News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rizal Ramli Beberkan 3 Poin Penting yang Seharusnya Dilakukan Pemerintah daripada menaikkan Harga BBM

Pakar ekonomi sekaligus politikus tanah air, Rizal Ramli ikut memberikan komentar terkait keputusan pemerintah yang menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).
Rabu, 7 September 2022 - 10:33 WIB
Pakar Ekonomi, Rizal Ramli
Sumber :
  • Antara/Benardy Ferdiansyah

Jakarta - Pakar ekonomi sekaligus politikus tanah air, Rizal Ramli ikut memberikan komentar terkait keputusan pemerintah yang menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

Dalam sebuah kesempatan di salah satu stasiun TV swasta, Rizal Ramli menyampaikan pendapatnya terkait kenaikan BBM. Ia membeberkan 3 poin yang menurutnya bisa menjadi alternatif daripada harus menaikkan harga BBM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cuplikan tayangan tersebut diunggah melalui kanal YouTube dengan nama Dr. Rizal Ramli. Dalam video tersebut, Rizal menjelaskan poin pertama bahwa, pemerintah bisa meningkatkan efisiensi pertamina.

“satu adalah tingkat kan dong efisiensi pertamina. bisa ditingkatkan 20% dengan motong pengeluarannya nggak perlu, mark up itungan saya itu dapat 100 triliun. Cukup itu, untuk tidak menaikkan BBM.” ujar Rizal Ramli, dikutip dari kanal Youtube Dr. Rizal Ramli Senin (5/9).

Poin kedua, menurutnya, negara tidak perlu menaikkan harga BBM karena harga minyak dunia sudah turun.

“Nah yang kedua adalah, kan harga BBM di seluruh dunia, oil seluruh dunia udah turun, dari 120 ke 90-an. Malaysia aja Petronas nurunin masa kita naikin. Tega amat sih ini, raja tega nih yang kuasa.” pungkasnya.

Terakhir, Rizal Ramli mengatakan bahwa pengeluaran terbesar negara adalah berasal dari pembayaran cicilan utang negara.

“yang ketiga adalah sebetulnya anggaran pemborosan paling besar, bakar uang paling besar adalah buat bayar pokok, bunga dan cicilan utang pemerintah. itu pokoknya cicilannya satu tahun 400 triliun, tahun ini” kata Rizal.

Artikel
Rizal Ramli (Youtube Dr. Rizal Ramli/tangkapan layar)

Eks Menko Kemaritiman itu menghimbau agar pemerintah bisa merestrukturisasi hutang agar bisa mengurangi beban bunga utang.

“Kenapa sih ini Pemerintah canggih dikit deh, kreatif dikit. Negosiasi dong, restrukturisasi hutang itu. dengan debt swap dengan nature swap lain-lain, sehingga beban bunga itu bisa dikurangi 200 triliun. sehingga nggak perlu naikkan BBM.” jelas Rizal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rizal Ramli merasa prihatin dengan masyarakat yang baru perlahan menghirup napas lega dari pandemi covid, kini harus terbebani lagi dengan kenaikan harga BBM.

“Ini pemerintah yang enggak kreatif, semua kesalahan hitung mereka, perkiraan mereka, dibebankan ama rakyat. Padahal ada cara-cara lain, supaya rakyat kita kasih nafas dulu dah. baru aja abis covid, baru mau bangkit dibebankan lagi dengan harga BBM.” tutupnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Breaking! Rupiah Terperosok ke Rp17.353 per Dolar AS Seiring Kekhawatiran Fitch Rating soal Danantara dan UEA Keluar dari OPEC

Breaking! Rupiah Terperosok ke Rp17.353 per Dolar AS Seiring Kekhawatiran Fitch Rating soal Danantara dan UEA Keluar dari OPEC

Sementara perdagangan di pasar spot pada Kamis, 30 April 2026 hingga pukul 09.00 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.353 per dolar AS.
Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Jika benar hengkang dari Persija Jakarta, ada beberapa opsi menarik yang bisa dipilih Rizky Ridho untuk abroad. Salah satunya adalah FCV Dender di Liga Belgia
Usut Penyebab Kecelakaan, Gelar Perkara Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Digelar Pekan Depan

Usut Penyebab Kecelakaan, Gelar Perkara Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Digelar Pekan Depan

Langkah ini menjadi penentu arah penyidikan, termasuk mengungkap ada tidaknya unsur kelalaian dalam insiden yang menewaskan 16 orang tersebut.
Usai Tabrakan Maut KRL Vs KA Argo Bromo di Bekasi, Jadwal Kereta Api Jarak Jauh Berangsur Normal Hari Ini

Usai Tabrakan Maut KRL Vs KA Argo Bromo di Bekasi, Jadwal Kereta Api Jarak Jauh Berangsur Normal Hari Ini

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, memastikan bahwa kebijakan pengembalian dana diberikan secara penuh kepada pelanggan yang terdampak.
Tegas! Dedi Mulyadi: Tidak Boleh Ada Lagi Ormas, Premanisme, yang Kuasi Aset-Aset Umum untuk Kepentingan Dirinya

Tegas! Dedi Mulyadi: Tidak Boleh Ada Lagi Ormas, Premanisme, yang Kuasi Aset-Aset Umum untuk Kepentingan Dirinya

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan tidak boleh ada lagi ormas hingga premanisme yang menguasai aset-aset umum untuk kepentingan dirinya. 
Gebrakan Dedi Mulyadi, Tunjuk Eks Menteri Nyentrik Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris Utama BJB Usai Badai Korupsi

Gebrakan Dedi Mulyadi, Tunjuk Eks Menteri Nyentrik Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris Utama BJB Usai Badai Korupsi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali melakukan gebrakan yang menyita perhatian publik. KDM usulkan nama Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Bank BJB.

Trending

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Bintang sepak bola Timnas Indonesia Pratama Arhan resmi menyandang gelar Sarjana Manajemen (SM) dan diwisuda bersama 401 wisudawan lainnya dari Udinus Semarang.
Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Lebih dari sekadar pulih, keputusan Megawati Hangestri kembali ke liga voli Korea juga didorong oleh ambisi yang belum tuntas. Dua musim bersama Red Sparks
Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, secara tegas mendesak polisi untuk tindak tegas dan menertibkan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) tidak memperintahkan pemasangan spanduk penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada 30 April hingga 7 Agustus 2026.
Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Nama Million Manhoef kembali mencuri perhatian. Winger yang pernah tolak bela Timnas Indonesia itu kini jadi buruan klub Eropa, termasuk raksasa Belanda, Ajax.
Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Posisi Timnas Indonesia untuk menyabet gelar juara ASEAN Cup pertama kali dalam sejarah tampak terancam dengan pertimbangan AFF untuk mengajak Australia gabung.
Terungkap Alasan KDM Rekomendasikan Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Bank BJB

Terungkap Alasan KDM Rekomendasikan Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Bank BJB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi selaku pemegang saham pengendali PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank bjb) beberkan alasan rekomendasikan Susi Pudjiastuti.
Selengkapnya

Viral