GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Johnson Panjaitan Ungkapkan Isi Hati dari Ibunda Brigadir J: Anak Ini Sudah Mati Masih Diadili

kasus pembunuhan Brigadir J didalangi oleh Ferdy Sambo. Adapun Johnson Panjaitan ungkapkan isi hati dari ibunda Brigadir J: Anak ini sudah mati masih diadili
Senin, 12 September 2022 - 17:17 WIB
Pengacara Brigadir J Ungkapkan Isi Hati dari Ibunda Brigadir J: Anak Ini Sudah Mati Tapi Masih Diadili
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com

Jakarta - Pengungkapan kasus pembunuhan berencana Brigadir J yang didalangi oleh atasannya sendiri yakni Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Adapun Johnson Panjaitan ungkapkan isi hati dari ibunda Brigadir J: Anak ini sudah mati masih diadili.

Kasus yang telah menyita perhatian publik selama dua bulan terakhir ini, seolah tak berhenti menjadi sorotan karena banyaknya fakta-fakta yang kini belum terungkap, seperti motif pembunuhan, serta munculnya kembali terkait adanya dugaan pelecehan seksual yang melatarbelakangi pembunuhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Johnson Panjaitan ungkapkan isi hati dari ibunda Brigadir J: Anak ini sudah mati masih diadili.

Johnson Panjaitan selaku Pengacara keluarga Brigadir J. (ist)

Johnson Panjaitan selaku garda depan dalam mengawal kasus pembunuhan berencana Brigadir Yoshua, hadir sebagai narasumber di Acara Kabar Petang tvOne, Minggu 11 September 2022.

Ditanyakan soal apa yang menjadi kekhawatiran dan concern dari pihak keluarga Brigadir J mengenai jalannya pengusutan dan penyidikan kasus pembunuhan berencana Brigpol Nofriansyah Yoshua Hutabarat.

"Apa yang menjadi tuntutan oleh keluarga?," tanya Host tvOne.

Tim Pengacara Brigadir yang diketuai oleh Kamaruddin Simanjuntak ini, menuturkan bahwa hingga saat ini Ibunda Brigadir J yang bernama Rosti Simanjuntak masih bersedih.

"Yang pertama terutama ibunya Brigadir J itu sangat sedih walaupun terjadi karena anaknya sudah mati, tapi masih juga diadili karena isu pelecehan seksual, sementara kan institusi sendiri sudah meng-SP3 kan," ujarnya di Kabar Petang tvOne.

"Tapi kan para pembela ini yang jago-jago ini memundurkan tempus, merubah juga jadi di Magelang yah. Ini sangat menyakitkan menurut saya bagi keluarga," terangnya.

Lebih lanjut, Johnson Panjaitan menyatakan bahwa pihak keluarga dari Brigadir Yoshua di Jambi sangat mencintai institusi kepolisian.

"Karena terus terang saja, Keluarga (Brigadir J) ini sangat mencintai polisi karena dua anak laki-lakinya di polisi dan dia sangat bangga sekali pada anaknya dan dia merasa anaknya ini baik dan mengabdi untuk kepentingan negara melalui profesi polisi," ujarnya.

Ibunda Brigadir J Rosti Simanjuntak dan Putri Candrawathi. (ist)

Menurut, Tim Pengacara Brigadir J menyebut bahwa tapi yang diterima atas sebagaimana tangisan ibunya tersebut,"Pengabdianmu itu ternyata yang aku terima hanyalah tinggal mayat yang tidak jelas penjelasnnya," tuturnya.

"Dan Saya harus menghadapi berbagai macam persoalan yang sangat berat, tetapi saya sebagai orang miskin dan kecil harus menghadapi suatu kekuatan besar, saya hanya bisa mengantarkan kamu ke liang lahat," ungkapnya.

Johson Panjaitan mengatakan bahwa dari pandangan ibunda Yoshua mengenai kasus yang kini berjalan dua bulan bahwa menuntut keadilan dengan transparan.

Tapi pada kenyataannya pemeriksaan para pelaku dan keterangan belum terlihat transparan seperti himbauan dari Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Presiden Jokowi.

"Itu artinya keluarga ini juga membutuhkan keadilan, keadilan ini baru bisa kita dapatkan kalau sebagaimana yang dikatakan Jenderal Oegroseno ini memang berhasil diungkap,"

"Tetapi bukan hanya berhasil diungkap, berhasil di bereskan berkas perkaranya sehingga berkas perkaranya cukup lengkap, sementara TKP-nya sudah hancur, bukti-buktinya udah banyak yang hilang, direkayasa." terangnya.

Bahkan mereka-mereka yang diadili ini melakukan Obstruction of justice, Obstruction-nya juga apa tidak jelas, kita hanya mendengarkan hukumannya saja dan orang-orang ini diadili.

Untuk diketahui dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Bareskrim Polri telah menetapkan total lima tersangka

Diketahui dalam kasus kematian Brigadir J saat ini Polri saat ini sudah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Mereka adalah Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Irjen Ferdy Sambo, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf serta Putri Candrawhati.  

Kejadian itu bermula pada Jumat (8/7/2022), saat Bharada E diperintah Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J. Selain memerintah, mantan Kadiv Propam itu diduga juga merekayasa kronologi kasus pembunuhan seolah-olah terjadi baku tembak antara Bharada E dan Brigadir J di rumah dinasnya. 

Sementara itu, Bripka RR dan KM yang diduga berperan dan ikut membantu serta menyaksikan penembakan Bharada E terhadap korban juga terseret menjadi tersangka. Mereka dijerat pasal pembunuhan berencana subsider pasal pembunuhan lewat pasal 340 subsider pasal 338 juncto pasal 55 dan pasal 56 tentang pembunuhan berencana. 

Tidak hanya itu, sebanyak 97 polisi hingga saat ini telah menjalani pemeriksaan oleh tim inspektorat khusus karena diduga melanggar disiplin dan etika saat menangani perkara ini. Dari jumlah itu, 16 polisi diantara telah menjalani penempatan khusus di Mako Brimob dan Div Propam Polri. (ind)

Jangan Lupa Tonton dan Subscribe tvOneNews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Prancis Tak Habis Pikir Lihat Layvin Kurzawa Raih Juara Bareng Persib Bandung: Si Hantu PSG

Media Prancis Tak Habis Pikir Lihat Layvin Kurzawa Raih Juara Bareng Persib Bandung: Si Hantu PSG

Media Prancis dibuat tak habis pikir setelah Layvin Kurzawa sukses membawa Persib Bandung juara di musim debutnya di Indonesia. Meski cedera, eks PSG itu disebut....
OJK Catat Rekening Pelajar Capai 59 Juta, Jumlah Simpanan Tembus Rp29,13 Triliun

OJK Catat Rekening Pelajar Capai 59 Juta, Jumlah Simpanan Tembus Rp29,13 Triliun

OJK menjelaskan kenaikan jumlah tabungan pelajar pada kuartal I 2026 menandakan akses dan partisipasi pelajar terhadap layanan keuangan formal semakin luas.
Penyanyi Dangdut Dewi Perssik Laporkan Akun Media Sosial yang Pakai Identitasnya Tanpa Izin

Penyanyi Dangdut Dewi Perssik Laporkan Akun Media Sosial yang Pakai Identitasnya Tanpa Izin

Dewi Perssik (DP) melaporkan akun media sosial yang memakai identitasnya tanpa izin. 
Mengadu ke Dedi Mulyadi, Anak Aman Yani Mengaku Difitnah Tak Mencari Ayahnya yang Hilang

Mengadu ke Dedi Mulyadi, Anak Aman Yani Mengaku Difitnah Tak Mencari Ayahnya yang Hilang

Ega anak Aman Yani mengadu ke Dedi Mulyadi sambil menahan tangis. Difitnah tak pernah cari ayahnya, padahal sudah 5 kali bolak-balik ke Bandung mencari.
Masih Berlangsung! Ini Link Live Streaming Konvoi Persib Bandung Juara Super League 2025-2026

