News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berbagai Kegiatan dan Seminar Menyambut HPN 2023

Menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2023 yang akan diadakan di Provinsi Sumatera Utara, Medan mulai tanggal 1-9 Februari 2023, Panitia Pusat HPN mengadakan rapat intern mendengarkan laporan kegiatan masing-masing Bidang di Sekretariat PWI Pusat, Selasa (10/1/2023).
Selasa, 10 Januari 2023 - 18:47 WIB
Rapat HPN 2023
Sumber :
  • IST

Jakarta - Menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2023 yang akan diadakan di Provinsi Sumatera Utara, Medan mulai tanggal 1-9 Februari 2023, Panitia Pusat HPN mengadakan rapat intern mendengarkan laporan kegiatan masing-masing Bidang di Sekretariat PWI Pusat, Selasa (10/1/2023).

Ketua Panitia HPN 2023, Mirza Zulhadi dan Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari memimpin rapat tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mirza Zulhadi menjelaskan bahwa dalam rangkaian HPN 2023 ini, akan ada kegiatan diantaranya akan diadakan seminar di Jakarta dan Surabaya.

"Khusus seminar di Jakarta, tema seminar tentang pertambangan, sedangkan seminar yang diadakan di Surabaya oleh PWI Jawa Timur memang diadakan sebatas untuk memperingati HPN saja, tema yang diusung dalam seminar di Surabaya adalah tentang kelautan," ungkap Mirza Zulhadi.

Sedangkan seminar di Medan, dijelaskan oleh Mirza Zulhadi akan mengangkat tema Sawit. 

"Hanya saja nara sumber yang akan menjadi pembicara, belum ditetapkan, jadi masih ada waktu. sedangkan seminar di luar HPN, silahkan saja diadakan," tutur Mirza Zulhadi.

Sementara itu, Atal S Depari meminta kepada panitia untuk seling mengingatkan diantara panitia agar yang namanya sudah tercantum di kepanitiaan diharapkan hadir di kota Medan pada hari pelaksanaan HPN mendatang.

"Kita saling mengingatkan, karena tiket sudah ditetapkan nama masing-masing, jangan sampai tiket sudah dipesan, tapi tidak jadi berangkat ke kota Medan," tutur Atal S Depari.

Mirza Zulhadi sebelumnya juga mengatakan bahwa acara puncak dan pendaaan sudah disiapkan matang.

"Selama ini yang tertunda atau terlambat dalam mengantisipasi keputusan karena kita selalu harus bolak balik Jakarta-Medan," kata Mirza Zulhadi.

Dalam rapat panitia HPN juga dibahas masalah persiapan mengenai kehadiran Presiden Joko Widodo di acara puncak HPN yakni pada tanggal 9 Februari 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sudah menghubungi Mensesneg soal keinginan kita agar Presiden hadir melalui pesan WhatsApp, Mensesneg sudah baca undangan kita dan pada dasarkan sudah ok bahkan sudah diproses. Jadi sudah diproses, kita tinggal memantau dan yang lebih penting lagi kita menanti panggilan untuk audiensi," jelas Nurjaman Mochtar.

Mengenai acara lainnya, seperti seminar pers, seminar tentang bagi hasil, seminar tentang olahraga, diakui Nurjaman sudah jadi semua paketnya serta harga dan tempat penyelenggaraan seminar.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sadis! Pria di Selorejo Blitar Tega Aniaya Istri hingga Tewas, Selang Tiga Meter Jadi Bukti

Sadis! Pria di Selorejo Blitar Tega Aniaya Istri hingga Tewas, Selang Tiga Meter Jadi Bukti

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Blitar resmi mengamankan Rasipan (44), warga Desa Boro, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar.
Langgar Perlintasan Kereta, Mobil Terlibat Insiden di Cilacap

Langgar Perlintasan Kereta, Mobil Terlibat Insiden di Cilacap

Insiden kecelakaan mobil di perlintasan sebidang JPL 04 Kesugihan-Karangkandri, Kabupaten Cilacap, Rabu pagi, terjadi akibat pelanggaran pengguna jalan yang menerobos palang tertutup saat kereta api melintas.
Ini yang Harus Dilakukan Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok Hingga Letter C Tahun 1967-1997 yang Tak Berlaku Lagi Sejak 2 Februari 2026

Ini yang Harus Dilakukan Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok Hingga Letter C Tahun 1967-1997 yang Tak Berlaku Lagi Sejak 2 Februari 2026

Kabar terbaru untuk pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997. Kini semua itu sudah mulai tidak berlaku lagi pada 2 Februari 2026.
Raih Rising Star MCN Award, HDA Kelola Lebih Dari 7000 Kreator

Raih Rising Star MCN Award, HDA Kelola Lebih Dari 7000 Kreator

Torehan Haluan Digital Agency (HDA) sebagai peraih Rising Star MCN Award dalam ajang Indonesia Summit 2026 yang digelar oleh Tokopedia dan TikTok Shop, menjadi bukti nyata keberhasilan pendekatan berbasis sistem dan kolaborasi tim.
Publik Belanda Murka, Jordi Cruyff dan Manajemen Ajax Disebut Serampangan Usai Rekrut Maarten Paes

Publik Belanda Murka, Jordi Cruyff dan Manajemen Ajax Disebut Serampangan Usai Rekrut Maarten Paes

Gelombang kritik tengah menghantam Ajax. Publik Belanda geram dengan Jordi Cruyff dan manajemen yang 'asal-asalan' pilih pemain usai datangkan Maarten Paes.
BoP Belum Jatuhkan Sanksi ke Israel, Menlu Sugiono: Statement Bersama Sudah Jadi Sikap Kolektif

BoP Belum Jatuhkan Sanksi ke Israel, Menlu Sugiono: Statement Bersama Sudah Jadi Sikap Kolektif

Menlu RI, Sugiono menegaskan hingga kini BoP belum mengambil tindakan institusional maupun menjatuhkan sanksi resmi terhadap Israel, meski serangan ke Jalur Gaza terus berlanjut setelah pembentukan dewan tersebut.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden memalukan mewarnai lanjutan pekan ke-23 Serie A. Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada kiper Emil Audero menyusul aksi pelemparan kembang api dari tribun pendukung Nerazzurri yang mengarah langsung ke sang penjaga gawang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT