News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bongkar Dugaan Kecurangan KPU Pusat ke KPU Daerah soal Verifikasi Parpol Peserta Pemilu 2024, Iming-imingnya Ternyata Ini

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendapat kabar buruk terkait dugaan kecurangan selama proses verifikasi partai politik (Parpol) peserta Pemilu 2024, ini ternyata.
Minggu, 18 Desember 2022 - 21:15 WIB
Daftar nomor urut 17 partai politik peserta Pemilu 2024.
Sumber :
  • ANTARA/HO- ilustrasi KPU.

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendapat kabar buruk terkait dugaan kecurangan selama proses verifikasi partai politik (Parpol) peserta Pemilu 2024.

Terdapat sepuluh organisasi, yakni Indonesia Corruption Watch (ICW), Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), dan delapan lainnya, tergabung menjadi Koalisi Masyarakat Sipil Kawal Pemilu Bersih, menyuarakan temuan tersebut

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peneliti ICW Kurnia Ramadhana menyebutkan pihaknya menemukan 12 kabupaten dan tujuh provinsi diduga mengikuti instruksi KPU Pusat untuk melakukan perbuatan curang.

"Per hari ini kami menerima aduan dan informasi setidaknya ada 12 kabupaten san 7 provinsi diduga mengikuti instruksi KPU Pusat untuk berbuat curang saat proses verifikasi faktual parpol peserta pemilu,"kata Kurnia secara virtual dari Gedung KPU, Jakarta, Minggu (18/12/2022).

Kurnia menjelaskan pihaknya memaparkan kronologi dugaan kecurangan tersebut setelah proses rekapitulasi verifikasi faktual parpol oleh KPU Provinsi kepada KPU Pusat pada November 2022.

Dia mengatakan pada 5 November 2022, pihaknya mendapatkan informasi setelah melakukan verifikasi faktual parpol, KPU kabupaten/kota menyerahkan hasil verifikasi faktual ke KPU tingkat Provinsi. 

"Pada 6 November 2022, KPU Provinsi melakukan rekapitulasi hasil verifikasi faktual parpol seluruh kabupaten/kota melalui aplikasi yang dibuat KPU, yaitu SIPOL. Kemudian ini pentingnya, pada 7 November 2022, sedianya waktu ini dijadwalkan untuk agenda penyampaian hasil rekapitulasi verifikasi faktual parpol oleh KPU Provinsi kepada KPU Pusat," jelasnya.

Menurut dia, anggota KPU Pusat diduga melakukan kecurangan dengan mendesak KPU Provinsi melalui telepon video agar mengubah status verifikai Parpol dari tidak memenuhi syarat (TMS) menjadi memenuhi syarat (MS).

Namun, dia mengatakan strategi tersebut mengalami kendala karena KPU daerah tidak sepakat dengan instruksi yang diduga curang tersebut.

Oleh karena itu, Kurnia menuturkan perubahan rencana diduga dilakukan dengan melibatkan Sekjen KPU RI yang disebut memerintahkan sekretaris provinsi agar melakukan hal serupa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, Sekjen KPU dikabarkan sempat berkomunikasi melalui panggilan video menginstruksikan kepada jajaran penyelenggara KPU di daerah yang disertai ancaman mutasi.

"Kabarnya, sekretaris jenderal (Sekjen) KPU sempat berkomunikasi melalui video call lagi untuk menginstruksikan secara langsung disertai dengan ancaman mutasi bagi pegawai yang menolak. Temuan ini mengonfirmasi dugaan kita sebelumnya," terangnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soal Adanya Dugaan Bupati Tulungagung Nonaktif Peras Sekolah hingga Kecamatan, KPK Bakal Dalami

Soal Adanya Dugaan Bupati Tulungagung Nonaktif Peras Sekolah hingga Kecamatan, KPK Bakal Dalami

Soal adanya kemungkinan Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo memeras pihak sekolah hingga kecamatan, KPK bakal mendalaminya. 
Emas Pegadaian Makin Mahal! Antam Tembus Rp2,978 Juta, UBS dan Galeri24 Ikut Ngebut

Emas Pegadaian Makin Mahal! Antam Tembus Rp2,978 Juta, UBS dan Galeri24 Ikut Ngebut

Berikut rincian harga emas Pegadaian terbaru pada Rabu 15 April 2026
Dedi Mulyadi Ajak Anak Muda Jangan Kedepankan Gengsi soal Pesta Pernikahan: Mending Pagi Akad di KUA, Siang Pulang ke Rumah Sendiri Walaupun Nyicil

Dedi Mulyadi Ajak Anak Muda Jangan Kedepankan Gengsi soal Pesta Pernikahan: Mending Pagi Akad di KUA, Siang Pulang ke Rumah Sendiri Walaupun Nyicil

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak anak muda jangan mengedepankan gengsi soal pernikahan. 
Gerakan Aktivis Jakarta Gelar Diskusi Publik tentang Modernisasi Sistem Air Bersih

Gerakan Aktivis Jakarta Gelar Diskusi Publik tentang Modernisasi Sistem Air Bersih

Gerakan Aktivis Jakarta menggelar diskusi publik bertajuk “Modernisasi Sistem Air Bersih Jakarta: Tantangan, Strategi, dan Masa Depan Layanan Publik” di Gedung Joang 45, Selasa (14/4/2026).
KPK Bongkar Kasus Jual-Beli Jabatan di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Wibowo Diduga Pasang Tarif Camat dan Kepala Sekolah

KPK Bongkar Kasus Jual-Beli Jabatan di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Wibowo Diduga Pasang Tarif Camat dan Kepala Sekolah

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan informasi awal yang diperoleh penyidik menunjukkan adanya dugaan permintaan uang terkait jabatan kepala sekolah hingga camat.
Polsek Pasar Minggu Diduga Abaikan Temuan Nenek Hilang, Propam Turun Tangan

Polsek Pasar Minggu Diduga Abaikan Temuan Nenek Hilang, Propam Turun Tangan

Kejadian ini langsung menjadi sorotan publik dan memicu pertanyaan soal prosedur penanganan warga yang diduga tersesat atau hilang

Trending

Jay Idzes hingga Ole Romeny Diizinkan FIFA Main, Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes hingga Ole Romeny Diizinkan FIFA Main, Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia pun bak "ketiban durian runtuh" dengan sederet privilese yang membuat jalan mereka menuju juara di FIFA ASEAN Cup terasa seperti jalan tol.
Reaksi Berkelas Calvin Verdonk Usai Lille Tekuk Lutut Toulouse 4-0, Sampai Diteriaki Suporter Indonesia: Hey Calvin, Persib Bandung!

Reaksi Berkelas Calvin Verdonk Usai Lille Tekuk Lutut Toulouse 4-0, Sampai Diteriaki Suporter Indonesia: Hey Calvin, Persib Bandung!

Momen hangat terjadi setelah pertandingan antara Lille dan Toulouse dalam lanjutan Ligue 1, Minggu (12/4/2026). Calvin Verdonk, menghampiri sekelompok suporter asal Indonesia
Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Baru-baru ini terungkap fakta-fakta mengerikan kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswa FH UI. Sontak, hal ini menyedot perhatian hingga komentar publik.
Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2026 via Babak Play-off Tambahan?

Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2026 via Babak Play-off Tambahan?

Jalan pintas untuk Timnas Indonesia itu adalah wacana baru dari FIFA  untuk menggelar babak play-off tambahan guna memperebutkan tiket ke Piala Dunia 2026.
Pengakuan Mencengangkan Korban Pelecehan Seksual di FH UI, Kuasa Hukum: Pelaku Memiliki Jabatan di Kampus

Pengakuan Mencengangkan Korban Pelecehan Seksual di FH UI, Kuasa Hukum: Pelaku Memiliki Jabatan di Kampus

Usai viral kasus dugaan pelecehan seksual di FH UI. Terungkap pula pengakuan mencengangkan dari korban pelecehan tersebut yang diungkap Kuasa hukum korban,
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Breaking! FIFA Siapkan Play-off Darurat, Indonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2026

Breaking! FIFA Siapkan Play-off Darurat, Indonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2026

FIFA dikabarkan tengah menyiapkan skenario darurat jelang Piala Dunia FIFA 2026, menyusul kemungkinan mundurnya Iran akibat ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Selengkapnya

Viral