News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Ditangkap, Mabes Polri Minta Imigrasi Cekal 2 Petinggi ACT

Mabes Polri meminta bantuan Kemenkumham terkait kasus Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang telah menetapkan empat tersangka, termasuk petingginya Ahyudin dan Ibnu Khajar. 
Kamis, 28 Juli 2022 - 20:20 WIB
Pendiri Yayasan ACT Ahyudin
Sumber :
  • Antara

Jakarta - Mabes Polri meminta bantuan Kemenkumham terkait kasus Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang telah menetapkan empat tersangka, termasuk petingginya Ahyudin dan Ibnu Khajar. 

Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah mengatakan hal tersebut digunakan untuk mencegah para tersangka pergi ke luar negeri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, para tersangka kemungkinan besar bisa pergi ke luar karena belum ada proses penahanan. 

"Bareskrim Polri meminta bantuan kepada Dirjen Imigrasi Kemenkumham untuk melakukan pencekalan atau pencegahan ke luar negeri kepada empat tersangka atas nama A, IK, NIA, dan HH," ujar Kombes Nurul Azizah di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (28/7/2022). 

Adapun para tersangka tersebut ialah eks Presiden Ahyudin, Presiden ACT Ibnu Khajar, Ketua Dewan Pembina ACT Novardi Imam Akbari, dan Senior Vice President Operational Global Islamic Philanthropy Hariyana Hermain. 

Kombes Nurul mengimbau para tersangka yang menjalani proses hukum agar kooperatif dan tidak melakukan perjalanan ke luar negeri. 

Nurul menjelaskan, permohonan pencekalan itu sesuai Surat Nomor: B/5050/VII/RES.1.24./2022/_Dittipideksus tanggal 26 Juli 2022.
 
Pencekalan, lanjut dia, dilakukan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut serta dikhawatirkan para tersangka akan melarikan diri ke luar negeri.
 
"Bahwa untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut serta dikhawatirkan akan melarikan diri ke luar negeri maka dalam hal ini Bareskrim Polri meminta bantuan kepada Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM," ujarnya.
 
Dalam kasus ini, penyidik menetapkan Pendiri dan mantan Presiden ACT Ahyudin (A) sebagai tersangka, bersama Ibnu Khajar (IK) yang juga menjabat Presiden ACT aktif.
 
Kedua tersangka lainnya, Hariyana Hermain (HH) yang merupakan salah satu pembina ACT dan memiliki jabatan tinggi lain di ACT, termasuk mengurusi keuangan. Dan Novariandi Imam Akbari (NIA), selaku Ketua Dewan Pembina ACT.
 
Keempat tersangka diduga melakukan tindak pidana penggelapan dan atau penggelapan dalam jabatan dan atau tindak pidana informasi dan transaksi elektronik dan atau tindak pidana yayasan dan atau tindak pidana pencucian uang.
 
Adapun penggelapan dalam jabatan yang dilakukan terhadap sisa dana CSR dari Boeing untuk ahli waris korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 senilai Rp34 miliar.
 
Uang sisa dana Boeing digunakan untuk keperluan yang tidak sesuai dengan peruntukannya, yaitu pengadaan armada truk, kurang lebih Rp2 miliar, untuk program big food bus Rp2,8 miliar, kemudian pembangunan pesantren peradaban Tasikmalaya Rp8,7 miliar.
 
Kemudian untuk Koperasi Syariah 212 kurang lebih Rp10 miliar, untuk dana talangan CV CUN Rp3 miliar, dana talangan PT MBGS Rp7,8 miliar, sehingga totalnya Rp34,6 miliar (pembulatan dari Rp34.573.069.200).
 
Para pengurus juga menyalahgunakan dana Boeing untuk gaji para pengurus.
 
Selain itu juga, Ahyudin dan rekannya melakukan pemotongan donasi dana masyarakat (umat) yang dikelola ACT sebesar 20 sampai 23 persen. Adapun besaran gaji yang diterima pengurus ACT untuk Ahyudin sebesar Rp400 juta, Ibnu Khajar Rp150 juta, Hariyana Hermain Rp50 juta dan Novariadi Rp100 juta.
 
Keempatnya dijerat pasal berlapis yakni Pasal 372 KUHP dan Pasal 374 KUHP dan Pasal 45 a ayat (1) juncto Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 tahun 2019 tentang perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.
 
Para tersangka juga dijerat Pasal 170 juncto Pasal Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2001 sebagaimana telah diubah Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2004 tentang Perubahan UU Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan Pasal 3,4 dan 6 UU Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pencucian Uang, dan Pasal 55 KUHP juncto Pasal 56 KUHP. (lpk/ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sambut HUT Ke-81 RI, 100 Ribu Peserta akan Ikut Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas 1 Agustus 2026

Sambut HUT Ke-81 RI, 100 Ribu Peserta akan Ikut Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas 1 Agustus 2026

Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan kegiatan zikir dan doa kebangsaan yang akan digelar menjelang HUT Ke-81 RI ini merupakan wujud rasa syukur atas perjalanan bangsa.
Kejagung Kantongi Bukti Percakapan Lodewyk Pusung dan Istri Terkait Keterlibatan Korupsi MBG

Kejagung Kantongi Bukti Percakapan Lodewyk Pusung dan Istri Terkait Keterlibatan Korupsi MBG

Tim Kejaksaan Agung (Kejagung) menyebut mengamankan barang bukti chat atau percakapan antara mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung dengan istrinya. Percakapan tersbeut berisikan terkait peran Lodewyk dalam dugaan kasus korupsi dalam tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Rentetan Dokter Magang Meninggal Dunia, Anggota DPR Minta Pemerintah Ungkap Penyebabnya

Rentetan Dokter Magang Meninggal Dunia, Anggota DPR Minta Pemerintah Ungkap Penyebabnya

Penyebab kematian dokter magang SZM yang diduga terjatuh dari lantai 18 apartemen di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, mesti diungkap tuntas. Anggota Komisi X DPR RI Habib Syarief Muhammad mengatakan penyelidikan harus dilakukan secara menyeluruh.
Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia: Gagal Juara di SEA V Cup 2026, Farhan Halim Cs Masih Jadi yang Terbaik di ASEAN

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia: Gagal Juara di SEA V Cup 2026, Farhan Halim Cs Masih Jadi yang Terbaik di ASEAN

Update ranking dunia Timnas Voli Indonesia setelah berakhirnya ajang SEA V Cup 2026 putaran kedua yang berlangsung di Jakarta International Velodrome pekan lalu
BGN Larang Dapur MBG Pakai Barang Subsidi, Komisi IX DPR: Pak Sudaryono Jangan Bicara di Medsos, Keluarkan Suratnya

BGN Larang Dapur MBG Pakai Barang Subsidi, Komisi IX DPR: Pak Sudaryono Jangan Bicara di Medsos, Keluarkan Suratnya

Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago komentari terkait pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono soal larang penggunaan barang bersubsidi
Media China Bongkar Alasan Timnas China Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta, Ternyata Fokus Hadapi Lawan Lebih Berat

Media China Bongkar Alasan Timnas China Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta, Ternyata Fokus Hadapi Lawan Lebih Berat

Timnas China dilaporkan memutuskan mundur dari turnamen edisi perdana tersebut meski sebelumnya masuk dalam daftar negara undangan FIFA ASEAN Cup 2026.

Trending

Komitmen Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran, Partai Berkarya Nusantara Berubah Nama Jadi Partai Berkarya Nasional

Komitmen Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran, Partai Berkarya Nusantara Berubah Nama Jadi Partai Berkarya Nasional

Partai Berkarya Nusantara secara resmi mengumumkan pergantian namanya menjadi Partai Berkarya Nasional
Demi Sejajar dengan Mitchell Baker, John Herdman Hampir Mau Naik Kursi Demi Bisa Foto Bareng Debutan Timnas Indonesia

Demi Sejajar dengan Mitchell Baker, John Herdman Hampir Mau Naik Kursi Demi Bisa Foto Bareng Debutan Timnas Indonesia

‎Timnas Indonesia baru saja meraih hasil gemilang dalam laga Piala AFF 2026. Skuad Garuda berjaya menggilas Kamboja dengan skor telak 5-1.
Misteri Kasus Pembunuhan Satpam di Waduk Jatiluhur Belum Terungkap, KDM Datangi Polres Purwakarta

Misteri Kasus Pembunuhan Satpam di Waduk Jatiluhur Belum Terungkap, KDM Datangi Polres Purwakarta

Dedi Mulyadi mendatangi langsung Mapolres Purwakarta pada Senin (27/7/2026) untuk mengetahui perkembangan penyelidikan kasus kematian satpam di Waduk Jatiluhur.
4 Shio yang Dihampiri Keuntungan Besar pada 29 Juli 2026, Siapa Saja?

4 Shio yang Dihampiri Keuntungan Besar pada 29 Juli 2026, Siapa Saja?

4 shio yang dihampiri keuntungan besar pada 29 Juli 2026 sudah terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Rabu besok, siapa yang paling beruntung?
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam di Bali Demi Ungkap Penyebab Pasti Kematian

Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam di Bali Demi Ungkap Penyebab Pasti Kematian

Rina mengatakan pembongkaran makam korban pengeroyokan dilakukan di Setra Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali dilakukan pada Senin (27/7/2026).
Debut dan Cetak Hattrick di Timnas Indonesia, Mitchell Baker: Berada di Sini Seperti Mimpi Menjadi Kenyataan ‎

Debut dan Cetak Hattrick di Timnas Indonesia, Mitchell Baker: Berada di Sini Seperti Mimpi Menjadi Kenyataan ‎

Timnas Indonesia mengawali langkahnya dengan meraih kemenangan atas Kamboja di Piala AFF 2026. Skor akhir 5-1 tercipta pada pertandingan tersebut.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki pada 29 Juli 2026: Kesempatan Besar Datang Bersamaan dengan Kabar Baik

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki pada 29 Juli 2026: Kesempatan Besar Datang Bersamaan dengan Kabar Baik

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 29 Juli 2026: Ada yang dapat kesempatan besar bersamaan dengan kabar baik.
Selengkapnya

Viral