News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kapolsek Minta Maaf Usai Ramai soal Polisi di Makassar Tertawai Warga yang Laporkan Suaminya Hilang

Terbaru seusai mendapat sorotan, kini Kapolsek minta maaf usai ramai soal polisi di Makassar tertawai warga yang laporkan Suaminya hilang, Selasa 3 Januari 2023
Selasa, 3 Januari 2023 - 14:05 WIB
Kapolsek Biringkanaya, Kompol Andi Alimuddin
Sumber :
  • Sumber : VIVA/Supriadi Maud (Sulawesi Selatan)

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang pelapor wanita sempat viral karena merasa laporannya tak dilayani oleh Oknum Polsek Biringkanaya saat melaporkan suaminya yang hilang. Terbaru, Kapolsek minta maaf usai ramai soal polisi di Makassar tertawai warga yang laporkan suaminya hilang, Selasa (3/1/2023).

Seusai kisah itu viral, langsung menuai banyak sorotan dari berbagai pihak. Karena oknum polisi yang dinilai tak memenuhi tugasnya dengan mengayomi masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terbaru seusai mendapat sorotan, kini Kapolsek minta maaf usai ramai soal polisi di Makassar tertawai warga yang laporkan Suaminya hilang.

Kapolsek Biringkanaya, Kompol Andi Alimuddin meminta maaf karena anggotanya berulah dengan menertawakan warga Kota Makassar yang membuat laporan. Disebutkan pelapor wanita sebelumnya sempat viral karena merasa laporannya tak dilayani oleh oknum polisi di Polsek Biringkanaya saat melaporkan suami yang hilang.


Kapolsek Biringkanaya. (VIVA)

Kapolsek itu mengaku telah turun langsung menemui warga bernama Datu tersebut.

"Terkait pemberitaan yang viral sekarang ini. Saya pribadi mewakili jajaran Polsek Biringkanaya memohon maaf. Memang benar ada anggota yang bilang kalau hilang (suaminya), diganti. Mungkin bercanda tapi situasi dan kondisinya tidak dilihat," katanya, Senin 2 Januari 2023 yang dikutip dari VIVA.

Selain itu, Kompol Alimuddin juga memohon maaf terkait adanya ucapan dari oknum anggotanya yang mengucapkan kalimat ‘ganti suami’ itu kepada DA. Dia pun mengaku akan memberi sanksi terhadap anggotanya tersebut.

"Saya selaku Kapolsek minta maaf kalau ada kata-kata yang kurang berkenan dari anggota saya. Sekali lagi saya mohon maaf nanti saya berikan sanksi kepada anggota khusus di pelayanan itu," katanya. 

Lebih lanjut, Kompol Alimuddin juga menjelaskan bahwa sebenarnya pelaporan ibu Datu sudah ditangani sejak yang bersangkutan mendatangi Polsek sebanyak 3 kali. Saat itu, anggota polisi telah meminta keterangan dan bukti berupa foto suaminya yang disebut telah hilang untuk dicarikan.

“Alhamdulillah. Kami jelaskan bahwa terkait pemberitaan yang viral tentang seorang ibu yang datang melapor ke Mapolsek Biringkanaya. Yang menurut pemberitaan, ibu ini tidak dilayani pada saat melapor, sebenarnya itu tidak seperti itu. Ibu Datu itu sudah ditangani sejak sebanyak 3 kali mendatangi Polsek untuk melapor, dan diarahkan oleh anggota agar membawa foto suaminya sebagai kelengkapan pelaporan,” kata Kompol Andi Alimuddin.

Kronologi


Kapolsek Biringkanaya, Kompol Andi Alimuddin. (VIVA)

Dia lanjut menjelaskan bahwa kalimat yang tak mengenakkan itu bermula saat ibu Datu diperiksa oleh salah seorang anggota piket di Polsek Biringkanaya. 

Kemudian, pada saat yang sama, sejumlah anggota Polsek Biringkanaya tengah berkumpul dan saling bercanda satu sama lainnya melontarkan kalimat candaan kepada yang bersangkutan akan tetapi momennya tidak tepat untuk bercanda. 

“Jadi pemeriksaan hari kedua itu ibunya datang lagi dan sempat dilakukan pemeriksaan oleh anggota tapi tidak lama. Dan kebetulan anggota disitu sedang ngumpul di depan sambil bercanda sesama anggota. Saat itu, ada salah seorang anggota yang melontarkan kata-kata bersifat candaan akan tetapi tidak pada moment yang tepat,” ungkap Alimuddin.

Setelah kejadian itu, Alimuddin mengaku turun langsung mewakili jajaran Polsek Biringkanaya mencari warga tersebut sejak pagi hari untuk menyampaikan permohonan maafnya secara langsung. 

“Jadi usai kejadian itu, saya pribadi mencari alamat ibu Datu, kemudian komunikasi dan mendatangi langsung untuk mengajukan permohonan maaf atas apa yang menimpa ibu Datu. Olehnya itu saya meminta maaf mewakili Polsek Biringkanaya akibat candaan anggota yang tidak melihat situasi dan kondisi,” katanya

Kompol Alimuddin juga menyebut bahwa warga yang bersangkutan, Datu, telah menerima permohonan maaf tersebut dan mengucapkan rasa terima kasih dan kesyukurannya atas sikap Kapolsek Biringkanaya Kompol Andi Alimuddin yang telah meminta maaf atas perbuatan oknum personelnya itu. 

"Alhamdulillah, ibu Datu juga menerima permohonan maaf kita," terang Kompol Alimuddin.

Sebelumnya diberitakan, Kepolisian Sektor Biringkanaya, Kota Makassar, diduga telah memberikan pelayanan buruk kepada masyarakat. Pasalnya, oknum aparat jajaran Polrestabes Makassar itu telah bertindak tak layaknya pengayom yakni dengan menertawakan warga yang sedang buat laporan polisi. 

DA yang saat itu melaporkan jika suaminya telah hilang dan tak kunjung pulang, sang polisi yang menerima laporan malah menertawai dan melontarkan kalimat tak sopan kepada DA. 

“Awalnya kan teman saya datang melaporkan suaminya yang hilang. Dan tidak bisa di kontak. Tapi pas ke kantor polisi Biringkanaya melapor justru polisi disana tidak mau buatkan surat laporan. Polisinya cuman ketawai itu teman terus diusir pulang,” kata rekan korban, SH saat ditemui awak media, Senin 2 Januari 2023.

Dia menjelaskan bahwa, peristiwa tersebut bermula saat suami DA izin berpergian  untuk pergi membeli gagang pintu sejak Senin 26 Desember 2022. Semenjak kepergiannya itu, sang suami DA bernama Hagai justru tak pulang-pulang hingga tak bisa lagi dikontak. 

“Jadi awalnya suami teman saya ini izin baik-baik dan tidak ada masalah keluarga. Katanya dia mau beli peralatan tukang. Dia juga bawa ponsel tapi sudah ditelpon gak aktif mungkin lowbat. Informasinya dia pergi hanya jalan kaki saja. Tidak membawa kendaraan,” ungkap SH yang menirukan perkataan DA.

Karena sudah panik tak kunjung pulang, sang istri DA kemudian memutuskan untuk melaporkan peristiwa kehilangan suaminya  ke Polsek Biringkanaya, pada Selasa 27 Desember 2022. Namun sayang, polisi yang berjaga di Polsek Biringkanaya bukannya memberi simpati, malah menertawai lalu melontarkan kalimat tak pantas kepada DA. 

"Tidak ada laporan polisi yang dibuatkan. Justru mereka ketawa terus menyuruh 'ganti suami',” katanya. (viva/ind)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Maluku Tenggara Diguncang Gempa M 4,1

Maluku Tenggara Diguncang Gempa M 4,1

Baru-baru ini, gempa bumi magnitudo (M) 4,1 mengguncang Maluku Tenggara, Maluku. Titik gempa ada pada kedalaman 74 km. "Gempa Mag:4.1," demikian keterangan BMKG
Terungkap Alasan KDM Rekomendasikan Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Bank BJB

Terungkap Alasan KDM Rekomendasikan Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Bank BJB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi selaku pemegang saham pengendali PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank bjb) beberkan alasan rekomendasikan Susi Pudjiastuti.
Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Posisi Timnas Indonesia untuk menyabet gelar juara ASEAN Cup pertama kali dalam sejarah tampak terancam dengan pertimbangan AFF untuk mengajak Australia gabung.
Pasar Kanjengan Semarang Terbakar, Ratusan Kios Pedagang Hangus

Pasar Kanjengan Semarang Terbakar, Ratusan Kios Pedagang Hangus

Api langsung membesar, membakar ratusan kios Pasar Kanjengan yang berada di belakang kompleks Pasar Johar Semarang, Jawa Tengah.
Tersangka Penganiayaan Bayi di Daycare Banda Aceh Bertambah, Polisi Jerat dengan Pasal 77B

Tersangka Penganiayaan Bayi di Daycare Banda Aceh Bertambah, Polisi Jerat dengan Pasal 77B

Tersangka penganiayaan bayi di tempat penitipan anak atau daycare Baby Preneur di Banda Aceh bertambah. Kini polisi sudah menetapkan 3 tersangka dalam kasus
Setelah 1 Mei Jika Perang Tetap Berlangsung, Partai Demokrat Pertimbangkan Gugat Trump

Setelah 1 Mei Jika Perang Tetap Berlangsung, Partai Demokrat Pertimbangkan Gugat Trump

Jika Presiden Amerika Serikat Donald Trump tetap melanjutkan perang dengan Iran setelah 1 Mei tanpa persetujuan legislatif, Partai Demokrat di Kongres AS mempertimbangkan untuk menggugat Trump.

Trending

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Lebih dari sekadar pulih, keputusan Megawati Hangestri kembali ke liga voli Korea juga didorong oleh ambisi yang belum tuntas. Dua musim bersama Red Sparks
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) tidak memperintahkan pemasangan spanduk penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada 30 April hingga 7 Agustus 2026.
Megawati Hangestri MVP Proliga 2026, Kalahkan Dominasi Irina Voronkova?

Megawati Hangestri MVP Proliga 2026, Kalahkan Dominasi Irina Voronkova?

Megawati tampil sebagai motor serangan utama Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026. Meski begitu, Irina Voronkova hadir sebagai pembanding ideal dua pemain
Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, secara tegas mendesak polisi untuk tindak tegas dan menertibkan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang
Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, secara terbuka menyampaikan penyesalannya atas pernyataan yang dinilai kurang tepat setelah peristiwa kecelakaan kereta api di Bekasi.
Joong Archen Disambut Meriah di Jakarta, Fans Padati Acara Pop-up Parfum di Grand Indonesia

Joong Archen Disambut Meriah di Jakarta, Fans Padati Acara Pop-up Parfum di Grand Indonesia

Joong Archen kembali menyapa penggemarnya di Indonesia dengan menghadiri acara pop-up store Viktor&Rolf yang digelar di Grand Indonesia, Rabu (29/4/2026). 
Sebelum Meninggal, Mia Citra Terjepit Dalam Kereta 10 Jam dan Sempat Dirawat di RSUD Bekasi

Sebelum Meninggal, Mia Citra Terjepit Dalam Kereta 10 Jam dan Sempat Dirawat di RSUD Bekasi

Korban tewas akibat tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur bertambah menjadi 16 orang.
Selengkapnya

Viral