News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jokowi Dorong Perusahaan Swasta Bangun Industri Pertahanan: Kita Perlu Ikuti Perkembangan Global

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mendorong perusahaan swasta untuk membangun industri peralatan pertahanan negara di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dorongan presiden Jokowi itu sekaligus merespons perkembangan teknologi militer di dunia internasional.
Rabu, 2 November 2022 - 21:43 WIB
Presiden Joko Widodo
Sumber :
  • Tim tvOne/Muhammad Bagas

Jakarta - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mendorong perusahaan swasta untuk membangun industri peralatan pertahanan negara di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dorongan presiden Jokowi itu sekaligus merespons perkembangan teknologi militer di dunia internasional.

Hal itu Jokowi sampaikan usai meninjau pameran industri pertahanan 'Indo Defence 2022 Expo & Forum' di Jakarta Internasional Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (2/11/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan Wali Kota Solo itu mengatakan bahwa promosi alat utama sistem senjata (alutsista) yang digelar ini menarik dan membawa dampak yang baik untuk meningkatkan perkembangan teknologi militer di Indonesia.

"Saya melihat bagus untuk promosi juga, utamanya produk peralatan pertahanan dan keamanan dan juga yang paling penting adalah tadi saya sampaikan ke Pak Menhan pentingnya kerja sama kita dengan perusahaan-perusahaan dari negara lain dan kita tahu semuanya perkembangan global," tuturnya.

Menurut dia, Indonesia perlu mengikuti perkembangan terbaru terkait teknologi-teknologi militer. Hal ini dapat dicontoh dari negara-negara luar yang ikut memamerkan alutsistanya di JIExpo Kemayoran.

"Yang perlu disikapi oleh industri pertahanan dalam negeri kita karena kita tahu indikasi anggaran pertahanan di negara-negara NATO, di Timur Tengah dan juga di Asia Timur ini ada kecenderungan naik sangat drastis," kata Jokowi.

"Serta kemunculan teknologi-teknologi militer yang baru ini juga perlu kita ikuti bersama," sambungnya.

Dia pun mengapresiasi perusahaan swasta  di industri pertahanan yang optimis untuk terus berkembang agar dapat berkancah di tingkat Internasional.

"Saya senang tadi juga disampaikan oleh direktur utama Defence Id bahwa mereka mentargetkan untuk segera bisa masuk ke 50 perusahaan pertahanan kelas dunia," tuturnya.

"Tentu saja dengan produk-produk yang kita miliki sekarang harus dikembangkan sebaik mungkin. Saya rasa itu," ujar dia.

Menurut Jokowi, perkembangan tersebut sangat bagus, karena saat ini Indonesia juga turut memberikan ruang yang besar kepada swasta untuk ikut membangun industri pertahanan Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Entah itu sendiri, entah kerja sama dengan industri pertahanan dari luar negeri," ucap Presiden RI.

"Saya kira apa ini sebuah perkembangan yang sangat baik dan yang paling penting kita bisa mengadopsi sebanyak mungkin teknologi-teknologi baru dibidang pertahanan militer. Yang paling penting itu," tandasnya. (rpi/ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Daycare Little Aresha Masuk Babak Baru, 13 Tersangka Segera Disidang dan Polisi Buka Peluang Ada Tersangka Baru

Kasus Daycare Little Aresha Masuk Babak Baru, 13 Tersangka Segera Disidang dan Polisi Buka Peluang Ada Tersangka Baru

Kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki tahap persidangan. Sebanyak 13 tersangka telah dilimpahkan ke kejaksaan, sementara polisi masih
OJK Deregulasi DP 0% dan Agunan UMKM Rp100 Juta, Targetkan Piutang Multifinance Tumbuh 6-8 Persen

OJK Deregulasi DP 0% dan Agunan UMKM Rp100 Juta, Targetkan Piutang Multifinance Tumbuh 6-8 Persen

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman jelaskan bahwa
Hadiri PENAS XVII di Gorontalo, Mentrans Dorong Swasembada Pangan Kawasan Transmigrasi

Hadiri PENAS XVII di Gorontalo, Mentrans Dorong Swasembada Pangan Kawasan Transmigrasi

Puluhan ribu peserta menghadiri Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Gorontalo, pada Rabu (24/6/2026).
Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) menggelar Sarasehan dan Dialog Nasional Perempuan di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Belakangan aksi unjuk rasa marak terjadi merespons kondisi perekonomian nasional yang melemah.
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak

Trending

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Merosotnya peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking 2026 dinilai bukan sekadar penurunan statistik, melainkan sinyal bahaya bagi iklim
Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Polda Metro Jaya membongkar praktik judi berkedok permainan ketangkasan mirip Timezone di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Sebanyak 69 tersangka ditetapkan.
Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Polda Metro Jaya mengungkap jaringan judi online dan pornografi melalui aplikasi HOT51. Sembilan tersangka ditangkap, sementara satu WN China masuk daftar buronan.
Selengkapnya

Viral