GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komnas HAM Ungkap Perlu Prosedur Khusus Pemanggilan Putri Candrawati: Ada Penasehat Psikolog

Tahap proses penyidikan kasus kematian Brigadir J, Komnas HAM Ungkap perlu prosedur khusus pemanggilan Putri Candrawati: Ada Penasehat Psikolog, Minggu (31/7)
Minggu, 31 Juli 2022 - 14:53 WIB
Komnas HAM Ungkap Perlu Prosedur Khusus Pemanggilan Putri Candrawati: Ada Penasehat Psikolog
Sumber :
  • istimewa

Jakarta -  Lanjutan Proses penyidikan kasus kematian Brigadir J yang ditembak dan mati mengenaskan oleh rekan kerjanya Bharada E, telah dipanggil dan diperiksa 6 ADC atau ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo,  Komnas HAM Ungkap perlu prosedur khusus pemanggilan Putri Candrawati: Ada Penasehat Psikolog.

Sejumlah Ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo telah diperiksa, Komnas HAM ungkap perlu prosedur khusus pemanggilan Putri Candrawati: Ada Penasehat Psikolog

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya pihak Komnas HAM telah memeriksa 6 orang ajudan atau ADC (aide de camp) Kadiv Propam nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo dan telah menyaksikan 20 rekaman video CCTV dari 27 titik yang memperlihatkan perjalanan Magelang hingga ke Jakarta Brigadir J bersama rombongan.

Secara langsung membuktikan Brigadir J masih hidup saat sampai di Jakarta, dan memperuncing pengusutan kasus kejanggalan kematian Brigadir J yang dapat atensi publik, bahkan mendapat himbauan Presiden Jokowi untuk diusut tuntas secara terbuka kepada publik.

Ahmad Taufan Damanik, Ketua Komnas HAM hadir sebagai narasumber di Apa Kabar Indonesia Malam menuturkan bahwa akan memeriksa satu lagi ajudan Ferdy Sambo yang berhalangan hadir yang juga berada di Magelang.

Selain satu ADC (aide-de-camp) lagi, Komnas HAM akan memeriksa semua orang lainnya yang bekerja di rumah Ferdy Sambo, seperti security, asisten rumah tangga dan sopir. 

"Yang kemudian kita akan meneruskan lagi ini soal jejak digital, yang tempo hari saya katakan baru sesi pertama, komunikasi di antara para pihak itu Pak Sambo, istrinya Almarhum Yosua, Bharada E dan lain-lain itu semua kan baru dikasihkan seldamnya, belum apa isinya, kalau itu tidak bisa dibuka memang kesulitan yang tadi saya katakan titik hitam karena tidak ada CCTV yang yang bekerja di rumah dinas itu."ucapnya

Komnas HAM mengaku tinggal memanggil Irjen Ferdy Sambo, tetapi untuk Putri Candrawati harus mengikuti prosedur karena mendapatkan informasi, ada penasehat psikolognya.

Untuk semua itu, Komnas HAM harus terlebih dahulu mengumpulkan bahan dan data informasi yang kuat, karena masuk ke titik krusial akan membuka pengungkapan kasus kematian Brigadir J.

"Tapi kita kumpulkan semua ini barang-barang bukti, informasi baru kami masuk ke titik yang menurut kami krusial, tanpa didukung oleh data informasi yang kuat, kami akan sulit untuk membuka masalah ini,"pungkasnya.

Dikabarkan, pasca terjadinya penembakan di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo, sang istri yakni Putri Candrawati mengalami kondisi terguncang dan sedang proses pendampingan psikolog. 

Diketahui, Brigadir J atau Nofryansah Yosua Hutabarat (Brigadir Yosua) tewas dalam baku tembak dengan rekannya sendiri sesama anggota Polri yaitu Bharada E yang terjadi di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Jumat (8/7/2022), pukul 17.00 WIB. 

Saat insiden terjadi, Irjen Ferdy Sambo disebut sedang melakukan tes PCR di luar rumah. Ternyata melalui rekaman CCTV, saat itu Sambo sedang berada di rumah utama miliknya yang berlokasi di Umah Saguling dan hanya berjarak 500 meter dari TKP penembakan Brigadir J. 

Sebagai informasi, Brigadir J atau Brigadir Yosua merupakan anggota Bareskrim yang ditugaskan sebagai sopir dinas Putri Candrawathi, istri Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo. Sementara Bharada E adalah anggota Brimob yang bertugas sebagai pengawal atau ajudan Kadiv Propam  nonaktif Polri Irjen Ferdy Sambo.

Brigadir J sendiri adalah mantan penembak jitu atau sniper di Polda Jambi. Namun, disebutkan dalam insiden bahwa 7 kali tembakan yang dilepaskan oleh Brigadir J, semuanya meleset. Menurut pihak keluarga, hal ini sangatlah janggal

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan olah TKP pertama kali oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan, aksi adu tembak maut itu disebut bermula saat Brigadir J atu Brigadir Yosua memasuki kamar pribadi Irjen Ferdy Sambo. Di kamar itu, Brigadir J atau Brigadir Yosua disebut melecehkan istri Kadiv Propam Polri yang kemudian berteriak minta tolong. 

Adapun Bharada E yang mendengar teriakan itu pun langsung menuju lokasi suara berasal. Brigadir J atau Brigadir Yosua justru melepas sejumlah tembakan ke arah Bharada E yang datang.

