News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mediasi dengan KPU, Partai Ummat Lakukan Ini, Optimis Melaju di Pemilu 2024

Partai Ummat yang didirikan politikus senior, Amien Rais hari ini, Selasa (20/12/2022) melakukan mediasi kembali pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Kantor
Selasa, 20 Desember 2022 - 19:33 WIB
Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais
Sumber :
  • tim tvone/tim tvone

tvOnenews.com - Partai Ummat yang didirikan politikus senior, Amien Rais hari ini, Selasa (20/12/2022) melakukan mediasi kembali pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI. 

Berdasarkan pantauan tvonenews.com, mediasi itu dilakukan Partai Ummat dengan KPU sekira pukul 14.00 WIB dan tertutup dari awak media. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari mediasi KPU dengan Partai Ummat yang digelar Bawaslu RI selama dua hari itu, membuat Partai Ummat optimis masuk menjadi peserta Pemilu 2024

Dalam hal ini, Kuasa Hukum Partai Ummat, Denny Indrayana mengatakan, informasi dari Bawaslu RI mediasi dengan KPU dilakukan dua hari. 

tvonenews

"Jadi hari ini kita lanjutkan, harapannya kita bisa pertemuan ini ada kesepakatan dan bisa dituangkan dalam berita acara. Berita acara kesepakatan Bawaslu yang isinya insyaAllah Partai Ummat menjadi peserta Pemilu 2024," kata Kuasa Hukum Partai Ummat, Denny Indrayana kepada tvone, Selasa (20/12/2022). 

Dia juga menekankan hidup ini harus optimis dan insyaAllah keduanya (Partai Ummat dan KPU) menemukan titik temu. 

"InsyaAllah berdasarkan bukti-bukti yang kita punya, permohonannya sudah kita susun, gugatannya kita punya, InsyaAllah kita (Partai Ummat) ada keyakinan dan harapan mediasi ini menemukan titik temu," kata Kuasa Hukum Partai Ummat, Denny Indrayana. 

Untuk diketahui, sebelumnya mediasi pertama antara Partai Ummat dan KPU dilakukan hari Senin (19/12/2022) lalu. Namun forum yang digelar secara tertutup itu belum temukan kesepakatan. 

Dari hal itu, Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi buka suara. Ia sebutkan mediasi belum menemukan kesepakatan agara Partai Ummat menemukan titik temu. 


Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi saat Diwawancarai Awak Media 

"Kita sudah sampaikan beberapa poin penting kepada KPU, dan KPU juga sudah menyampaikan. Jadi hari ini (Senin, 19 November 2022) belum menemukan titik temu tersebut, insyaAllah akan melanjutkan mediasi hari kedua," kata Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Rahmat Bagja angkat bicara. Menurut Rahmat, isu tersebut tidak dapat dibenarkan karena belum menemukan bukti apa pun. Kendati, Rahmat sendiri tidak mengetahui hal apa yang mereka perbincangkan.

“Pertama adalah hal tersebut perbincangannya apa. Kedua adalah bagaimana, apakah terjadi? Kalau terjadi maka konteksnya pelanggaran kode etik,” ujar Rahmat, di Hotel Grand Mercure, Jakarta Pusat, pada Selasa (20/12/2022).

Jika Bawaslu menerima bukti yang nyata, maka kedua belah pihak akan dilaporkan kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Bawaslu akan menunggu dan juga jika ada alat bukti yang sangat kuat maka akan mengajukan kepada DKPP seandainya ada. Tetapi masyarakat juga dapat melaporkan ke DKPP,” kata Rahmat.

Sebelumnya, dalam konferensi pers yang digelar, Pendiri Partai Ummat Amien Rais beberkan informasi A1 yang dia terima terkait pembicaraan nama-nama partai politik yang lolos sebagai peserta Pemilu 2024.

Menurut Amien Rais, informasi A1 tersebut berasal dari sumber utama KPU, yakni Hasyim Asyari.

“Begini, yang karenakan informasi A1 dan valid itu memang ada kontak atau komunikasi pada Selasa malam. Jadi saudara Hasyim Asyari Ketua KPU itu menyampaikan pesan supaya segera temu, Ketum kita Pak Ridho bertemu empat mata di kantor KPU,” kata Amien Rais, pada Rabu (14/12/2022).

Kabar yang disampaikan oleh Hasyim adalah informasi tentang Partai Ummat menjadi satu-satunya partai politik yang tidak lolos pada Pemilu 2024.

Seperti diketahui sebelumnya, bahwa Partai Ummat tidak berhasil lolos pada tahap verifikasi sebab disinyalir tidak memenuhi syarat faktual di dua provinsi, yakni Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Sulawesi Utara (Sulut).

Kegagalan tersebut membuat Wakil Ketua Umum Partai Ummat Nazaruddin kecewa dan merasa ada indikasi manipulasi data keanggotaan.

Tidak hanya itu, Nazaruddin juga mengeluhkan bahwa pihaknya dipersulit oleh penyelengara Pemilu di beberapa kabupaten.

"Ya, kami tadi sudah tegas menyatakan keberatan karena hasil rekapitulasi di dua provinsi itu tidak sesuai dengan data yang dimiliki. Kami juga merasa mendapatkan perlakuan yang sifatnya itu dipersulit oleh penyelengara Pemilu di beberapa kabupaten," kata dia, di kantor Komisi Pemilihan Umum, Jakarta Pusat, Rabu (14/12/2022).

"Bahkan kami juga mempunyai data bahwa ada manipulasi dalam artian data keanggotaan dari partai kami, itu kemudian diberikan ke partai yang lain," sambung dia.

Lebih lanjut, Nazaruddin menambahkan bahwa manipulasi yang dilakukan pihak penyelanggara Pemilu berada di salah satu daerah Sulawesi Utara.

Sebagai upaya mengatasi rasa kecewa lantaran tidak lolos verifikasi, Partai Ummat akan melakukan gugatan ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

"Ya, tentu kita akan menempuh mekanisme yang ada dengan mengajukan gugatan ke Bawaslu," tegas dia.

Nazaruddin mengaku terkejut saat mengetahui dari 15 Kabupaten di kota Sulawesi Utara, Partai Ummat hanya lolos di satu daerah saja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini bagi kamu juga agak mengejutkan, bahkan di satu daerah ada yang dikatakan bahwa kami datanya nol, sama sekali tidak melaksanakan input data ke KPUD atau datanya tidak ada," tutup dia. (agr/put/aag)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Cinta Zodiak 7 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces

Ramalan Cinta Zodiak 7 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces

Ramalan Cinta Zodiak 7 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces. Tanggal 7 Februari 2026 membawa energi cinta yang lebih hangat dan bersahabat
AFC Bahas Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Menuju Final Piala Asia, Klaim Pengaruh Suporter Garuda

AFC Bahas Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Menuju Final Piala Asia, Klaim Pengaruh Suporter Garuda

Tampil sebagai tuan rumah, Timnas Futsal Indonesia disebut AFC berada di ambang era baru futsal nasional setelah untuk pertama kalinya menembus partai puncak turnamen paling bergengsi di Asia tersebut.
KPAI Ungkap Dugaan Pungutan Rp1 Juta di Sekolah Siswa NTT yang Akhiri Hidup

KPAI Ungkap Dugaan Pungutan Rp1 Juta di Sekolah Siswa NTT yang Akhiri Hidup

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) membeberkan temuan awal terkait kasus tragis siswa SD di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang bunuh diri.
Sedikit Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat Mesin Assist Eks Kasta Teratas Eropa: Thom Haye Dapat Tandem Maut

Sedikit Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat Mesin Assist Eks Kasta Teratas Eropa: Thom Haye Dapat Tandem Maut

Timnas Indonesia berpotensi dapat tambahan amunisi dari jalur naturalisasi dalam waktu dekat. Sosok yang dimaksud adalah mesin assist eks kasta teratas Eropa.
Eks Rekan Setim Lionel Messi Resmi Mendarat ke Persija, Jean Motta Siap Bawa Macan Kemayoran Juara

Eks Rekan Setim Lionel Messi Resmi Mendarat ke Persija, Jean Motta Siap Bawa Macan Kemayoran Juara

Persija resmi menambah kekuatan di lini tengah dengan mendatangkan gelandang asal Brasil, Jean Mota, sosok berpengalaman yang pernah satu tim dengan Lionel Messi.
Terungkap, Motif Sebenarnya Siswa Ledakan Bom di SMAN 72 Jakarta, Polisi Singgung Lingkungan Sekolah

Terungkap, Motif Sebenarnya Siswa Ledakan Bom di SMAN 72 Jakarta, Polisi Singgung Lingkungan Sekolah

Akhirnya misteri motif sebenarnya siswa ledakan bom di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, terungkap. Hal ini dibeberkan Kabid Humas Polda Metro Jaya

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK menyita uang tunai, valuta asing, jam tangan mewah, hingga emas 5,3 kg senilai Rp40,5 miliar dalam kasus korupsi impor Bea Cukai.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 7 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang rezeki, kondisi finansial, dan angka hoki harian.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT