News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Punya Jabatan Tinggi, Kini Ferdy Sambo Hanya Bisa Minta Maaf, Hakim: Saudara Tidak Bisa Tahan Emosi

Sidang dengan Irfan Widyanto sebagai terdakwa kasus obstruction of justice, kini Ferdy Sambo hadir yang menjadi saksi sidang juga terlibat dalam kasus tersebut
Minggu, 18 Desember 2022 - 05:30 WIB
Terdakwa Kasus Pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo
Sumber :
  • Tim tvOne - Muhammad Bagas

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus pembunuhan Brigadir J masih belum sampai pada titik akhir. Sidang lanjutan perintangan penyidikan atau obstruction of justice kembali digelar.

Sidang dengan Irfan Widyanto sebagai terdakwa kasus obstruction of justice, kini menghadirkan 4 orang yang terlibat dalam kasus tersebut menjadi saksi sidang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keempat saksi dalam sidang Jumat (16/12/2022) yakni Ferdy Sambo, Hendra Kurniawan, Agus Nurpatria, dan Arif Rachman Arifin.Ā 

Pada sidang tersebut, Ferdy Sambo memberikan kesaksian terkait perintah kepada Arif Rachman Arifin mengenai pemusnahan rekaman CCTV.Ā 

Ferdy Sambo telah dicecar oleh majelis hakim mengenai perintah memusnahkan rekaman CCTV dalam kompleks Polri Duren Tiga kepada mantan Wakaden B Biro Paminal, Arif Rahman Arifin.Ā 

Selain itu, dirinya juga mengaku bahwa telah memerintahkan arif sebagai anak buahnya untuk menghapus rekaman CCTV tersebut.

ā€œArif Rachman, saya sampaikan ā€˜Disimpan dimana rekaman itu?’ ā€˜Di laptop dan flashdisk’ ā€˜ya sudah kamu hapus dan musnahkan’,ā€ ungkap Ferdy Sambo saat menirukan percakapan saat itu bersama Arif Rachman.

ā€œTerus apakah saudara mengetahui kemudian perintah Saudara untuk supaya file tersebut dimusnahkan? Apakah Saudara tanya apakah memang sudah dilakukan oleh yang Saudara perintah? Ada suah tanyakan lagi?,ā€ cecar Hakim pada Ferdy Sambo saat menjadi saksi.

ā€œSaya tidak tanyakan lagi, karena saya yakin mereka pasti akan melaksanakan, Yang Mulia,ā€ jawab Ferdy Sambo.


Terdakwa Ferdy Sambo. (ANTARA)

Kemudian, hakim sempat menanyakan mengenai jabatan Ferdy Sambo saat dulu sebelum berakhir menjadi terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J.

Hakim menilai jabatan yang diduduki oleh Ferdy Sambo cukup bagus.

ā€œSaudara mempunyai kedudukan yang cukup bagus, tapi sayang Saudara tidak bisa menahan emosi Saudara,ā€ kata Hakim.Ā 

Setelah Hakim singgung mengenai jabatannya, Ferdy Sambo hanya dapat memohon maaf berulang kali di hadapan hakim.

ā€œSaya mohon maaf. Yang Mulia,ā€ kata Ferdy Sambo.

ā€œSaudara katakan sudah merusak harkat dan martabat keluarga,ā€ ucap Hakim menanggapi Ferdy Sambo.

ā€œSaya mohon maaf, Yang Mulia,ā€ jawab Ferdy Sambo lagi.


Ferdy Sambo Tak Menyangka Yosua Masih Hidup


Terdakwa Ferdy Sambo. (Tim tvOne)

Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Ferdy Sambo mengakui bahwa dirinya tidak menyangka rekaman CCTV di Kompleks Duren Tiga menunjukkan Yosua masih hidup ketika dirinya tiba di kediamannya.

ā€œSaya (Ferdy Sambo-red) tidak terpikirkan ada gambar seperti itu, Yang Mulia,ā€ kata Ferdy Sambo ketika menyampaikan kesaksian, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Jumat (16/12/2022).

Ferdy Sambo mengakui bahwa pada awalnya dia merasa tidak masalah apabila CCTV di Kompleks Duren Tiga diperiksa oleh para penyidik, karena ia meyakini tidak ada rekaman yang dapat merusak skenarionya saat itu.

ā€œWaktu tanggal 9 itu belum ada niatan saya untuk menghindari skenario itu, karena saya yakin bahwa CCTV tidak menyorot ke dalam (area rumah), Yang Mulia,ā€ kata Ferdy Sambo.

Akan tetapi, ternyata terdapat rekaman yang menunjukkan Brigadir J aatau Yosua masih hidup ketika Ferdy Sambo tiba di kediamannya di Duren Tiga. Rekaman tersebut tidak selaras dengan skenario yang telah ia bangun.

Adapun skenario yang saat itu dibangun oleh Ferdy Sambo adalah terjadi peristiwa tembak menembak antara Brigarid J dengan Richard Eliezer atau Bharada E ketika dirinya belum tiba di Duren Tiga.


Terdakwa Ferdy Sambo. (Tim tvOne)

Dalam skenario tersebut, Ferdy Sambo tiba di Duren Tiga ketika Yosua telah meninggal dunia. Namun, rekaman CCTV justru menunjukkan Yosua masih hidup saat Ferdy Sambo telah tiba di Duren Tiga.

ā€œSaya tidak tahu kalau posisi Yosua itu jalan seperti yang ada di CCTV,ā€ kata Ferdy Sambo.

Ia mengatakan bahwa dirinya baru mengetahui bahwa rekaman CCTV tersebut tidak sesuai dengan skenarionya pada 13 Juli 2022.

ā€œSaya pikir natural saja untuk mengecek, Yang Mulia. Pada tanggal 13-nya itulah baru saya tahu gitu,ā€ ujar Ferdy.Ā 


Sesal Arif Rachman Ikut Nonton CCTVĀ 

Arif Rachman Arifin yang merupakan mantan Wakaden B Paminal Divpropam PolriĀ hadir sebagai saksi dalam persidangan kasus perintangan penyidikan atau Obstruction of Justice kasus Pembunuhan Berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Pada Persidangan yang berlangsung hari Jumat (16/12/2022) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan itu menghadirkan AKBP Irfan Widyanto sebagai terdakwa dari kasus perintangan penyidikan atau Obstruction of Justice kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.Ā 

Sementara Arif Rachman Arifin bersama dengan 3 terdakwa lainnya dalam kasus Obstruction of Justice yakni Ferdy Sambo, Hendra Kurniawan, dan Agus Nurpatria hadir sebagai saksi.


Terdakwa Arif Rachman Arifin. (Tim tvOne)

Dalam Persidangan tersebut Arif Rachman Arifin mengaku bahwa dirinya menyesal ikut menyaksikan rekaman CCTV di rumah dinas Ferdy Sambo yang berlokasi di Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan sehingga dirinya terseret ke dalam kasus Obstruction of Justice Pembunuhan Brigadir J.

Pernyataan Arif Rachman itu muncul setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) menanyakan kepada Arif terkait dengan kepemilikan dari video rekaman CCTV yang dipegang oleh Baiquni Wibowo yang merupakan mantan PS Kasubbag Riksa Bag Gak Etika Rowabprof Divisi Propam Polri.

"Kok tanggal 13 (Juli) Baiquni mempunyai video tersebut?" tanya JPU kepada Arif Rachman Arifin pada saat sidang.Ā 

Arif mengatakan jika dirinya tidak tahu bagaimana proses BAiquni Wibowo bisa memegang rekaman CCTV dari Rumah Dinas Ferdy Sambo.

"Siap saya tidak tahu prosesnya, saya sempat tahu dari chuck 'iya bang FS suruh kita copy dan tonton', " Jawab Arif Rachman Arifin.

Jaksa pun kembali menanyakan tentang keberadaan dari DVR kepada Arif Rachman ArifinĀ 

"DVRnya kemana?" tanya jaksa kembali.

Menjawab Pertanyaan tersebut Arif pun mengatakan jika dirinya tidak mengetahui keberaaan dari DVR tersebut bahkan dirinya tidak sempat menanyakan keberadaan dari DVR yang ditanyakan oleh JPU.