Brigadir J dituduh melecehkan Putri Candrawathi, istri dari Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo.  

Terkait hal itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengungkapkan aksi penembakan yang dilakukan Bharada E itu dipicu aksi Brigadir J atau Brigadir Yosua yang nekat memasuki kamar pribadi Irjen Ferdy Sambo. 

"Berdasarkan keterangan dan barang bukti di lapangan bahwa Brigadir J memasuki kamar pribadi Kadiv Propam dan melecehkan istri Kadiv Propam dengan todongan senjata," ungkap Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, Senin (11/7/2022). 

Hal itu disebut terungkap setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, yakni istri Irjen Ferdy Sambo dan Bharada E. (ind/abs) 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Tak Habis Pikir Konten Kreator Ajang SDM Cosplay Mirip Dirinya Viral, Beri Pujian hingga Pesan Tajam

KDM Tak Habis Pikir Konten Kreator Ajang SDM Cosplay Mirip Dirinya Viral, Beri Pujian hingga Pesan Tajam

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) memberikan apresiasi hingga mengingatkan konten kreator Ajang SDM yang selalu cosplay seolah seperti dirinya.
Tambah Dua Sirkuit Baru Musim Depan, MotoGP Disarankan Gelar Tes Wajib Imbas Banyak Gangguan di Brasil

Tambah Dua Sirkuit Baru Musim Depan, MotoGP Disarankan Gelar Tes Wajib Imbas Banyak Gangguan di Brasil

Pembalap Ducati, Francesco Bagnaia, menilai MotoGP perlu menerapkan sesi tes wajib sebelum balapan digelar di sirkuit baru. 
Disebut Tak Layak, Beckham Putra Bungkam Kritik Netizen! Cetak 2 Gol Tanpa Ampun ke Gawang Saint Kitts and Nevis

Disebut Tak Layak, Beckham Putra Bungkam Kritik Netizen! Cetak 2 Gol Tanpa Ampun ke Gawang Saint Kitts and Nevis

Sempat diragukan, Beckham Putrabungkam Kkritik! Dua gol di FIFA Series 2026 jadi jawaban telak. Tak hanya membawa Indonesia unggul, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa
Ramalan Zodiak Besok, 28 Maret 2026: Karier, Keuangan, dan Cinta

Ramalan Zodiak Besok, 28 Maret 2026: Karier, Keuangan, dan Cinta

Ramalan zodiak besok, 28 Maret 2026 untuk semua zodiak. Cari tahu peruntungan lengkap seputar cinta, karier, sampai keuangan kamu dalam artikel di bawah ini!
Top 3: Blak-blakan Pelatih Bulgaria soal Level Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Kena Semprot, Megawati Hangestri Diminta 'Mudik' ke Korea

Top 3: Blak-blakan Pelatih Bulgaria soal Level Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Kena Semprot, Megawati Hangestri Diminta 'Mudik' ke Korea

Kabar seputar dunia olahraga, khususnya yang berkaitan dengan Timnas Indonesia, kembali dipenuhi berbagai sorotan tajam dari media asing. Berikut rangkumannya.
Bahagianya Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Silaturahmi ke Rumah Dedi Mulyadi, Naik Helikopter Demi Bahas Proyek?

Bahagianya Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Silaturahmi ke Rumah Dedi Mulyadi, Naik Helikopter Demi Bahas Proyek?

Artis Raffi Ahmad dan Nagita Slavina bersilaturahmi ke kediaman Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Selain itu, mereka membahas tentang kolaborasi proyek.

Trending

Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia akan melakoni laga FIFA Series 2026 menghadapi Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/03/2026) malam ini. Skuad Garuda pun membidik kemenangan.
FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

PSSI dikabarkan telah menghubungi 4 pemain keturunan yang sudah mendapat restu FIFA untuk dinaturalisasi. Mereka berpotensi memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Komentar mengejutkan datang dari pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, jelang keikutsertaan timnya di FIFA Series. Skuad Garuda lebih kuat tanpa naturalisasi.
Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara khusus menyoroti peran Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, dalam membentuk wajah permainan skuad Garuda saat ini.
Bojan Hodak Sebut Lini Belakang Timnas Indonesia Sudah Level Internasional, Sebut Saint Kitts and Nevis Bakal Jadi Korban Pertama John Herdman

Bojan Hodak Sebut Lini Belakang Timnas Indonesia Sudah Level Internasional, Sebut Saint Kitts and Nevis Bakal Jadi Korban Pertama John Herdman

Pelatih Persib Bojan Hodak bongkar kekuatan Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ia prediksi Beckham Putra bakal cetak gol lawan Saint Kitts and Nevis di GBK
Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Penggemar Red Sparks serentak serbu postingan terbaru Instagram Megawati Hangestri yang mengunggah momen lebaran bersama keluarganya di Jember, Jawa Timur.
Timnas Indonesia Untung Besar! FIFA Siapkan Hadiah Spesial Jika Kalahkan Saint Kitts and Nevis, Garuda Berpeluang Kian Melejit

Timnas Indonesia Untung Besar! FIFA Siapkan Hadiah Spesial Jika Kalahkan Saint Kitts and Nevis, Garuda Berpeluang Kian Melejit

Timnas Indonesia berpeluang meraih tambahan poin penting dari FIFA jika mampu menumbangkan Saint Kitts and Nevis pada pertandingan FIFA Series 2025 malam ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT