News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gas Air Mata Sebabkan Kematian di Kanjuruhan, TGIPF: Korban Berjatuhan Lebih Mengerikan Daripada yang Beredar

Tembakkan gas air mata disebut sebagai penyebab utama terjadinya kematian massal dalam kerusuhan Kanjuruhan pasca pertandingan sepak bola Arema vs Persebaya.
Sabtu, 15 Oktober 2022 - 00:42 WIB
Menkopolhukam Mahfud MD
Sumber :
  • (ANTARA/HO-Kemenko Polhukam)

Jakarta - Tembakkan gas air mata disebut-sebut sebagai penyebab utama terjadinya kematian massal dalam kerusuhan Kanjuruhan pasca pertandingan sepak bola Arema vs Persebaya pada 1 Oktober 2022 lalu.

Pernyataan ini diungkapkan oleh Ketua Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF), Mahfud MD, Jumat (14/10/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mahfud mengungkap fakta-fakta yang timnya temukan di lapangan yakni proses jatuhnya korban yang dinilai lebih mengerikan dari pada yang beredar di televisi maupun media sosial.

"Kami merekonstruksi dari 32 CCTV yang dimiliki oleh aparat. Jadi itu lebih mengerikan dari sekedar semprot mati-semprot mati gitu," tutur Mahfud MD.

"Ada yang saling bergandengan untuk keluar bersama. Satu bisa keluar, yang satu tertinggal, yang di luar balik lagi untuk menolong temannya, terinjak-injak mati. Ada juga yang memberikan bantuan pernafasan karena satunya sudah tidak bisa bernafas," jelas dia.

Dia memastikan bahwa kerusuhan yang menyebabkan kematian massal itu dilatari karena adanya tembakkan gas air mata. Tembakan maut itu dinilai menjadi dalang dibalik ratusan nyawa Aremania melayang sia-sia.

"Yang mati dan cacat serta sekarang kritis dipastikan itu terjadi karena desak-desakan setelah ada gas air mata disemprotkan. Itu penyebabnya," ucap Menko Polhukam, Mahfud MD.

Mahfud menjelaskan, adapun peringkat bahaya racun pada gas itu saat ini sedang diperiksa oleh BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional).

"Tetapi apapun hasil pemeriksaan dari BRIN itu tidak bisa mengurangi kesimpulan bahwa kematian massal itu terutama disebabkan oleh gas air mata," tegas Mahfud MD.

Dia mengatakan, pasca terjadinya tragedi berdarah di Kanjuruhan itu tak ada satu pihak pun yang mau mengakui kesalahan dan dosanya. Menurut dia, semua pihak penyelenggara yang terlibat dalam acara pertandingan itu malah saling melempar tanggungjawabnya.

"Ternyata juga dari hasil pemeriksaan kami semua stakeholder saling menghindar dari tanggung jawab. Semua berlindung di bawah aturan dan kontrak-kontrak yang secara formal sah," keluh dia.

Sebelumnya diberitakan, Menko Polhukam Mahfud MD yang juga sekaligus Ketua TGIPF menyebut bahwa penyelanggara liga pertandingan dalam Tragedi Kanjuruhan saling melempar tanggungjawab.

Laga Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 lalu merenggut setidaknya 132 nyawa suporter bola atau Aremania.

Menurut Mahfud MD, hal ini terjadi disebabkan oleh kelalaian sistematis dari beberapa pihak penyelenggara terkait.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, tak ada jaminan keselamatan bagi nyawa manusia yang hadir dalam pertandingan Derbi Jawa Timur itu. Mulai dari pengelola liga, panitia pelaksana, pihak keamanan, hingga penyelenggara siaran.

Bahkan, Dia menilai, dalam insiden tersebut nyawa manusia bagaikan dipertaruhkan antara hidup dan mati.(rpi/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Warga Sultra Waspada Kabut Asap sampai 22 Oktober, BMKG Imbau pakai Masker

Warga Sultra Waspada Kabut Asap sampai 22 Oktober, BMKG Imbau pakai Masker

Kabut asap terjadi di berbagai wilayah, salah satunya Sulawesi Tenggara. Dengan ini masyarakat diimbau selalu pakai masker.
Hasil Liga Champions 2026-2027 Semalam: PSG Persembahkan Kekalahan Pertama kepada Barcelona

Hasil Liga Champions 2026-2027 Semalam: PSG Persembahkan Kekalahan Pertama kepada Barcelona

Paris Saint-Germain berhasil mengalahkan Barcelona di lanjutan pentas Liga Champions 2026-2027 semalam. Ini merupakan kekalahan pertama yang dirasakan Blaugrana di semua ajang musim ini.
Dulang 2 Emas dalam 2 Hari, Maulana Rifky Yavianda Tak Ingin Jemawa di Sisa Nomor Cabor Asian Para Games 2026

Dulang 2 Emas dalam 2 Hari, Maulana Rifky Yavianda Tak Ingin Jemawa di Sisa Nomor Cabor Asian Para Games 2026

Maulana Rifky Yavianda memastikan dua medali emas setelah finis tercepat dari nomor 100 meter gaya punggung S12 putra dan gaya bebas S12 putra pada dua hari laga perdana Asian Para Games 2026.
iPhone Mulai Lemot? Coba 5 Cara Ini agar Kembali Ngebut dan Awet Baterai Tanpa Harus Beli HP Baru

iPhone Mulai Lemot? Coba 5 Cara Ini agar Kembali Ngebut dan Awet Baterai Tanpa Harus Beli HP Baru

iPhone mulai lemot? Berikut lima cara yang bisa dicoba untuk membuat iPhone lama kembali berjalan lebih lancar tanpa harus beli gadget baru.
Jadwal KRL Rute Rangkasbitung-Tanah Abang untuk Hari Ini Rabu 21 Oktober 2026

Jadwal KRL Rute Rangkasbitung-Tanah Abang untuk Hari Ini Rabu 21 Oktober 2026

Inilah jadwal keberangkatan KRL Commuter Line untuk relasi Rangkasbitung-Tanah Abang per hari ini, Rabu, 21 Oktober 2026.
Jadwal KRL Hari Ini 21 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Jangan Sampai Terlewat

Jadwal KRL Hari Ini 21 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Jangan Sampai Terlewat

Cek jadwal KRL hari ini 21 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Namun, perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional. 

Trending

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Sempat dipanggil ke skuad Hong Kong untuk ajang FIFA, nama pemain keturunan ini tiba-tiba muncul di pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20.
Kepala BNPPDT Jenderal TNI Maruli Dorong Prioritas Program Ekonomi Konkret di Wilayah Perbatasan

Kepala BNPPDT Jenderal TNI Maruli Dorong Prioritas Program Ekonomi Konkret di Wilayah Perbatasan

Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, menekankan pentingnya eksekusi program ekonomi yang nyata dan solutif bagi masyarakat di wilayah perbatasan. 
Gempa Magnitudo 5,4 Tengah Malam Kejutkan Warga, Begini Penjelasan BMKG

Gempa Magnitudo 5,4 Tengah Malam Kejutkan Warga, Begini Penjelasan BMKG

Guncangan melanda warga di Meulaboh, Aceh Barat, Selasa (20/10). Jelang tengah malam, sebuah gempa bumi magnitudo 5,4 mendadak menggetarkan wilayah tersebut.
Potret Polina Matveeva, Atlet Voli Cantik Rusia Setinggi 194 cm yang Dijuluki Bak Boneka

Potret Polina Matveeva, Atlet Voli Cantik Rusia Setinggi 194 cm yang Dijuluki Bak Boneka

Potret atlet voli cantik asal Rusia, Polina Matveeva, mencuri perhatian berkat paras menawan dan postur tubuh menjulang setinggi 194 cm. Setter berusia 24 tahun
Mitsubishi Resmi Luncurkan Pajero Terbaru di Thailand, Kapan Masuk Indonesia?

Mitsubishi Resmi Luncurkan Pajero Terbaru di Thailand, Kapan Masuk Indonesia?

Mitsubishi resmi meluncurkan Pajero terbaru di Thailand dan menyiapkan ekspansi ke 100 negara. Lantas, kapan SUV legendaris ini akhirnya dijual di Indonesia?
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Dikabarkan Bakal Didemo Mahasiswa dan Masyarakat Hari Ini

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Dikabarkan Bakal Didemo Mahasiswa dan Masyarakat Hari Ini

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, dikabarkan akan menghadapi aksi demonstrasi mahasiswa dan masyarakat pada Rabu (21/10/2026), menyusul sorotan Karhutla.
Jadwal KRL Hari Ini 21 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Jangan Sampai Terlewat

Jadwal KRL Hari Ini 21 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Jangan Sampai Terlewat

Cek jadwal KRL hari ini 21 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Namun, perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional. 
Selengkapnya

Viral