"Untuk ekshumasi, harus dilakukan orang ahli, yakni kedokteran forensik. Mereka juga nggak boleh sendiri. Kami merekrut pihak luar untuk hasil yang sahih dan bisa dipertanggungjawabkan," jelasnya. 

Menurutnya, ada standar internasional untuk melakukan proses ekshumasi sehingga hasilnya bisa diaudit sesuai standar kode etik profesi. 

Dia menuturkan penyidik akan membuka komunikasi dengan pihak keluarga Brigadir J jika ingin mengajukan ekshumasi di Bareskrim Polri. 

"Apabila pihak pengacara ingin mengajukan ekshumasi, dari penyidik terbuka. Itu sesuai komitmen Pak Kapolri bahwa proses penyidikan akan dilakukan terbuka," imbuhnya. 

Sebelumnya, pengacara keluarga Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak mengatakan tidak terima terkait hasil visum dan autopsi pertama dari Polri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, dia mengaku pihak keluarga menginginkan autopsi ulang kepada Brigadir J yang diduga mendapat penganiayaan sebelum atau sesudah tewas.(lpk/ebs)


 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PNM dan BRI Perkuat Ekosistem Ultra Mikro, Begini Cerita Nasabah Mekaar yang Berhasil Naik Kelas

PNM dan BRI Perkuat Ekosistem Ultra Mikro, Begini Cerita Nasabah Mekaar yang Berhasil Naik Kelas

Melalui ekosistem Holding Ultra Mikro, nasabah PNM Mekaar didorong untuk menambah sumber penghasilan dengan bergabung sebagai Agen BRILink Mekaar.
Persis Solo Curi Poin, Tahan Imbang PSIM Yogya di Derby Mataram

Persis Solo Curi Poin, Tahan Imbang PSIM Yogya di Derby Mataram

Skor imbang tanpa gol berakhir di laga PSIM Yogyakarta melawan Persis Solo di Stadion Sultan Agung, Bantul pada Jumat (6/2/2026). 
Tak Dijual, Tak Dipinjamkan: Manchester United Sudah Putuskan Masa Depan Kobbie Mainoo

Tak Dijual, Tak Dipinjamkan: Manchester United Sudah Putuskan Masa Depan Kobbie Mainoo

Langkah MU ini datang setelah perubahan signifikan di ruang teknis Old Trafford. Sejak Michael Carrick mengambil alih peran pelatih kepala, Kobbie Mainoo kembali
Kendala Biaya Bukan Faktor Siswa SD Bunuh Diri di NTT? Wamendikdasmen Ungkap Dana PIP Korban Sudah Dicairkan Sebelum Tragedi

Kendala Biaya Bukan Faktor Siswa SD Bunuh Diri di NTT? Wamendikdasmen Ungkap Dana PIP Korban Sudah Dicairkan Sebelum Tragedi

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Dikdasmen), Fajar Riza, memberikan klarifikasi terkait kasus siswa SD di Nusa Tenggara Timur (NTT), yang mengakhiri hidupnya. 
Ahmad Muzani Paparkan Alasan Mengapa Kepemimpinan Prabowo Harus Berlanjut

Ahmad Muzani Paparkan Alasan Mengapa Kepemimpinan Prabowo Harus Berlanjut

Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra, Ahmad Muzani membuka wacana keberlanjutan kepemimpinan Presiden RI, Prabowo Subianto hingga dua periode.
Tak Ditutupi, John Herdman Bicara Jujur soal Biang Kerok Kegagalan Timnas Indonesia di Era Patrick Kluivert

Tak Ditutupi, John Herdman Bicara Jujur soal Biang Kerok Kegagalan Timnas Indonesia di Era Patrick Kluivert

Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, sebut biang kerok kegagalan skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026 saat di bawah arahan Patrick Kluivert.

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 7 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang rezeki, kondisi finansial, dan angka hoki harian.
Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Berikut susunan pemain tim putri Indonesia vs Thailand di Perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT