Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah
- Instagram/windyprihastari
tvOnenews.com - Kepulangan tim Lomba Cerdas Cermat (LCC) SMAN 1 Pontianak dari Jakarta disambut hangat setibanya di Bandara Supadio, Kubu Raya, Kamis (14/5/2026) sore.
Josepha Alexandra atau Ocha dan tim dijemput langsung oleh sejumlah tokoh penting di ruang VIP bandara.
Ketua Ikatan Alumni (IKA) SMANSA Pontianak sekaligus Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Barat, Windy Prihastari, hadir langsung menyambut kedatangan Ocha dan tim.
Turut hadir pula Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Barat, Harisson, yang ikut memberikan sambutan hangat di ruang VIP Bandara Supadio.
Kehadiran dua tokoh penting tersebut menjadi sinyal kuat bahwa dukungan terhadap tim dan keputusan sekolah bukan sekadar basa-basi.
Penyambutan itu sekaligus menjadi bentuk penghargaan nyata atas keberanian para siswa yang berani bersuara demi kebenaran dalam situasi yang tidak mudah.
- Instagram/windyprihastari
Sekda Kalbar Harisson menyampaikan pesan yang lugas dan penuh semangat kepada para pelajar.
Ia mendorong mereka untuk tetap memperjuangkan hak mereka dan tidak surut di tengah situasi yang penuh sorotan publik.
Sementara itu, Windy Prihastari selaku Ketua IKA SMANSA menekankan pentingnya pendampingan dan pembinaan terhadap para siswa.
Menurutnya, keberanian Ocha dan tim dalam menyuarakan kebenaran di tengah tekanan merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter generasi muda.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah dan para guru yang konsisten mendampingi siswa selama proses berlangsung.
"Kami dukung apapun yang jadi keputusan sekolah," ujarnya, dilansir dari aksaraloka.idn.
Windy turut membagikan pesan penyemangat kepada para siswa SMAN 1 Pontianak melalui unggahan di Instagram pribadinya.
Ia mengajak mereka untuk tidak berhenti melangkah dan terus memberikan yang terbaik sebagai kebanggaan almamater.
- Instagram/windyprihastari
"Tetap semangat dan terus melangkah menjadi yang terbaik untuk adek-adek kebanggaan SMAN 1 Pontianak @smansaptk.informasi @anaksmansa" tulis Windy dalam unggahan di Instagram pribadinya.
Polemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026 yang bermula dari ketidakkonsistenan penilaian juri kini telah berkembang menjadi sesuatu yang jauh lebih besar.
Josepha dan tim SMANSA Pontianak bukan hanya membawa nama sekolah, mereka dinilai sebagai simbol keberanian generasi muda untuk bersuara demi kebenaran, dan disambut pulang sebagai pahlawan oleh daerahnya sendiri.
Load more