News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK: Pengacara atau Tim Medis yang Fasilitasi Lukas Enembe Hindari Pemeriksaan Bisa Dijerat Pasal Obstruction of Justice

Lukas Enembe mangkir pada panggilan kedua pemeriksaan KPK. Menurut Ali Fikri, alasan kesehatan sering menjadi dalih pihak berperkara untuk hindari pemeriksaan
Selasa, 27 September 2022 - 08:17 WIB
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri
Sumber :
  • Antara

Jakarta - Lukas Enembe tidak memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (26/9/2022) sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pekerjaan atau proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Papua. Alasannya? Masih sakit.

Panggilan pemeriksaan KPK itu merupakan yang kedua untuk Lukas Enembe. Sebelumnya, Gubernur Papua itu juga tidak menghadiri panggilan dalam kapasitas sebagai saksi pada 2 pekan sebelumnya, Senin (12/9/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami tentu menyayangkan sikap saudara LE (Lukas Enembe) yang memilih untuk tidak memenuhi panggilan tim penyidik KPK. Meski sebelumnya pihak kuasa hukum telah menyampaikan rencana ketidakhadiran tersebut karena alasan kondisi kesehatan saudara LE," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, Senin.

KPK mengharapkan peran kuasa hukum seharusnya bisa menjadi perantara yang baik agar proses penanganan perkara berjalan efektif dan efisien.

"Bukan justru menyampaikan pernyataan yang tidak didukung fakta sehingga bisa masuk dalam kriteria menghambat atau merintangi proses penyidikan yang KPK tengah lakukan," ujarnya.

Alasan Kesehatan Jadi Modus Menghindari Pemeriksaan

KPK mengingatkan berbagai modus para pihak yang berperkara di KPK berupaya menghindari pemeriksaan, salah satunya yakni dengan dalih kondisi kesehatan. Alasan tersebut justru difasilitasi oleh kuasa hukum maupun tim medis pihak yang berperkara tersebut.

"KPK pun tidak segan untuk mengenakan Pasal 221 KUHP ataupun Pasal 21 UU Nomor 31 Tahun 1999 kepada para pihak yang diduga menghalang-halangi suatu proses hukum (obstruction of justice)," ucap Ali.

KPK menyatakan sampai saat ini belum mendapatkan informasi yang sahih soal kondisi kesehatan Gubernur Papua Lukas Enembe.

"Sampai dengan hari ini, KPK belum mendapatkan informasi yang sahih dari pihak dokter ataupun tenaga medis yang menerangkan kondisi saudara LE (Lukas Enembe) dimaksud," tambahnya.

KPK Gandeng IDI

Untuk memastikan kondisi kesehatan Lukas Enembe, KPK bakal berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) terkait pemeriksaan kesehatan Gubernur Papua itu.

"Tentu harus ada 'second opinion'. kami sudah memerintahkan agar berkoordinasi dengan IDI untuk memeriksa Pak Lukas mungkin di Jayapura apakah benar yang bersangkutan sakit," ucap Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin.

Koordinasi itu dilakukan untuk memastikan apakah sakit yang dialami Lukas Enembe tersebut sedemikian parahnya sehingga harus berobat ke luar negeri.

Sebelumnya, Stefanus Roy Rening selaku kuasa hukum Lukas Enembe mendatangi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin untuk menginformasikan ketidakhadiran kliennya tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Benar, hari ini saya ke sini mewakili Pak Gubernur Lukas Enembe karena beliau berhalangan hadir karena sakit," kata Roy Rening.

Dalam kedatangannya tersebut, kuasa hukum Lukas Enembe turut membawa surat permohonan penundaan pemeriksaan dan surat keterangan dari dokter. (ant/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jakarta Makin Ramai dengan Event Lari, dari Fun Run hingga Adu Personal Best

Jakarta Makin Ramai dengan Event Lari, dari Fun Run hingga Adu Personal Best

Jakarta : Speed : Race 2026 kembali digelar di PIK 2 dengan kompetisi 5K berbasis performa, timing qualification, ballot system, dan One Mile Race.
Fadli Zon: Lagu Anak Sarana Efektif Kenalkan Bahasa Budaya Karakter Anak Sejak Dini

Fadli Zon: Lagu Anak Sarana Efektif Kenalkan Bahasa Budaya Karakter Anak Sejak Dini

Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon sampaikan bahwa lagu anak merupakan salah satu sarana yang efektif untuk mengenalkan bahasa dan budaya kepada anak sejak
Merapi dan Marapi Erupsi Hampir Bersamaan, Awan Panas Meluncur 2 Kilometer

Merapi dan Marapi Erupsi Hampir Bersamaan, Awan Panas Meluncur 2 Kilometer

Gunung Merapi dan Gunung Marapi erupsi hampir bersamaan pada Sabtu malam. Merapi meluncurkan awan panas sejauh 2 kilometer ke arah Kali Boyong.
Gertak Timnas Indonesia, Striker Malaysia Klaim sudah Paham Kekuatan Skuad John Herdman

Gertak Timnas Indonesia, Striker Malaysia Klaim sudah Paham Kekuatan Skuad John Herdman

Penyerang naturalisasi anyar Timnas Malaysia, Bergson da Silva, memanaskan tensi jelang bentrok sengit kontra Timnas Indonesia pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN
Detik-detik Menegangkan Polisi Bongkar Sindikat Penimbunan BBM Bersubsidi di Banten

Detik-detik Menegangkan Polisi Bongkar Sindikat Penimbunan BBM Bersubsidi di Banten

Kepolisian Daerah (Polda) Banten melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) berhasil membongkar sindikat penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM)
Prabowo Bagikan Momen Video Call Rahmat Erwin Abdullah Peraih Medali Emas Asian Games 2026: Saya Bangga!

Prabowo Bagikan Momen Video Call Rahmat Erwin Abdullah Peraih Medali Emas Asian Games 2026: Saya Bangga!

Momen Prabowo melakukan VC (video call) atlet angkat besi Rahmat Erwin Abdullah diunggahnya di akun Instagram pribadinya @prabowo, pada Minggu (27/9/2026).

Trending

Viral Link Video Syur Seleb Banyuwangi Bilqis, Kuasa Hukum Layangkan Somasi Terbuka

Viral Link Video Syur Seleb Banyuwangi Bilqis, Kuasa Hukum Layangkan Somasi Terbuka

Viral link video syur selebgram Banyuwangi Bilqis, kuasa hukum pihak keluarga layangkan somasi terbuka.
Timnas Indonesia Vs Malaysia Bagaikan Duel Brasil Lawan Argentina, Bergson da Silva: Bakal Sulit dan Penuh Arti

Timnas Indonesia Vs Malaysia Bagaikan Duel Brasil Lawan Argentina, Bergson da Silva: Bakal Sulit dan Penuh Arti

Striker naturalisasi Timnas Malaysia, Bergson da Silva, menyamakan panasnya rivalitas dengan Timnas Indonesia seperti duel Brasil kontra Argentina.
Popularitas Megawati Hangestri di Korea 'Meledak', Sopir Taksi Sampai Minta Tanda Tangan

Popularitas Megawati Hangestri di Korea 'Meledak', Sopir Taksi Sampai Minta Tanda Tangan

Bukti popularitas Megawati Hangestri sebagai atlet asing di V-League adalah ketika sopir taksi di Korea Selatan mengenalinya bahkan sampai minta tanda tangan.
Mengenal Lee Min-young, 'Bocil' Kesayangan Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate

Mengenal Lee Min-young, 'Bocil' Kesayangan Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri punya ‘bocil’ baru di Hyundai Hillstate. Kenalan dengan Lee Min-young, pemain muda yang selalu terlihat dekat dengan Megatron.
Viral Link Video Asusila Bilqis Banyuwangi, Selebgram 'Miss Cendut' Ambil Langkah Hukum

Viral Link Video Asusila Bilqis Banyuwangi, Selebgram 'Miss Cendut' Ambil Langkah Hukum

Jagat media sosial dihebohkan dengan mencuatnya narasi yang mengaitkan nama selebgram asal Banyuwangi, Bilqis Luvena Danendra alias Miss Cendut dengan video ber
Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Klasemen medali Asian Games 2026 per Minggu (27/9/2026) pagi WIB. Tim Indonesia kini mendekati posisi Malaysia usai berhasil tambah satu emas.
Update Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia Vs Malaysia, John Herdman: Masih Dilakukan Pengamatan

Update Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia Vs Malaysia, John Herdman: Masih Dilakukan Pengamatan

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkap alasan Emil Audero tidak dimainkan saat menghadapi Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral