GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kawal Partai Pelita Daftar Pemilu 2024, Din Syamsuddin: Presidential Threshold Bertentangan dengan Sila ke-4

Usai mengawal Partai Pelita mendaftar ke KPU, Din Syamsuddin berbicara terkait parliamentary threshold atau ambang batas parlemen dan presidential threshold.
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 12:16 WIB
Ketua Majelis Permusyawaratan Partai Pelita, Din Syamsuddin (tengah)
Sumber :
  • Hartini Setia Ningrum

Jakarta - Ketua Majelis Permusyawaratan Partai (MPP) Pelita Din Syamsuddin mengawal Partai Pelita ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mendaftar sebagai peserta Pemilu 2024 hari ini, Sabtu (13/8/2022).

Usai mengawal Partai Pelita mendaftar ke KPU, Din Syamsuddin berbicara terkait parliamentary threshold atau ambang batas parlemen dan presidential threshold.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Parliamentary threshold adalah aturan tentang syarat minimal perolehan suara parpol nasional untuk mendapatkan kursi DPR. Sedangkan, presidential threshold adalah ketentuan mengenai syarat minimal perolehan kursi DPR bagi parpol yang akan mengusung capres dan cawapres.

Menurut Din, penerapan aturan presidential threshold sangat tidak adil bagi parpol baru. Ketentuan itu dianggap bertentangan dengan pancasila yang dianut oleh Indonesia.

"Parliamentary threshold, presidential threshold itu bertentangan dengan pancasila. Sila ke-4 dalam permusyawaratan perwakilan," terang Din Syamsuddin di kantor KPU, Jakarta Pusat, Sabtu (13/8/2022).

"Sistem politik pemilu kita ini harus dikembalikan pada nilai-nilai bangsa," sambungnya. 

Meski begitu, Din mengaku belum terpikirkan ihwal partainya akan mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK). Sebab, sudah banyak parpol yang mengajukan ke MK.

"Belum terpikirkan karena sudah banyak yang mengajukan dan MK menolak. Nyaris banyak dari kita kehilangan kepercayaan dengan MK," kata mantan ketua umum PP Muhammadiyah itu.

Atas hal inilah, Din mengatakan Partai Pelita masih belum bisa membahas soal calon presiden untuk Pemilu 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami belum berbicara tentang target kriteria capres yang ideal. Setelah 14 Desember yang akan datang ada pengumuman KPU kami dinyatakan sebagai partai peserta pemilu, baru kami kemudian akan berlari cepat," tuturnya.

"Tapi yang jelas ke depan saatnya kaum muda, kaum milenial memimpin bangsa dan negara. Saatnya kejujuran, kebenaran, keadilan memimpin bangsa ini. Dan itu berada di tanggung jawab kaum muda Indonesia," tegas Din. (saa/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Ajak ‘Sebat’ Pedagang yang Kiosnya Mau Dibongkar, Langsung Disiapkan Kerjaan Bergaji UMK

Dedi Mulyadi Ajak ‘Sebat’ Pedagang yang Kiosnya Mau Dibongkar, Langsung Disiapkan Kerjaan Bergaji UMK

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali jadi sorotan publik usai blusukan ke Pasar Cicadas, Kota Bandung. Momen KDM tawari pedagang 'sebat' curi perhatian.
Dedi Mulyadi Bongkar Puluhan Kios PKL Cicadas, KDM: Saya Beri Pekerjaan untuk Pedagang

Dedi Mulyadi Bongkar Puluhan Kios PKL Cicadas, KDM: Saya Beri Pekerjaan untuk Pedagang

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi turun langsung saat puluhan kios pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Jalan Cicadas, Kota Bandung, dibongkar menggunakan alat berat
Tanpa Ditutupi! Pelatih Hyundai Hillstate Akhirnya Buka Suara Jelaskan Kondisi Cedera Megawati Hangestri yang Sebenarnya

Tanpa Ditutupi! Pelatih Hyundai Hillstate Akhirnya Buka Suara Jelaskan Kondisi Cedera Megawati Hangestri yang Sebenarnya

Setelah melewati berbagai rumor yang cukup panjang, Hyundai Hillstate secara resmi memilih Megawati Hangestri sebagai pemain kuota Asia untuk V League 2026/2027
Dicoret Carlo Ancelotti Gara-Gara Neymar, Joao Pedro Beri Reaksi Begini usai Absen dari Skuad Timnas Brasil

Dicoret Carlo Ancelotti Gara-Gara Neymar, Joao Pedro Beri Reaksi Begini usai Absen dari Skuad Timnas Brasil

Keputusan mengejutkan dibuat pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, jelang Piala Dunia 2026. Juru taktik asal Italia tersebut mencoret penyerang Chelsea, Joao Pedro, dan lebih memilih kembali memberi tempat kepada Neymar di lini depan Selecao.
Reaksi Tegas Rumah Zakat saat Tahu Aktivisnya telah Diculik Zionis Israel

Reaksi Tegas Rumah Zakat saat Tahu Aktivisnya telah Diculik Zionis Israel

Tengah viral kabar penculikan dua jurnalis dan aktivis asal Indonesia oleh tentara Zionis Israel
Luka Modric Resmi Dipanggil Timnas Kroasia untuk Piala Dunia 2026, Turnamen Kelima dalam Kariernya Menanti

Luka Modric Resmi Dipanggil Timnas Kroasia untuk Piala Dunia 2026, Turnamen Kelima dalam Kariernya Menanti

Luka Modric resmi dipanggil pelatih Timnas Kroasia, Zlatko Dalic, untuk Piala Dunia 2026. Sang gelandang veteran AC Milan menantikan turnamen kelima di pentas Piala Dunia.

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal. 
KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

Pendakwah KH Anwar Zahid viral usai sentil polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI, candaan soal 'artikulasi' bikin ribuan jemaah tertawa pecah.
Selengkapnya

Viral