GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sidang Etik Obstruction of Justice Bakal Digelar, Brigjen Hendra Kurniawan Siap-siap

Mabes Polri tengah mempersiapkan sidang lanjutan KKEP terhadap terduga pelanggar obstruction of justice atau menghalangi penyidikan kasus pembunuhan Brigadir J
Selasa, 20 September 2022 - 18:10 WIB
Potret Seali Syah dengan sang suami Brigjen Hendra Kurniawan
Sumber :
  • Viva.co.id

Jakarta - Mabes Polri mengaku tengah mempersiapkan sidang lanjutan Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terhadap terduga pelanggar obstruction of justice atau menghalangi penyidikan kasus pembunuhan Brigadir J alias Yosua Hutabarat.

Dalam perkara obstruction of justice terdapat tujuh tersangka, yang mana KKEP sudah menyidangkan empat tersangka, temasuk Ferdy Sambo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun sidang etik mantan Karo Paminal Propam Brigjen Hendra Kurniawan hingga kini belum ada jadwal yang dikeluarkan Mabes Polri.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo menegaskan pihaknya tidak mengulur waktu untuk menyidangkan para tersangka, termasuk kepada Brigjen Hendra Kurniawan.

"Tidak ada mengulur waktu," aku Irjen Dedi Prasetyo seusai dikonfirmasi, Selasa (20/9/2022).

Dia menjelaskan waktu pelaksaan sidang KKEP memerlukan beberapa persiapan yang tengah dilengkapi tim dari Divpropam Polri.

Menurutnya, Kepala Biro Penanggung Jawab Profesi (Karo Wabprof) Brigjen Agus Wijayanto sedang menjadwalkan sidang tersebut.

"Semuanya butuh proses. Tentunya kalau sudah ada hasilnya, saya sampaikan," jelasnya.

Sebelumnya, Polri telah menetapkan tujuh personel yang diduga melanggar obstruction of justice atau menghalangi penyidikan kasus pembunuhan Brigadir J alias Yosua Hutabarat.

Mereka diduga melanggar Pasal 49 Juncto Pasal 33 dan/atau Pasal 48 Ayat (1) Juncto Pasal 32 Ayat (1) UU ITE dan/atau Pasal 221 ayat (1) ke 2 dan 233 KUHP juncto Pasal 55 KUHP dan/atau Pasal 56 KUHP.

Empat tersangka telah menjalani sidang etik, yakni Irjen Ferdy Sambo, Kompol Baiquni, Kompol Chuck Putranto, dan AKP Irfan Widyanto. 

Ferdy Sambo Ditakuti Jenderal Bintang Tiga

Kuasa hukum Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak bongkar alasan Ferdy Sambo menjadi sosok yang ditakuti oleh jenderal bintang 3, singgung masalah mafia dan orang kepercayaan.

Kamaruddin mengaku heran dengan sikap petinggi polri yang takut dengan Ferdy Sambo sampai saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya bertemu jenderal bintang tiga, jenderal lainnya mereka pun masih takut. Maka saya bilang ketakutan apa berlebihan, bapak aja tidak takut kami semua ketakutan," ujar Kamaruddin dalam kanal YouTube Uya Kuya TV Kamis (15/9/2022).

Dalam acara tersebut, pengacara Brigadir J membongkar alasan yang membuat Ferdy Sambo ditakuti oleh jenderal bintang tiga sekalipun.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Arema FC Tutup Super League dengan Kemenangan, Taklukkan PSIM Yogyakarta

Arema FC Tutup Super League dengan Kemenangan, Taklukkan PSIM Yogyakarta

Skor 3-1 atas kemenangan Arema FC dari PSIM berakhir di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (22/5/2026).
Periksa Plt Bupati Tulungagung, KPK Gali Aliran Uang ke Gatut Sunu Wibowo di Kasus Pemerasan OPD

Periksa Plt Bupati Tulungagung, KPK Gali Aliran Uang ke Gatut Sunu Wibowo di Kasus Pemerasan OPD

KPK menelusuri aliran uang ke Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dalam kasus pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung. Menelusuri
Kasus WNA Tewaskan Anggota TNI AL di Tanjungpinang Dihentikan, Polisi Terapkan Restorative Justice

Kasus WNA Tewaskan Anggota TNI AL di Tanjungpinang Dihentikan, Polisi Terapkan Restorative Justice

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tanjungpinang, Iptu Werry Wilson Marbun, mengatakan penghentian perkara dilakukan karena ahli waris korban memilih tidak melanjutkan proses hukum.
IHSG Terjun ke Level 5.900, Menkeu Purbaya: Bisa Balik ke 8.000

IHSG Terjun ke Level 5.900, Menkeu Purbaya: Bisa Balik ke 8.000

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat menyentuh level terendahnya di 5.900-an pada perdagangan hari ini. Posisi itu mendekati titik terendah saat krisis
Ketua DPR Sepakat Mendikdasmen Masukkan Materi Bahaya Judol saat MPLS Bagi Siswa Baru

Ketua DPR Sepakat Mendikdasmen Masukkan Materi Bahaya Judol saat MPLS Bagi Siswa Baru

Ketua DPR RI Puan Maharani menyetujui materi bahaya judi online (judol) dibawakan pada agenda Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk siswa baru.
Sidang Sengketa Lahan di Medan Diwarnai Penolakan, Majelis Hakim Dilarang Masuk Lokasi

Sidang Sengketa Lahan di Medan Diwarnai Penolakan, Majelis Hakim Dilarang Masuk Lokasi

Perkara sengketa lahan yang telah berlangsung selama puluhan tahun itu diajukan Betsy Tarigan Reulina terhadap PT Jaguar Inti Perkasa dengan nomor perkara 149/Pdt.G/2026/PN Mdn.

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tanpa sengaja bertemu dua remaja yang mengalami luka akibat kecelakaan di Lembang, Bandung Barat dan dilarikan ke rumah sakit
Selengkapnya

Viral