GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Tertibkan "Apotek" di Kampung Bahari untuk Kejar Bandar Narkoba

Dua regu gabungan beranggotakan 20 personel dari Satuan Brimob Polda Metro Jaya dan Tim Patroli Perintis Polri menertibkan gubuk "apotek" di bantaran rel dekat Kampung Muara Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Selasa, 16 Agustus 2022 - 16:58 WIB
Gubuk 'apotek' di Kampung Muara Bahari di Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta - Dua regu gabungan beranggotakan 20 personel dari Satuan Brimob Polda Metro Jaya dan Tim Patroli Perintis Polri menertibkan gubuk "apotek" di bantaran rel dekat Kampung Muara Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara setiap hari untuk mengejar bandar narkoba.

Kepala Kepolisian Sektor Tanjung Priok Komisaris Polisi Muhammad Yamin kepada wartawan di Jakarta Utara, Selasa (16/8/2022), menyebut warga mengistilahkan gubuk itu sebagai "apotek" karena ada orang masuk ke dalam gubuk untuk memakai obat-obatan terlarang dan setelah selesai, baru ke luar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami mendapat dukungan karena ada beberapa informasi dari masyarakat, karena biasanya di sana terdapat pembeli dan mereka memang bandar-bandar semua. Dasar itu kami melaksanakan penindakan dan penertiban," kata Yamin.

Kapolsek Tanjung Priok mengatakan operasi regu patroli untuk menciptakan kondisi lingkungan Kampung Muara Bahari tetap kondusif dan terhindar dari aktivitas tindak pidana peredaran narkoba itu disambut dengan baik oleh warga, karena  membawa perubahan baik bagi wilayah itu.

"Mereka berpatroli dengan berjalan kaki mengitari wilayah Kampung Bahari tanpa mendapat gangguan berarti," katanya.

Polsek Tanjung Priok sendiri, kata Yamin, ikut mengutus dua personel dalam regu patroli gabungan itu.

"Mereka patroli memutar, selanjutnya menangkap apabila ditemukan ada yang melaksanakan penyalahgunaan peredaran narkoba tersebut," kata Yamin.

Secara berkelanjutan atau kontinu, setiap minggu, bahkan setiap hari, lanjut Yamin, selalu ada personel yang melaksanakan pengamanan wilayah, khususnya di wilayah bantaran rel dekat Kampung Bahari, yang terdiri gubuk-gubuk diduga sebagai tempat peredaran narkoba.

Yamin mengatakan awalnya polisi mendapat informasi adanya aktivitas di dalam gubuk yang sudah ditinggalkan penghuninya itu, ternyata sejumlah alat yang diduga digunakan untuk aktivitas narkoba.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di antaranya alat pakai, alat hisap dan juga senjata tajam, bahkan senjata senapan angin yang diduga akan dipakai untuk melakukan perlawanan terhadap petugas pada saat penindakan.

Yamin mengatakan warga setempat tidak berkeberatan apabila gubuk-gubuk itu ditertibkan dengan cara dibongkar oleh petugas. (ant/ito)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

7 Dosen UPN Yogya Diduga Lakukan Dugaan Kekerasan Seksual, Satgas Beberkan Fakta-fakta Mencengangkan

7 Dosen UPN Yogya Diduga Lakukan Dugaan Kekerasan Seksual, Satgas Beberkan Fakta-fakta Mencengangkan

Publik dikejutkan dengan mencuatnya temuan Satgas PPKPT Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta atau UPN Yogya. Satgas PPKPT UPN Yogya temukan
Pascal Struijk Akhirnya Mau Bela Timnas Indonesia? Bek Liga Inggris Itu Beri Reaksi Tak Terduga Soal Piala Dunia Bareng Garuda: Tentu Saja!

Pascal Struijk Akhirnya Mau Bela Timnas Indonesia? Bek Liga Inggris Itu Beri Reaksi Tak Terduga Soal Piala Dunia Bareng Garuda: Tentu Saja!

Nama Pascal Struijk jadi perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola Indonesia. Bek Leeds United itu memunculkan spekulasi baru setelah berikan respons.
Fenomena Judol di Indonesia Masuk Fase Mengkhawatirkan, Puan: Ini Alarm Sosial

Fenomena Judol di Indonesia Masuk Fase Mengkhawatirkan, Puan: Ini Alarm Sosial

Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti data dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bahwa hampir 200 ribu anak Indonesia terpapar judi online (judol).
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran di 3 Wilayah Jakarta-Tangsel, 18 Orang Diamankan dan Air Keras Disita

Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran di 3 Wilayah Jakarta-Tangsel, 18 Orang Diamankan dan Air Keras Disita

Satbrimob Polda Metro Jaya menggagalkan tawuran di Cakung, Koja, dan Tangsel. Sebanyak 18 orang diamankan, celurit hingga air keras disita.
Meski Gagal Lolos Piala Dunia, Timnas Indonesia U-17 Dapat Pujian Tinggi Media Vietnam: Mereka Pernah Cetak Sejarah di ASEAN

Meski Gagal Lolos Piala Dunia, Timnas Indonesia U-17 Dapat Pujian Tinggi Media Vietnam: Mereka Pernah Cetak Sejarah di ASEAN

Timnas Indonesia U-17 memang gagal di Piala Asia U-17 2026. Namun, hasil tersebut tidak membuat kiprah Garuda Asia kehilangan apresiasi dari media luar negeri.
Diikuti 19.765 Ribu Karya, Gubernur Khofifah Tegaskan EJIES 2026 Pusat Inovasi Pendidikan Jawa Timur

Diikuti 19.765 Ribu Karya, Gubernur Khofifah Tegaskan EJIES 2026 Pusat Inovasi Pendidikan Jawa Timur

Gubernur Khofifah hadiri Malam Penganugerahan Karya Inovasi Pendidikan Terbaik East Java Innovative Education Summit (EJIES) 2026.

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tanpa sengaja bertemu dua remaja yang mengalami luka akibat kecelakaan di Lembang, Bandung Barat dan dilarikan ke rumah sakit
Selengkapnya

Viral