News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ditanya Dukung Siapa di Pilpres 2024, Yenny Wahid Jawab Begini

Anak Presiden RI yang keempat Abdurrahaman Wahid, Yenny Wahid tampak menghadiri acara peringatan Hari Persatuan Uni Emirat Arab (UAE) ke-51, yang diadakan Ked
Selasa, 6 Desember 2022 - 17:32 WIB
Anak Presiden RI yang keempat Abdurrahaman Wahid, Yenny Wahid
Sumber :
  • Istimewa/istockphoto.com

Jakarta - Anak Presiden RI yang keempat Abdurrahaman Wahid, Yenny Wahid tampak menghadiri acara peringatan Hari Persatuan Uni Emirat Arab (UAE) ke-51, yang diadakan Kedutaan Besar UAE, di Dian Ballroom Hotel Raffles, Jakarta, Senin (5/12/2022) malam.

Tak hanya Yenny Wahid saja yang tampak menghadiri acara itu, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan dari Kabinet Kerja 2014 - 2019, Susi Pudjiastuti juga turut hadir dan begitu juga Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan
Kemudian di sela-sela acara, tim tvonenews.com menanyakan soal dukung siapa di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 kepada Yenny Wahid?.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu, dia pun mengatakan, bahwa dirinya pasti akan mendukung salah satu calon, tetapi pada saat ini masih belum jelas semua. Di mana calon presidennya belum ada yang definitif untuk maju pada Pilpres 2024 nanti. 


"Walaupun saat ini mulai banyak nama-nama yang beredar tapi kan belum definitif ya kan,. Jadi kita masih memantau semua," kata Yenny Wahid kepada tvonenews.com, Senin (5/12/2022) malam. 

"Tetapi yang jelas, bahwa dari kalangan pendukung Gusdur kan banyak sekali, dan nanti kami (pendukung Gusdur) akan membuat acara silaturahmi semua pendukung Gusdur seluruh Indonesia," sambungnya mengatakan. 

Lanjutnya menjelaskan, dibuatnya acara silaturahmi pendukung Gusdur seluruh Indonesia nanti, tak lain untuk menentukan sikap kanidat yang mana akan didukung. 

"Begitu calon definitif sudah resmi diumumkan KPU, di situ kami akan menentukan dukungan. Karena kalau belum definitif dan diresmikan KPU, kita nggak tahu siapa yang betul-betul bakal maju (Pilpres 2024)," ujarnya. 

Untuk diketahui, Yenny Wahid tampak menghadiri acara peringatan Hari Persatuan Uni Emirat Arab (UAE) ke-51, yang diadakan Kedutaan Besar UAE, di Dian Ballroom Hotel Raffles, Jakarta, Senin (5/12/2022) malam.

Yenny Wahid Foto Bersama dengan Rossy Silalahi dan Susi Pudjiastuti di Acara Peringatan Hari Persatuan Uni Emirat Arab (UAE) ke-51, Jakarta. 

Bahkan, acara peringatan ini juga dihadiri oleh sejumlah menteri dan pejabat tinggi pemerintah Republik Indonesia, salah satunya Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, dan para duta besar negara-negara sahabat, menurut keterangan Kedubes UAE yang diterima pada Senin.

Duta Besar UAE untuk Indonesia dan ASEAN Abdulla Salem AlDhaheri dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada tanggal 2 Desember 2022, pemerintah UAE merayakan Hari Persatuan ke-51 yang menandai berdirinya Federasi Tujuh Emirat.

"Sejak didirikan pertama kali pada 2 Desember 1971, Uni Emirat Arab terus bekerja mencapai kemakmuran dan kemajuan, sesuai dengan visi yang dicanangkan pertama kali oleh Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan bersama para pendiri UAE lainnya. Semoga Allah merahmati mereka," kata Dubes AlDhaheri.

