GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Kasus Hacker Bjorka, Mabes Polri Enggan Buru-buru, Ini Alasannya`

Mabes Polri ungkap informasi terbaru kasus peretasan hacker Bjorka. Dalam perkara itu, Mabes Polri tergabung dalam Timsus bentukan Menko Polhukam Mahfud Md.
Rabu, 21 September 2022 - 17:25 WIB
Hacker Bjorka
Sumber :
  • istimewa

Jakarta - Mabes Polri mengungkap informasi terbaru terkait kasus dugaan peretasan yang dilakukan hacker Bjorka. Dalam perkara itu, Mabes Polri tergabung dalam tim khusus (Timsus) bentukan Menko Polhukam Mahfud Md.

Adapun Timsus itu terdiri dari Polri, BIN, Badan Siber Sandi Negara (BSSN), Kemenkominfo, dan koordinator Menko Polhukam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan pihaknya masih melakukan pendalam terkait kasus peretasan tersebut.

"Timsus masih melakukan pendalaman scientific oleh karenanya tidak buru-buru. Timsus masih bekerja terus terdiri dari Polri, BIN, BSSN, Kominfo, dan Menko Polhukam masih bekerja," ujar Irjen Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (21/9/2022).

Irjen Dedi menjelaskan pihaknya juga masih mendalami pernyataan MAH, pria asal Madiun, Jawa Timur yang diduga sebagai kaki tangan hacker Bjorka.

Menurutnya, penyidik Dittipidsiber melakukan beberapa pendalaman kepada yang bersangkutan.

"Penyidik masih meminta (MAH) wajib lapor di Polres Kota Madiun. Teknisnya dua kali dalam seminggu," jelasnya.

Selain itu, Irjen Dedi menuturkan pihaknya akan segera mengungkap identitas hacker Bjorka jika mendapat informasi.

Dengan demikian, dia meminta semua pihak agar bersabar agar Timsus dapat bekerja dalam mengungkap kasus tersebut.

"Nanti apabila ada informasi, sekali lagi, ya, rekan-rekan untuk bersabar. Saya nanti akan sampaikan kepada rekan-rekan. Proses pendalaman kasus ini juga cukup panjang," imbuhnya. 

Mabes Polri Siap Gandeng Pihak Asing

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan tim khusus (Timsus) bentukan Menko Polhukam Mahfud Md masih bekerja dalam kasus dugaan peretasan tersebut.

Menurut Dedi, Timsus tersebut tidak menutup kemungkinan bakal menggandeng pihak asing dalam mencari dan menangkap hacker Bjorka.
"Ya, tidak menutup kemungkinan. Kemungkinan juga akan bekerja sama dengan pihak-pihak luar," ujar Irjen Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (21/9/2022).

Irjen Dedi menjelaskan Timsus hingga kini masih bekerja mengusut identitas peretas yang dikenal Bjorka tersebut.

Sebab, dia mengatakan proses penyelidikan memerlukan waktu yang cukup panjang.

"Timsus masih bekerja karena proses pembuktiannya juga perlu pendalaman dari sisi scientific," jelasnya.

Selain itu, Irjen Dedi menegaskan pihaknya akan segera menyampaikan proses lebih lanjut terkait penyelidikan tersebut.

Menurutnya, jika ada perkembangan, pihaknya bakal segera merilis hal tersebut kepada media.

"Proses pendalaman kasus ini masih panjang. Jadi, kami mohon semuanya bersabar," imbuhnya.

Unggahan Nikita Mirzani Kepada Hacker Bjorka

Di tengah kehebohan yang berhasil dibuat oleh Bjorka, seorang artis kontroversial Indonesia, Nikita Mirzani, mengaku akan membongkar identitas Bjorka. 

Nikita menertawakan apa yang sudah dilakukan Bjorka selama ini. 

“Bjorka elo hacker apa tukang ngarang sih (emotikon tertawa),” tulis Nikita

Dalam akun resminya, Nikita mengatakan bahwa Bjorka hanya mengambil data dari kelurahan. Tidak hanya itu, Nikita juga menulis bahwa data yang diberikan Bjorka adalah palsu.

Semua data yang pernah "dibocorkan" Bjorka dapat ditemui di Internet.

“Tunggu saya yg bongkar identitas kamu yah,” tambahnya.

Nikita mirzani menuliskan sindiran untuk Bjorka, berikut tulisan yang telah diunggah Nikita Mirzan secara lengkap.

“Bjorka elo hacker apa tukang ngarang sih. Kok bego banget. Bikin heboh satu Indonesia tapi data-datanya ngambil dari kelurahan sama di Google, plus dikasih bumbu-bumbu. Bohong sama ngarang plus ada yang dikurang-kurangin dan ditambahin. Haduh. Tunggu saya yang bongkar identitas kamu yah,” tulis Nyai, sebutan untuk Nikita Mirzani.

“Nyebarin NIK KTP kok bangga wkwkwkwk ngakak gue tuh pagi-pagi. Bjorka pasti kebanyakan ngelem aibon nih makanya rada-rada sengklek otaknya,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas tulisan tersebut, pada akhirnya sang hacker Bjorka membalas tanggapan Nyai dengan jawaban yang diluar dugaan. 

Bahkan nama baik hingga masa lalu Nyai telah disindir oleh Bjorka. (lpk/ree)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepada Media Belanda, Maarten Paes Bicara soal Masalah yang Dihadapi usai Tukar Paspor Belanda untuk Indonesia

Kepada Media Belanda, Maarten Paes Bicara soal Masalah yang Dihadapi usai Tukar Paspor Belanda untuk Indonesia

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, berbicara secara terang-terangan soal menukar paspor Belanda miliknya untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Itu sempat menjadi skandal di sepak bola Belanda baru-baru ini.
PBB-P2 2026 Lebih Ringan, Warga Jakarta Tak Perlu Ajukan Permohonan Diskon

PBB-P2 2026 Lebih Ringan, Warga Jakarta Tak Perlu Ajukan Permohonan Diskon

Pada tahun 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menghadirkan keringanan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan atau PBB-P2 bagi wajib pajak.
Jordan Wilson Singgung Megawati Hangestri, Siap Bawa Hyundai Hillstate Juara di Liga Voli Korea 2026-2027

Jordan Wilson Singgung Megawati Hangestri, Siap Bawa Hyundai Hillstate Juara di Liga Voli Korea 2026-2027

Pemain asing baru Hyundai Hillstate, Jordan Wilson menyinggung nama Megawati Hangestri sekaligus mengungkapkan harapannya jelang debut di Liga Voli Korea 2026-2027.
PAN Jatim Target Masuk Tiga Besar Pemilu 2029, Zulhas Tegaskan Loyal Dukung Prabowo

PAN Jatim Target Masuk Tiga Besar Pemilu 2029, Zulhas Tegaskan Loyal Dukung Prabowo

Selain menargetkan peningkatan elektoral Zulhas juga menegaskan sikap politik PAN yang tetap mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Reaksi Waketum MUI Buya Anwar Abbas soal Pelaku Pelecehan di Ponpes: Berdasarkan Syariat, Ini Orang Harus Dirajam

Reaksi Waketum MUI Buya Anwar Abbas soal Pelaku Pelecehan di Ponpes: Berdasarkan Syariat, Ini Orang Harus Dirajam

Reaksi Buya Anwar Abbas soal maraknya kasus pelecehan di Ponpes jadi sorotan. Waketum MUI minta pelaku dihukum berat demi memberi efek jera. Simak beritanya!
Prediksi Islam Makhachev Terbukti: Sean Strickland Tumbangkan Khamzat Chimaev di UFC 328

Prediksi Islam Makhachev Terbukti: Sean Strickland Tumbangkan Khamzat Chimaev di UFC 328

Prediksi Islam Makhachev akhirnya benar-benar menjadi kenyataan setelah Sean Strickland sukses menumbangkan Khamzat Chimaev dalam duel sengit di UFC 328. 11/5

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Selengkapnya

Viral