GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahfud MD Tegaskan Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu Tidak Ditutup

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD menyebut perkembangan kinerja tim penyelesaian non-yudisial pelanggaran HAM berat masa lalu.
Senin, 19 Desember 2022 - 22:49 WIB
Menkopolhukam Mahfud MD saat menerima laporan Tim Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran HAM berat masa lalu (Tim PPHAM) di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (19/12/2022).
Sumber :
  • ANTARA/HO-Humas Kemenko Polhukam

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut bahwa perkembangan kinerja tim penyelesaian non-yudisial pelanggaran HAM berat masa lalu (PPHAM) telah memasuki tahap finalisasi.

"Tim PPHAM yang dipimpin oleh Prof Makarim Wibisono sudah melaporkan kepada saya selaku penanggungjawab yang ditunjuk oleh Presiden untuk mengawal masalah ini, sudah melapor kepada saya perkembangan sementara kerja tim," kata Mahfud di Jakarta, Senin (19/12/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Insya Allah pada awal tahun 2023 sudah selesai dan hasilnya akan diserahkan pada presiden," sambungnya.

Dia mengatakan, memasuki tahap finalisasi, masih akan ada dialog penting terakhir yang akan dilaksanakan di Surabaya, di Ponpesnya Kyai Miftahul Akhyar, Rais Aam PBNU.

"Draftnya sudah siap, tinggal dimatangkan lagi melalui diskusi akhir nanti dengan PBNU di Ponpes milik Kyai Miftahul Akhyar, di Surabaya," katanya.

"Kenapa ke NU? karena yang lain sudah semua. Ke gereja sudah, ke Muhammadiyah, ke Majelis Ulama, ke kampus-kampus, ke civil society sudah semua. Yang terakhir nanti akan ditutup dengan PBNU, sehingga insya Allah pekerjaan PPHAM ini akan komprehensif dan selesai tepat waktu," papar dia.

Dia menekankan, sampai saat ini, garis yang ditentukan oleh pemerintah tentang tugas PPHAM ini masih berada pada garis yang benar.

Selain itu, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu meminta semua pihak tidak percaya adanya provokasi seakan-akan tim akan menghapuskan proses yudisial.

"Jangan percaya kepada provokasi seakan-akan tim ini akan menghapuskan proses yudisial. Proses yudisial itu tidak bisa dihapus. Itu perintah Undang-undang, bahwa itu harus diadili dan tidak ada daluarsanya. Jadi tidak boleh meniadakan proses yudisial," tegasnya.

"Tinggal bagaimana Komnas HAM dan Kejagung melengkapi pembuktiannya, karena sampai sekarang sudah 38 orang dibebaskan," ujar dia.

Menurut dia, bukti-buktinya tidak cukup untuk dikatakan sebagai pelanggaran HAM masa lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tapi tidak akan ditutup karena tidak boleh sebelum diadili ditutup. Itu ketentuan undang-undang," kata Mahfud.

Selanjutnya, Mahfud juga meminta semua pihak tidak percaya adanya provokasi Kepres PPHAM untuk menghidupkan PKI.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sidang Praperadilan Kuota Haji Gus Yaqut, Keterangan Ahli KPK Dinilai Menguatkan Pihak Eks Menag

Sidang Praperadilan Kuota Haji Gus Yaqut, Keterangan Ahli KPK Dinilai Menguatkan Pihak Eks Menag

Pihak Gus Yaqut menilai keterangan Ahli dari KPK dalam Sidang Praperadilan justru memperkuat posisi pihak eks Menag yang sejak awal menganggap penetapan tersangka mengandung cacat secara formil maupun materiil.
23 Tahun Jadi Mualaf, Cristian Gonzales Ungkap Pola Makan agar Tetap Bugar Selama Puasa Ramadhan

23 Tahun Jadi Mualaf, Cristian Gonzales Ungkap Pola Makan agar Tetap Bugar Selama Puasa Ramadhan

23 tahun jadi mualaf, Cristian Gonzales ungkap pola makan sehat dan kebiasaan olahraga agar tetap bugar saat menjalani puasa Ramadhan.
Sinyal Comeback Elkan Baggott ke Timnas Indonesia Menguat Jelang FIFA Series 2026​​​​​​​

Sinyal Comeback Elkan Baggott ke Timnas Indonesia Menguat Jelang FIFA Series 2026​​​​​​​

Bek Ipswich Town Elkan Baggott berpeluang kembali memperkuat Timnas Indonesia setelah cukup lama tidak mendapat panggilan. Kesempatan itu muncul seiring perubah
Duh, Viking Putuskan Jaga Jarak dari Bonek, Slogan “Viking Bonek Satu Hati” Diistirahatkan

Duh, Viking Putuskan Jaga Jarak dari Bonek, Slogan “Viking Bonek Satu Hati” Diistirahatkan

Kelompok suporter Persib Bandung Viking Persib Club mengambil sikap tegas dengan memutuskan menjaga jarak dari suporter Persebaya Surabaya Bonek. Mereka juga -
Upaya Tekan Aksi Tawuran Saat Ramadan, Polres Tangsel Gelar Balap Lari di Malam Hari

Upaya Tekan Aksi Tawuran Saat Ramadan, Polres Tangsel Gelar Balap Lari di Malam Hari

Masyarakat di wilayah hukum Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendadak memadati Jalan Promotor, Serpong pada Jumat (6/3/2026) malam.
Kata-kata Beckham Putra untuk Febri Hariyadi yang Alami Cedera di Persis, Pelatih Persib Bojan Hodak​​​​​​​ Bilang Begini

Kata-kata Beckham Putra untuk Febri Hariyadi yang Alami Cedera di Persis, Pelatih Persib Bojan Hodak​​​​​​​ Bilang Begini

Pelatih Persib Bojan Hodak dan pemain Maung Bandung Beckham Putra memberikan perhatian khusus terhadap kondisi Febri Hariyadi yang tengah mengalami cedera ... -

Trending

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Setelah lima bulan berlalu pisah jalan dengan Megawati Hangestri tepatnya pada akhir Oktober 2025, Manisa BBSK malah hampir keluar sebagai juara liga Turki.
Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Nama Sabrina Farhana menjadi sorotan publik setelah terseret dalam skandal perselingkuhan yang diduga dilakukan Founder Animasi Nussa Rara, Aditya Triantoro
Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump soal rencana ketika ia terbunuh Iran. Kapal selam Amerika Serikat telah menenggelamkan kapal perang Iran
Eks Menko Polhukam Peringatkan Dwi Sasetyaningtyas Soal Bangga Status WNA Anak: Anda Bisa Sekolah Karena Indonesia Merdeka

Eks Menko Polhukam Peringatkan Dwi Sasetyaningtyas Soal Bangga Status WNA Anak: Anda Bisa Sekolah Karena Indonesia Merdeka

Eks Menko Polhukam, Mahfud MD ikut angkat bicara dan beri peringatan tegas kepada alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas.
Legenda Belanda Tak Habis Pikir dengan Justin Hubner, Bek Timnas Indonesia itu Disebut Cocok Gabung PSV Eindhoven

Legenda Belanda Tak Habis Pikir dengan Justin Hubner, Bek Timnas Indonesia itu Disebut Cocok Gabung PSV Eindhoven

Justin Hubner tampil gemilang bersama Fortuna Sittard. Legenda Belanda Ferdi Vierklau bahkan sebut bek Timnas Indonesia itu cocok gabung PSV Eindhoven.
Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Baru-baru ini mencuat terkait pengakuan mencengangkan Militer AS, yang tidak kuat lawan Iran. Sontak, pengakuan itu menyedot perhatian publik. 
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Harapan Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia FIFA 2026 ternyata belum sepenuhnya tertutup. Pengamat sepak bola Coach Justin ungkap adanya celah bagi Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT