News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akhirnya Terbongkar Satu per Satu, Momen Detik-detik Sebelum Brigadir J Tewas Terekam Kamera CCTV, Sosok Ini Juga Terekam Kamera

Drama kasus dugaan adu tembak yang menewaskan Brigadir Nofryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J terus berlanjut, Jumat (29/7/2022). Adapun Brigadir J pun. . .
Jumat, 29 Juli 2022 - 13:20 WIB
Sosok Brigadir Nofryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

Permintaan tersebut, jelas Komaruddin, perlu dilakukan lantaran pihaknya merasa ada suatu upaya tindak pidana pembunuhan yang direncanakan di sepanjang perjalanan menuju Jakarta itu.

Komnas HAM Ungkap Jarak Luka Tembak Brigadir J Tidak Jauh

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Komnas HAM pada Senin (25/7/2022), Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengungkapkan bahwa luka pada jasad Brigadir J kemungkinan disebabkan oleh tembakan dengan jarak yang berbeda-beda dan tidak terlalu jauh.  

"Kalau dari karakter luka, jaraknya memang tidak terlalu jauh. Tetapi ada beberapa karakter jarak yang berbeda-beda. Itu dari hasil pendalaman kami," ujar Anam. 

Selanjutnya, Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menyampaikan bahwa luka pada tubuh Brigadir J yakni terdapat luka peluru masuk dan luka peluru keluar. Tapi pihaknya belum bisa memastikan secara terperinci jumlah luka tersebut.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam lalu membeberkan soal luka pada tubuh Brigadir J yakni terdapat luka peluru masuk dan luka peluru keluar. Namun, ia belum bisa memastikan secara detail jumlah luka tersebut. 

"Ada pertanyaan, kenapa kok jumlah lukanya masuk dan keluar berbeda? Jumlah luka masuk dan keluar berbeda karena memang ada yang masuk dan keluarnya memang pelurunya masih bersarang di tubuh sehingga jumlahnya berbeda," pungkasnya.

Diketahui, Komnas HAM telah melakukan penyelidikan tersendiri yang terpisah dengan tim khusus untuk menangani kasus penembakan Brigadir J. Komnas HAM sendiri sudah mencari informasi dan keterangan dari pihak keluarga Brigadir J hingga tim forensik Polri yang sebelumnya bertugas dalam autopsi korban. 

Choirul Anam menyampaikan bahwa Komnas HAM memiliki rangkuman dugaan jenis luka dan waktu kematiannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

¨Kalau soal luka, pertama kami melihat secara kapan jenazah masuk dan mulai diotopsi, itu penting untuk menentukan kurang-lebih titik jam kematian kapan, kami juga ditunjukkan titik titik lubang luka, di situ luka karena apa, terus kami ditunjukkan bagaimana mekanisme kerja mereka dalam menyakiti," ungkap Choirul Anam. 

Namun, menurutnya Komnas HAM masih menunggu hasil dari proses ekshumasi atau autopsi ulang pada jasad Brigadir J sehingga belum bisa menarik kesimpulan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Keributan Antar Kelompok Buat Geger Pengunjung di Mal Bekasi, Polisi: Dipicu SPG Digoda

Viral Keributan Antar Kelompok Buat Geger Pengunjung di Mal Bekasi, Polisi: Dipicu SPG Digoda

Sebuah video viral di media sosial, memperlihatkan aksi keributan diduga antar kelompok pekerja di salah satu mal yang terletak di Kota Bekasi, Jawa Barat.
Mitchell Baker Bisa Bela Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2027?

Mitchell Baker Bisa Bela Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2027?

Mitchell Baker menjadi sorotan usai tampil tajam bersama Timnas Indonesia. Lantas, bisakah striker 19 tahun itu membela Garuda Nusantara di Piala Asia U-20 2027?
Polda Sumsel Gencarkan Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Banyuasin, Polres Banyuasin: Sisa 10 Hektare

Polda Sumsel Gencarkan Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Banyuasin, Polres Banyuasin: Sisa 10 Hektare

Dari luas lahan terbakar mencapai 26,5 hektare, sebanyak 16,5 hektare telah berhasil dipadamkan Polda Sumsel, sementara sekitar 10 hektare masih dalam proses penanganan.
Rangkaian Amalan Rasulullah Saat Terbangun Malam, Amalkan Perbuatan ini Sebelum Shalat Tahajud

Rangkaian Amalan Rasulullah Saat Terbangun Malam, Amalkan Perbuatan ini Sebelum Shalat Tahajud

Terbangun secara tiba-tiba di tengah malam, baik akibat mimpi buruk maupun suara keras, kerap dialami banyak orang. Sebaiknya lakukan amalan ajaran Rasulullah
Febrie Adriansyah Dipanggil Lagi Kejagung Hari Ini, Kuasa Hukum Soroti Dasar Penetapan Tersangka

Febrie Adriansyah Dipanggil Lagi Kejagung Hari Ini, Kuasa Hukum Soroti Dasar Penetapan Tersangka

Febrie Adriansyah kembali dipanggil Kejagung sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan TPPU terkait penanganan perkara PT Asabri dan Jiwasraya.
Badan Geologi Ungkap Aktivitas Gunung Anak Krakatau Kembali ke Fase Strombolian

Badan Geologi Ungkap Aktivitas Gunung Anak Krakatau Kembali ke Fase Strombolian

Badan Geologi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengonfirmasi bahwa aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kini kembali pada karakteristik asalnya, yakni fase Strombolian. 

Trending

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP terhadap kematian Fajar Sahrudin.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Selengkapnya

Viral