Masih Berlangsung! Ini Link Live Streaming Konvoi Persib Bandung Juara Super League 2025-2026

Link live streaming konvoi Persib Bandung juara Super League 2025/2026 bisa disaksikan hari ini, Bobotoh siap birukan jalanan Kota Bandung.
Air-Listrik Diputus Sepihak, Penghuni Apartemen Bale Hinggil Surabaya Geram Murka

Air-Listrik Diputus Sepihak, Penghuni Apartemen Bale Hinggil Surabaya Geram Murka

Sejak 2020 pengelola menaikkan besaran IPL hingga mencapai 80 persen tanpa sosialisasi maupun kesepakatan bersama dengan para penghuni.

Trending

Hasil Tinju Dunia: Ngamuk Hantam Rico Verhoeven Sampai TKO, Oleksandr Usyk Pertahankan Gelar Juara Kelas Berat

Hasil Tinju Dunia: Ngamuk Hantam Rico Verhoeven Sampai TKO, Oleksandr Usyk Pertahankan Gelar Juara Kelas Berat

Hasil tinju dunia, di mana Oleksandr Usyk meraih kemenangan atas Rico Verhoeven lewat TKO di detik-detik akhir pertarungan.
John Herdman Wajib Dengar, Penyerang Keturunan Bandung Bikin Sensasi di Belanda dan Bantu Pemain Timnas Indonesia

John Herdman Wajib Dengar, Penyerang Keturunan Bandung Bikin Sensasi di Belanda dan Bantu Pemain Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tampaknya perlu memantau satu pemain keturunan di Belanda. Sebab, salah seorang pemain memperlihatkan performa gemilang.
Rekan Setim Megawati Hangestri Tiba-tiba Curhat soal Musim Baru di Hyundai Hillstate, Sempat Ingin Tinggalkan Korea

Rekan Setim Megawati Hangestri Tiba-tiba Curhat soal Musim Baru di Hyundai Hillstate, Sempat Ingin Tinggalkan Korea

Rekan setim Megawati Hangestri di Hyundai E&C Hillstate, Kim Da-in, ungkap cerita di balik keputusannya bertahan untuk musim baru 2026 meski sempat ingin abroad
Rombongan Anggota DPR RI Kecelakaan di Tol Probolinggo, Dua Staf Pendamping Tewas

Rombongan Anggota DPR RI Kecelakaan di Tol Probolinggo, Dua Staf Pendamping Tewas

Akibat benturan keras tersebut, Alex Anwaruh dan Adinda Najwa meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara Muhammad Hilman Mufida dan sopir kendaraan mengalami luka-luka.
Kronologi Kecelakaan Maut yang Tewaskan Dua Staf Pendamping Anggota DPR RI di Tol Pasuruan, Gus Hilman Selamat

Kronologi Kecelakaan Maut yang Tewaskan Dua Staf Pendamping Anggota DPR RI di Tol Pasuruan, Gus Hilman Selamat

Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Pasuruan-Probolinggo KM 834 tepatnya di wilayah Wonomerto, pada Sabtu (23/5/26) sore. Dua staf pendamping anggota DPR tewas.
Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Oleksandr Usyk vs Rico Verhoeven Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Oleksandr Usyk vs Rico Verhoeven Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan tinju dunia antara Oleksandr Usyk vs Rico Verhoeven yang akan berlangsung pada pagi ini.
Gangguan Sistem Kelistrikan, PLN Lakukan Pemulihan Listrik di Sumatera Bagian Tengah dan Utara

Gangguan Sistem Kelistrikan, PLN Lakukan Pemulihan Listrik di Sumatera Bagian Tengah dan Utara

PT PLN (Persero) menyampaikan terjadinya gangguan sistem kelistrikan yang menyebabkan padamnya aliran listrik di sejumlah wilayah Sumatera Bagian Tengah dan Sumatera Bagian Utara pada Jumat (22/5) malam sekitar pukul 18.44 WIB.
Selengkapnya

Viral