Upaya menuju kemakmuran UAE itu, menurut dia, masih diteruskan oleh Presiden Mohamed bin Zayed Al Nahyan.

"Perayaan Hari Persatuan ke-51 merupakan kesempatan besar untuk mengenang kembali jasa para pendiri negara, khususnya Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan, yang telah sukses menampilkan UAE sebagai teladan terdepan dalam membela prinsip toleransi, hidup berdampingan secara damai dan mencintai kebaikan untuk seluruh umat manusia," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak pertama kali didirikan pada 2 Desember 1971, ia katakan, Uni Emirat Arab telah meluncurkan sejumlah proyek dan inisiatif strategis dalam "Kerangka Prinsip 50 Tahun Ke Depan" yang berisi sepuluh prinsip yang mewakili strategi negara itu untuk 50 tahun ke depan, di mana UAE berupaya untuk terus bergerak ke setiap tahap menuju pencapaian pembangunan.

Prinsip 50 Tahun menguraikan berbagai langkah strategis UAE di bidang ekonomi, politik, dan pembangunan, untuk memperkuat pilar federasi dan membangun ekonomi berkelanjutan untuk masyarakat yang lebih sejahtera. (aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Mau Anggap Remeh, Pedro Acosta Tetap Yakin Marc Marquez Masih Jadi Unggulan di Perebutan Gelar Juara MotoGP 2026

Tak Mau Anggap Remeh, Pedro Acosta Tetap Yakin Marc Marquez Masih Jadi Unggulan di Perebutan Gelar Juara MotoGP 2026

Pedro Acosta menilai Marc Marquez tetap menjadi kandidat terkuat dalam perebutan gelar juara dunia pada ajang MotoGP 2026 mendatang.
178.897 Tiket Kereta Periode Mudik Lebaran 2026 dari Jakarta Sudah Habis Terjual

178.897 Tiket Kereta Periode Mudik Lebaran 2026 dari Jakarta Sudah Habis Terjual

Sebanyak 178.897 tiket kereta api jarak jauh tercatat telah terjual selama periode menjelang Idul Fitri atau mudik Lebaran 2026 keberangkatan dari Jakarta.
Khatam Kultur Suporter Garuda, Pelatih Jepang Antisipasi Pemain ke-6 Timnas Futsal Indonesia di Semifinal Piala Asia 2026

Khatam Kultur Suporter Garuda, Pelatih Jepang Antisipasi Pemain ke-6 Timnas Futsal Indonesia di Semifinal Piala Asia 2026

Jepang akan menjajal kekuatan Timnas Futsal Indonesia di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (5/2/2026). 
Kasus Anak Bunuh Diri, Komisi VIII DPR akan Panggil KemenPPPA dan Kemensos

Kasus Anak Bunuh Diri, Komisi VIII DPR akan Panggil KemenPPPA dan Kemensos

Buntuk kasus anak bunuh diri di NTT, KemenPPPA diminta segera menyusun program perlindungan psikologis anak, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan di wilayah 3T.
Gagal Total di Bursa Transfer Januari, Inter Milan Baru Bisa Datangkan Pemain Baru di Akhir Musim

Gagal Total di Bursa Transfer Januari, Inter Milan Baru Bisa Datangkan Pemain Baru di Akhir Musim

Inter Milan sudah gagal total di bursa transfer Januari karena tidak berhasil mendapatkan pemain baru. Namun Inter Milan bisa datangkan pemain baru akhir musim.
Respons Kasus Anak SD Bunuh Diri di NTT Karena Tak Mampu Beli Alat Tulis, Menkes Siapkan Layanan Psikologi Klinis

Respons Kasus Anak SD Bunuh Diri di NTT Karena Tak Mampu Beli Alat Tulis, Menkes Siapkan Layanan Psikologi Klinis

Merespons kasus anak SD bunuh diri di NTT karena tak mampu membeli alat tulis, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut pihaknya sedang menyiapkan layanan psikologi klinis.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT