News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Difitnah Memperbolehkan Aksi Bom Bunuh Diri, UAS Beberkan Kronologisnya

Belakangan ini, potongan video soal isi ceramah ustaz Abdul Somad atau yang akrab disapa UAS menyita perhatian publik. Bahkan, isi ceramah UAS dipelintir
Senin, 12 Desember 2022 - 21:23 WIB
Ustaz Abdul Somad Lagi Ceramah
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Belakangan ini, potongan video soal isi ceramah ustaz Abdul Somad atau yang akrab disapa UAS menyita perhatian publik. 

Bahkan, isi ceramah UAS dipelintir sedemikian rupa apiknya oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab, sehingga terkesan dirinya memperbolehkan aksi bom bunuh diri

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, isi ceramah UAS tidak ada unsur untuk mengajak umat Islam melakukan hal yang keji tersebut, seperti melakukan aksi bom bunuh diri. 

"Dua hari ini video saya menjawab pertanyaan di An Nur, lebih kurang dua atau tiga tahun yang lalu diviralkan lagi. Tetapi video itu dicat atau dipotong," kata UAS yang menerangkan kronologis saat dia ceramah, seperti yang dikutip dari tayangan video diunggah akun twitter boediantar4, Senin (12/12/2022).

"Saya masih ingat, tempat dan lokasi pengajian itu di Mesjid An Nur, pada asat itu lagi kajian subuh Sabtu. Pertanyaan jemaah pakai kertas waktu itu, 'Apa pendapat ustaz tentang bom bunuh diri di Palestina' begitu bunyi pertanyaannya," sambungnya menjelaskan. 

tvonenews

Lalu dari pertanyaan itu, ia akui, dirinya menjawab pertanyaan jemaah tersebut. 

"Bahwa, jangan katakan itu bom bunuh diri, tapi katakan lah itu gerakan  mati syahid. Karena saudara kita di Palestina itu buka bunuh diri, tapi dia mati syahid," ujar ustaz Abdul Somad. 

"Lalu video itu dipoton ketika pada saat yang lalu ada kejadian meledak bom panci di Kampung Melayu, video itu pun viral. Lalu yang belakangan ini di Surabaya, viral lagi (video itu). Nanti ada kompor orang yang meletop, viral juga nanti," ujarnya dengan tegas. 

Jadi, ia katakan, hal ini perlu diluruskan, sebab beda antara kejadian di Palestina dengan di luar Palestina. Apa bedanya? ia kakatan, karena nabi bedakan antara non muslim yang di Makkah dengan yang di Madinah. 

"Di madinah nabi hidup dengan siapa? dengan bani kainuka, bani nadhir, bani quraizhah, bani kampung khaibar, itu juga non muslim, tetapi nabi hidup bersama. Sedangkan abu jahal dan abu lahab belum masuk Islam di Makkah, itu tidak," katanya. 


Tangkapan Layar Akun Twitter yang Mengunggah Klarifikasi UAS Soal Bom Bunuh Diri

"Lalu, apa bedanya? yang di Madinah ini damai, sedangkan yang di Makkah itu perang. Nah, kapan jadi damai, kapan jadi perang? jadi kita tak boleh pukul rata," ujarnya dengan tegas. 

Kemudian, berdasarkan keterangan yang diunggah akun twitter boediantar4 yang mengunggah video klarifikasi UAS. Dia menerangkan bahwa video yang diunggahnya adalah video komplit. 

"GarudaMerPut, JSuryoP1
 Ini video komplitnya pak. Jadi konteksnya di Palestina. Video diedit oleh orang-orang yg ingin mengacau Indonesia. Mereka para tukang fitnah pemakan bangkai," tulisnya. 


Kolase Foto Islah Bahrawi dan Ustaz Abdul Somad.

Sebelumnya diberitakan, beredar video pengakuan mantan narapidana (Napi) di media sosial twitter. Di mana pengakuan mantan narapidana itu mengecam fatwa ustaz Abdul Somad (UAS). 

Dari pantauan tvonenews.com, diketahui potongan video mantan Napi yang diunggah akun media sosial twitter ekowboy2 itu. Ternyata video dari unggahan akun media instagram islah_bahrawi. Di mana diketahui akun isntagram itu milik Pengamat Terorisme, Islah Bahrawi.

Dalam video itu, yang mengaku mantan Napi bernama Islah Bahrawi, dirinya menyikapi soal bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat. 

Dirinya meminta ustaz seperti Abdul Somad (UAS) agar menghentikan membuat fatwa-fatwa untuk memancing orang ingin membinasakan orang lain. 

"Seperti fatwa dia (UAS) tentang jihad istisyhadiyah, mohon hentikan ini, karena Islam tidak mengajarkan seperti itu," kata mantan Napi seperti yang dilansir dari akun media sosial instagram bernama islah_bahrawi, Sabtu (10/12/2022).

"Anda kalau memang betul-betuk jadi ustaz ajarkan kesejukan kepada umat, jangan giring umat kepada aksi-aksi untuk melakukan kekerasan atas nama agama," sambung Islah Bahrawi yang juga selaku pengamat terorisme. 

Kemudian, dia sampaikan, fatwa-fatwa yang disampaikan UAS itu membuat agama Islam berkesan identik dengan aksi terorisme. 

"Apapun ajaran anda (UAS), apapun tafsir yang Anda pegang, tolong jangan giring kami ke pada arah kebancian dan caci maki, kekerasan, yang justru memberi kebinasaan-kebinasaan kepada orang lain, termasuk mengahalalkan darah orang lain atas nama agama," katanya. 

Dia juga meminta UAS untuk menghentikan semua ini, sebelum anda sendiri kemudian menyesal karena Islam ini akan terpuruk. Hal itu tak lain, ia akui, karena fatwa-fatwa yang anda keluarkan itu.    

"Betul-betul ini akan menggiring umat ke arah perpecahan, dan jangan karena tafsir Anda sendiri, Anda memberikan pembenaran dan peneggakan, legalisir, terhadap umat untuk melakukan aksi-aksi bom bunuh diri, seperti yang terjadi di bandung," ujarnya. 

"Mohon hentikan itu, kalau Anda sebagai pendakwah Islam, terima kasih," sambungnya mengatakan.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di akun media sosial instagram islah_bahrawi menerangkan, pendakwah agama yang baik adalah pendakwah yang menganjurkan umat untuk menjauhkan agama dari kesan kekerasan dan kebencian. 

"Karena kedamaian adalah daya tarik agama yang sebenarnya. Tidak ada agama yang menganjurkan kekerasan. Agama-agama diturunkan oleh Tuhan agar bisa menjadi bejana bagi manusia untuk menciptakan kedamaian dan menghargai kemanusiaan. Jika ustadz Abdus Shomad menganggap Jihad Intihariyah sebagai Jihad Istisyhadiyah dalam membela Islam, silakan anda melakukannya lebih dulu, bukannya sibuk dengan menaiki motor besar," tulis Islah Bahrawi di akun media instagramnya.


Foto Ustaz Abdul Somad sedang Ceramah.

Sebelumnya, beredar juga potongan video ustaz Abdul Somad (UAS) di akun twitter, yang berisikan bantahan tentang dirinya tak pernah menyampaikan dalil untuk memperbolehkan melakukan bom bunuh diri.

Dalam tayangan itu, satu di antara jemaah bertanya kepadanya, "Bagaimana tanggapan ustaz soal mengenai fitnah yang dihadapkan kepada ustaz (UAS) mengenai bom bunuh diri," tulis pertanyaan salah satu jemaah yang dibacakan ustaz Abdul Somad, seperti yang dilansir dari akun twitter MCAOps, Kamis (8/12/2022). 

Kemudian, UAS katakan, video dirinya yang dishare atau dibagikan, bahwa dalam video itu dirinya dikatakan memperbolehkan melakukan bom bunuh diri. Maka dari itu, ia jelaskan, untuk membaca kronologisnya. 

"Pertanyaannya, bagaimana pendapat ustaz Abdul Somad tentang bom bunuh diri di Palestina? itu kronologisnya," ujar ustaz Abdul Somad. 

"Jangan katakan bom bunuh diri tapi katakanlah harokah istisyhadiyah, gerakan mati syahid. Mereka di Palestina, tidak ada yang menolong, mereka (orang Palestina) meledakkan dirinya. Dalilnya mana? Ketika sahabat mengelilingi nabi, pada saat perang uhud, musuh sudah keliling pinggang. Kemudian, datang seorang sahabat mencabut pedangnya lalu masuk ke gerombolan musuh, kemudian diputarnya pedangnya walaupun dia akan mati juga, dan dia sedang melakukan penebusan dirinya. Maka dia tidak disebut bom bunuh diri, tapi gerakan mati syahid, itu bukan pendapat saya, itu pendapat syaikh nashiruddin al albani dari kalangan Salafi," katanya dengan tegas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sambungnya menuturkan, Syaikh Nashiruddin Al Albani dari kalangan Salafi dan Syaikh Ibnu Utsaimin, yang mengatakan, orang yang di Palestina bukan bom bunuh diri tetapi gerakan mati syahid. 

"Jadi, jangan fitnah saya seperti itu, seolah-olah saya membolehkan melakukan bom panci di Kampung Melayu, itu tak betul, fitnah itu, luar bisa itu fitnahnya," pungkas UAS secara tegas. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 
Selengkapnya

Viral