Dikatakan jika pada saat itu Arif Rachman Arifin tidak tahu mengapa dirinya diajak untuk menyaksikan rekaman CCTV rumah dinas Ferdy Sambo bersama Baiquni WibowoĀ  dan PS Kasubbag Audit Baggaketika Rowan Prof, Chuck Putranto

Akibat hal tersebut membuat Arif Rachman Arifin menyesal ikut menyaksikan rekaman CCTV dari Rumah Dinas Ferdy Sambo.

"kalau saya sih tidak tahu juga kenapa chuck tiba2 ngajak, saya juga kalau dipikir-pikir nyesel juga mau diajak nonton pak, cuman karena chuck ngomong perintah kadiv saya ikut aja," Kata Arif Rachman Arifin.

Mendengar Pernyataan dari Arif yang mengatakan jika dirinya mendapat ajakan dari Chuck Putranto dan Baiquni untuk menyaksikan rekaman CCTV tersebut sesuaiĀ  perintah dari Ferdy Sambo, JPU pun menanyakan bagaiaman ajakan dari Baiquni Wibowo.

"Ngomongnya apa?" tanya jaksa kembali.

"kalau saya ga salah ngomong 'bang ada perintah dari kadiv utk liat cctv'," JAwab Arif.

Arif Rachman Arifin juga mengungkapkan bahwa pada saat itu tidak ada perintah untuk menyaksikan rekaman CCTV itu bersama-sama atau bertiga dengan Baiquni dan juga Chuck Putranto.

"Enggak ada perintahnya bertiga, cuma Chuck ngomong. Ya sudahlah," kata Arif.Ā 

Kemudian, Arif menceritakan saat momen dia bersama Chuck dan Baiquni yang kaget melihat rekaman CCTV. Dalam rekaman itu memperlihatkan Brigadir J saat itu masih hidup, sesaat Ferdy Sambo datang ke rumah dinas tersebut.

"Waktu itu saya terus terang kaget diam aja terus chuck juag diam, saya juga gatau, terus saya tiba-tiba keluar saja bingung mau ngapain," ujar Arif.Ā 

Kepada jaksa Arif pun mengatakan bahwa dirinya merasa dibohongi oleh Ferdy Sambo karena apa yang ia lihat berbeda dengan yang disampaikan soal baku tembak yang menewaskan Brigadir J.

"Kalau saya sudah enggak merhatiin mereka, saya cuma kaget aja, sudah bingung sebenarnya," kata Arif.Ā 

"Sudah merasa dibohongi FS," kata jaksa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Siap." jawab Arif membenarkan.

(ant/ade/akg/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Asian Games 2026, Tim Bulu Tangkis Indonesia Matangkan Persiapan di Tokyo

Jelang Asian Games 2026, Tim Bulu Tangkis Indonesia Matangkan Persiapan di Tokyo

Tim bulu tangkis Indonesia telah tiba di Tokyo pada Minggu (13/9/2026). Skuad Garuda pun mulai mematangkan persiapan menuju Asian Games 2026.
Suami Megawati Hangestri Bantah Isu Penurunan Berat Badan 22 Kg Sang Istri: Hoaks

Suami Megawati Hangestri Bantah Isu Penurunan Berat Badan 22 Kg Sang Istri: Hoaks

Dio Novandra, suami Megawati Hangestri membantah tegas isu liar yang menyebut sang istri kehilangan berat badan sampai 22 kg seusai gabung skuad Hillstate.
Rupiah Menguat ke Rp17.605 per Dolar AS di Tengah Tekanan Harga Minyak Dunia terhadap Ketahanan Fiskal RI

Rupiah Menguat ke Rp17.605 per Dolar AS di Tengah Tekanan Harga Minyak Dunia terhadap Ketahanan Fiskal RI

Rupiah menguat ke Rp17.605 per dolar Amerika Serikat (AS) di tengah tekanan harga minyak dunia terhadap ketahanan fiskal RI.Ā 
Kapten Timnas Indonesia Bersinar di Eropa, Kiper Juventus Sampai Marah Usai Kebobolan 3 Gol Lawan Sassuolo: Harusnya Tidak Seperti Ini

Kapten Timnas Indonesia Bersinar di Eropa, Kiper Juventus Sampai Marah Usai Kebobolan 3 Gol Lawan Sassuolo: Harusnya Tidak Seperti Ini

Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes tampil impresif saat Sassuolo menghadapi Juventus. Laga tersebut berakhir dramatis dengan kemenangan tuan rumah 3-2.
Dikalahkan Jay Idzes Cs, Fans Juventus Murka dan Minta Spalletti Out Usai Kalah 2-3 dari Sassuolo

Dikalahkan Jay Idzes Cs, Fans Juventus Murka dan Minta Spalletti Out Usai Kalah 2-3 dari Sassuolo

Juventus harus menelan kekalahan dramatis 2-3 saat bertandang ke markas Sassuolo, Senin (14/9/2026). Hasil tersebut membuat fans Bianconeri murka.
Turun Tipis Rp2.000, Harga Emas Antam Hari Ini 14 September 2026 Rp2.602.000 per Gram

Turun Tipis Rp2.000, Harga Emas Antam Hari Ini 14 September 2026 Rp2.602.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 14 September 2026 jadi Rp2.602.000 per gram setelah turun tipis senilai Rp2.000.

Trending

Rapor Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Jay Idzes Tekuk Juventus, Calvin Verdonk Bawa Kabar Buruk

Rapor Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Jay Idzes Tekuk Juventus, Calvin Verdonk Bawa Kabar Buruk

Para pemain abroad Timnas Indonesia membawakan kabar yang beragam. Jay Idzes berhasil mencetak kemenangan sensasional atas Juventus saat membela Sassuolo.
Empat TNI AU Senior yang Aniaya Serda Ahmad hingga Tewas Ditahan Puspom

Empat TNI AU Senior yang Aniaya Serda Ahmad hingga Tewas Ditahan Puspom

Keempat TNI AU senior yang diduga melakukan penganiayaan terhadap Serda Ahmad Muzammil Farisa adalah, Serda MTSA, Serda JM, Serda MAD, dan Serda AH kini ditahan
Viral Air Laut Surut karena Erupsi Anak Krakatau hingga Sebabkan Tsunami, Badan Geologi Beri Penjelasan

Viral Air Laut Surut karena Erupsi Anak Krakatau hingga Sebabkan Tsunami, Badan Geologi Beri Penjelasan

Badan Geologi memastikan tidak ada kaitan antara fenomena air laut surut dalam video tersebut dengan erupsi Gunung Anak Krakatau hingga sebabkan bencana tsunami
Server Klub Ungkap Kabar yang Beredar Terlalu Berlebihan, Begini Penyebab Luka yang Dialami KorbanĀ 

Server Klub Ungkap Kabar yang Beredar Terlalu Berlebihan, Begini Penyebab Luka yang Dialami KorbanĀ 

Korban yang melaporkan kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) dengan menyeret nama penyanyi Betrand Peto akhirnya buka suara. Saksi beri penjelasan
Perkuat Golkar untuk Pemilu 2029, Ketum Kosgoro Perintahkan Kader Sadar Medsos: Kita Perang di Udara

Perkuat Golkar untuk Pemilu 2029, Ketum Kosgoro Perintahkan Kader Sadar Medsos: Kita Perang di Udara

Hal ini disampaikan Sari saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) V Gerakan Kosgoro 1957 Tahun 2026 di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Minggu (13/9/2026).
Pengakuan Betrand Peto Soal Malam di Klub Hiburan, Ruben Onsu Pasang Badan Bela Sang Anak

Pengakuan Betrand Peto Soal Malam di Klub Hiburan, Ruben Onsu Pasang Badan Bela Sang Anak

Ruben Onsu juga buka suara melalui media sosial. Ia meminta publik tidak langsung mengambil kesimpulan sebelum persoalan tersebut diketahui secara utuh....
Karier Makin Bersinar! 5 Zodiak Ini Diprediksi Dapat Kejutan Positif Besok 15 September 2026: Leo Paling Menonjol

Karier Makin Bersinar! 5 Zodiak Ini Diprediksi Dapat Kejutan Positif Besok 15 September 2026: Leo Paling Menonjol

Karier makin bersinar! 5 zodiak ini diprediksi dapat kejutan positif dan peluang emas besok, 15 September 2026. Siapa yang bakal makin diperhitungkan?
Selengkapnya

Viral