News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tabiat Buruk Brigadir J Dibongkar di Ruang Sidang, Pakar Bilang Menguatkan Indikasi Yosua Korban Kekerasan Seksual

Profil buruk Brigadir J dibongkar di ruang sidang, menurut Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri hal itu membuat adanya indikasi ia korban kekerasan seksual.
Selasa, 15 November 2022 - 17:38 WIB
Dok. Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Didampingi Kuasa Hukumnya saat Jalani Sidang
Sumber :
  • tim tvOnenews/Julio Trisaputra

Jakarta - Profil buruk Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dibongkar di ruang sidang, menurut Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri hal itu justru membuat adanya indikasi ia menjadi korban kekerasan seksual. 

Seperti diketahui, hakim mengizinkan penasehat hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawati untuk mendalami kondisi mendiang Brigadir J. Pendalaman tersebut dilakukan guna memastikan benar tidaknya bahwa mendiang berkepribadian ganda. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suasana Sidang Ferdy Sambo Cs (tim tvOne)

Menurut Reza Indragiri, Pakar Psikologi Forensik yang juga merupakan Anggota Pusat Kajian Assessment Warga Binaan Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, jika digandengkan status Brigadir J sebagai pengidap kepribadian ganda dengan keterangan para saksi maka malah menguatkan bahwa Yosua mungkin menjadi korban kekerasan seksual. 

“Bahwa Yosua pemarah atau temperamental, suka dugem, dan kerap minta dicarikan perempuan. Dari sifat yang terakhir itu, bisa dibayangkan Yosua seolah seorang pecandu seks,” kata Reza alam keterangan tertulis, Selasa (15/11/2022). 

“Dengan sifat dan tindak-tanduk sedemikian rupa, justru kian kuat indikasi bahwa Yosua ini adalah korban kekerasan seksual,” tambah Reza.

Reza menjelaskan bahwa secara pribadi sudah mengatakan sejak awal kasus bahwa jika narasi tentang kekerasan seksual itu harus dianggap ada. 

“Maka mengacu Teori Relasi Kuasa justru Yosua tidak memenuhi syarat sebagai pelaku,” katanya.

Secara umum korban kekerasan seksual, terlebih berjenis kelamin lelaki kata Reza, mengalami kesulitan luar biasa untuk mencari pertolongan. 

Brigadir J (dk tvOnenews)

“Siapa yang percaya bahwa lelaki bisa menjadi korban kekerasan seksual?,” katanya. 

“Apalagi kalau pelakunya adalah perempuan. Apalagi ketika ia berada dalam penguasaan pihak yang menjahatinya,” tambah Reza. 

Menurut Reza, korban terpaksa diam. Tapi tanda-tanda penderitaannya justru semakin lama semakin nyata.

“Seiring kesakitan yang juga semakin parah akibat berulang kali mengalami kekerasan yang sama,” katanya. 

Gejala dari seorang korban kejahatan seksual menurut Reza mirip dengan serangkaian sifat dan perilaku Yosua seperti yang diutarakan oleh para saksi.  

“Nah, dengan indikasi yang semakin kuat bahwa Yosua adalah korban kekerasan seksual, maka mengacu UU TPKS, dia berhak mendapat ganti rugi dari pelaku,” tandas Reza. 

Maka jika benar, polisi harus melakukan investigasi mengenai siapa orang yang melakukan kekerasan seksual kepada Yosua.

Lantas, bagaimanakah jika Ferdy dan Putri bisa membuktikan bahwa Brigadir J memiliki kepribadian ganda? 

Menurut Reza, dengan asumsi Brigadir J punya kepribadian ganda, maka ia bisa disebut sebagai penyandang disabilitas. 

“Lengkap sudah. Yosua berstatus sebagai penyandang disabilitas sekaligus, tuduhan Ferdy dan Putri juga pelaku kekerasan seksual,” kata Reza. 

Kolase Ferey Sambo dan Reza Indragiri (tim tvOnenews)

Tapi menurut Reza, karena Ferdy dan Putri tidak memenuhi hak keadilan dan perlindungan hukum dalam memberikan jaminan dan Perlindungan kepada Yosua maka dapat diterapkan pasal lain. 

“Mantan Kadiv Propam Polri dan istrinya itu malah bisa dipidana dengan UU 8/2016 tentang Penyandang Disabilitas,” kata Reza.

Reza menambahkan, sanksi pidananya adalah penjara 2 tahun dan denda sebesar Rp200 juta rupiah. 

“Sayangnya Undang-undang Penyandang Disabilitas kita kurang sempurna. Di sejumlah negara ada ketentuan tambahan. Bahwa, orang yang mengalami disabilitas mental akibat perlakuan tempat kerja juga bisa memperoleh kompensasi alias ganti rugi,” tambah Reza. 

Anak Buah Ferdy Sambo Bongkar Tabiat Jelek Brigadir J

Satu per satu anak buah Ferdy Sambo memberikan kesaksian mereka di persidangan kasus pembunuhan berencana Birgadir J. Dua di antara mereka adalah Damianus Laba Kobam (Damson) satpam rumah Sambo dan Adzan Romer mantan ajudan Sambo.

Keduanya kompak membongkar tabiat jelek dari almarhum Brigadir J. Damianus menyebut Brigadir J mempunyai kepribadian yang pemarah atau tempramental. Sikap itu mulai terlihat saat Brigadir J ditunjuk sebagai kepala rumah tangga (karungga) rumah dinas Ferdy Sambo.

"Orangnya tempramen," ungkap Damson.

Kesaksian Anak Buah Ferdy Sambo ke Brigadir J

Saat ditanya tim penasihat hukum soal tabiat lain dari Brigadir J yang disebut sering main ke tempat hiburan malam, Damsom dengan yakin memastikan pernyataan tersebut benar. Ia bahkan menjelaskan langganan klub malam Brigadir J adalah di kawasan Kemang Jakarta Selatan.

"Apakah saudara saksi, kan saksi sebelumnya mengatakan sempat diajak ke tempat hiburan malam. Apakah saudara saksi pernah diajak ke tempat hiburan malam?" tanya tim penasihat hukum Sambo dan Putri Candrawathi.

"Siap sering," jawab Damson.

"Sering itu sekali seminggu atau gimana?" tanya tim penasihat hukum lagi.

"Kadang, setiap malam minggu diajak," terang Damson.

Damson juga menyebutkan bahwa Brigadir J memiliki nama lain yang ia gunakan saat bersenang-senang di klub malam.

"Saudara saksi tadi saya tanya ada gak nama lain, yang dipakai saudara Yosua di (tempat hiburan kawasan Kemang) itu?" tanya tim penasihat hukum.

"Kalau untuk nama Bang Alex, Alex. Itu nama malam (Brigadir Yosua)," kata Damson.

Brigadir J Pernah Todongkan Pistol ke Foto Ferdy Sambo

Anak buah Sambo lain yang ikut mengungkap sikap buruk Brigadir J adalah Adzan Romer. Ajudan mantan Kadiv Propam itu memberikan kesaksian di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (8/11/2022).

Adzan mendapat pertanyaan dari kuasa hukum Sambo dan Putri Candrawathi Rasamala Aritonang terkait berita acara pemeriksaan (BAP) dirinya, yakni ketika mengatakan Brigadir J pernah mengarahkan senjata ke arah foto Sambo.

"Saya sempat baca, pernah ada satu situasi saudara Yosua mengisi senjata dan mengarahkan ke foto itu (Ferdy Sambo), itu bagaimana?,” tanya Rasamala.

Romer tidak menjelaskan secara jelas kapan Brigadir J menodongkan pistol ke foto Ferdy Sambo tersebut. Namun yang Adzan ingat, peristiwa itu terjadi saat mereka berada di posko penjagaan bersama Bharada Sadam.

"Saat itu, saya berada di posko bersama Sadam. Kemudian, almarhum Yosua main ke posko dan ngobrol-ngobrol. Saya sama Sadam sedang membersihkan senjata dan almarhum Yosua langsung mencoba senjatanya," beber Romer.

"Setelah itu dikokang senjatanya sama almarhum dan dilepas itu magazinnya. Kemudian dia (Brigadir Yosua) mengarahkan senjata ke arah foto Bapak Ferdy Sambo," imbuhnya.

Melihat kelakuan itu, Adzan langsung menegur Brigadir J agar tidak bermain-main dengan senjata. "Adik jangan main-main senjata itu ada isinya," ucapnya.

Namun alih-alih mendengarkan, Brigadir J malah merespons dengan santai nasihat itu dan merasa dirinya juga paham tentang senjata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tenang saja Bang, saya juga paham senjata," ucapnya.

Itu tadi dua anak buah Ferdy Sambo yang mengungkap tabiat buruk Brigadir J di persidangan. (amr/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Pertamina Patra Niaga mendesain program CSR berbasis potensi lokal di 3 daerah untuk mendorong perempuan lebih mandiri, produktif, dan berperan aktif di lingkungan.
Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

PolyPhil, perawatan berbasis polynucleotide dari DNA trout. Kenali cara kerja, potensi manfaat, bukti penelitian, dan keterbatasannya. Sebagai salah satu bahan

Trending

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Selengkapnya

Viral