News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pidato Politik Megawati Menuai Tanggapan Ketua DPP PDIP hingga Kader di Daerah

Pada acara HUT ke-50 PDIP, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyapa para kader di JIExpo Kemayoran, Selasa (10/1/2023). “Kangen enggak sama ibu? Kangen en
Kamis, 12 Januari 2023 - 06:05 WIB
Pada acara HUT ke-50 PDIP, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyapa para kader di JIExpo Kemayoran, Selasa (10/1/2023)
Sumber :
  • tim tvone/Julio

Jakarta, tvOnenews.com - Pada acara HUT ke-50 PDIP, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyapa para kader di JIExpo Kemayoran, Selasa (10/1/2023).

“Kangen enggak sama ibu? Kangen enggak sama ibu?,” tanya Megawati berulang kepada para kader. Para kader PDIP pun menjawab dengan kompak, “Kangen”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah menyapa para kader PDIP, Megawati pun memperkenalkan Salam Pancasila.

Dia memperkenalkan Salam Pancasila karena dipilih oleh Presiden Jokowi sebagai Ketua Dewan Pembina Ideologi Pancasila.

tvonenews

“Salam Pancasila! Mereka, merdeka, merdeka!,” katanya.

Setelah menyapa para kader dan memperkenalkan Salam Pancasila, Megawati pun membacakan pidato politiknya lebih kurang selama dua jam. 

Kemudian, soal pidato politik Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri ini, Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira menanggapi, bahwa pidato politik Megawati hampir dua jam dengan stamina dan power yang luar biasa stabil. 

"Ini sangat luar biasa," kata Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira kepada tvone, Selasa (10/1/2023)

Menurutnya pidato politik Megawati merupakan nasihat orang ibu kepada anak-anaknya, dalam hal ini untuk kader-kader partai, karena berisfat internal Partai PDIP. 

"Nggak mungkin ibu jebloskan kamu ke sumur, kerja saja dahulu, nanti ibu yang mutuskan. Ini sebuah kalimat pidato yang menyejukan, paling tidak buat kami para kader di PDI Perjuangan," ujar Andreas Hugo Pareira. 


Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira.

Bahkan, dia menyebutkan kalimat Ibu Megawati itu merupakan kata kunci dari seorang ibu, yang juga ketua umum PDIP. 

Selain itu, dia menilai pidato Ibu Megawati menunjukkan bahwa Partai PDIP itu banyak kader yang berpotensial hebat. 

"Jadi Ibu Megawati juga menunjukkan, daripada urus orang lain, dan ambil kader orang lain, lebih baik kader kita, karena kita punya kader hebat," kata Andreas Hugo Pareira. 

Namun sebelumnya, Andreas Hugo Pareira katakan, Ibu Megawati juga menyampaikan perjalanan partai ketika beliau menyusun kepengurusan dari bawah, baik dari korcam-korcam atau PAC, bahkan sampai ke tinggat desa. 


Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. 

"Bahkan, di situ menyatunya emosional bonding, di mana menyatunya dengan kader partai dengan akar rumput. Itu penting bagi siapa yang akan menjadi pemimpin ke depannya, yang akan diberikan tugas nantinya, bahwa menyatunya partai, menyatunya kader antara akar rumput," jelasnya. 

Tak hanya itu saja, Andreas Hugo Pareira jelaskan soal kata satyameva jayate, itu soal loyalitas dan totalitas penuh pada nilai-nilai perjuangan dari partai. Jadi, kepemimpinan ke depan itu adalah orang-orang yang tipe seperti itu," pungkasnya. 

Di samping itu, tokoh masyarakat Karo yang juga kader PDIP dari daerah Kabupaten Karo, John Peter Roy Kaban yang akrab disapa Roy Kaban, menanggapi pidato politik Ibu Megawati penuh pesan yang baik bagi kader-kader partainya dan juga bangsa Indonesia ini.


 Kader PDIP dari daerah Kabupaten Karo, John Peter Roy Kaban.

Menurut Roy Kaban, pesan dalam pidato dari Ibu Megawati tak hanya diingat melainkan dikerjakan untuk menyelamatkan bangsa dari desa hingga tinggkat provinsi. 

"Seperti yang dikatakan Ibu Megawati, 'Nggak mungkin ibu jebloskan kamu ke sumur, kerja saja dahulu, nanti ibu yang mutuskan' itu adalah pesan yang cukup dahsyat," kata Roy Kaban kepada tvonenews.com, Selasa (10/1/2023).

"Di mana kalimat itu, saya artikan bahwa kader-kader PDIP seperti kami yang di daerah ini harus bekerja untuk mensejahterakan rakyat, baik dalam mengembangkan kreatifitas untuk meningkatkan ekonomi daerah," katanya. 

Kemudian dia juga mengartikan soal kalimat Ibu Megawati 'Nggak mungkin Ibu jebloskan kamu (kader) ke sumur' itu adalah bentuk rasa cintanya kepada anak-anaknya atau kader-kadernya yang telah mendedikasikan dirinya untuk membangun bangsa Indonesia dari desa hingga tingkat provinsi. 

"Ya, saya yakin, ketika kita sebagai kader daerah menciptakan kesejahteraan rakyat, tidak mungkin seorang ibu menjebloskan anaknya ke sumur, pasti seorang ibu selaku ketua umum akan memikirkan nasib kadernya yang sungguh-sungguh berjuang untuk partai yang bertujuan membangun bangsa ini," pungkas Roy Kaban. (aag)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Pecahnya Kaca Gendung, BGN Bakal Lakukan Evaluasi Menyeluruh

Buntut Pecahnya Kaca Gendung, BGN Bakal Lakukan Evaluasi Menyeluruh

Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara buntut pecahnya kaca gedung yang terjadi pada Kamis (9/7/2026) siang.
Hasil Babak Perempat Final Piala Dunia 2026: Gagal Penalti, Kylian Mbappe Bayar Kontan dengan Pulangkan Maroko

Hasil Babak Perempat Final Piala Dunia 2026: Gagal Penalti, Kylian Mbappe Bayar Kontan dengan Pulangkan Maroko

Prancis menang dengan skor 2-0 dari Maroko di Stadion Boston, Massachusetts, Jumat (10/6/2026) dini hari WIB. 
Wakil Gubernur Jabar Ancam Sanksi ASN yang Main Judi Online

Wakil Gubernur Jabar Ancam Sanksi ASN yang Main Judi Online

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan akan melakukan penindakan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bermain judi online atau judol.
KPK Ungkap Mantan Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono Diduga Pakai Uang Gratifikasi untuk Biayai Nikahan Anak

KPK Ungkap Mantan Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono Diduga Pakai Uang Gratifikasi untuk Biayai Nikahan Anak

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan temuan baru terkait kasus dugaan gratifikasi yang menjerat mantan Sekretaris Jenderal MPR RI, Ma'ruf Cahyono. 
Tak Dipanggil Piala AFF, Pemain Timnas Indonesia Putri Susul Kevin Diks ke Klub Jerman

Tak Dipanggil Piala AFF, Pemain Timnas Indonesia Putri Susul Kevin Diks ke Klub Jerman

Pelatih Timnas Indonesia Putri, Satoru Mochizuki telah menentukan skuad Garuda Pertiwi yang akan tampil melawan Timor Leste dan Kamboja di Kuala LUmpur, mulai Jumat (10/6/2026). 
AS Menyerang Iran Selama Dua Hari, 14 Orang Tewas dan 78 Luka-luka

AS Menyerang Iran Selama Dua Hari, 14 Orang Tewas dan 78 Luka-luka

Serangan yang dilakukan Amerika Serikat di lima provinsi negara tersebut selama dua hari terakhir menewaskan sedikitnya 14 orang dan melukai 78 lainnya.

Trending

Link Live Streaming Prancis Vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Link Live Streaming Prancis Vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Duel antara Prancis vs Maroko di perempat final Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Stadion Boston, Massachusetts, Amerika Serikat (AS), diprediksi berjalan ketat.
Malam ini, Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya Kembali Geledah Ruko di Cipete Jaksel

Malam ini, Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya Kembali Geledah Ruko di Cipete Jaksel

Tim Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya kembali melakukan penggeledahan di sejumlah ruko yang terletak di komplek ruko Thamarin, Jalan Asem 2, Cipete Selatan, Jakarta Selatan, pada Kamis (9/7/2026).
Langkah Polri Telusuri Dugaan Korupsi dan TPPU  Dinilai Sesuai Prosedur

Langkah Polri Telusuri Dugaan Korupsi dan TPPU Dinilai Sesuai Prosedur

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri sedang melakukan pengungkapan penanganan dugaan kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Laporan Tak Kunjung Tuntas Diusut, BBHAR PDIP Dampingi Korban Mafia Tanah ke Bareskrim Polri

Laporan Tak Kunjung Tuntas Diusut, BBHAR PDIP Dampingi Korban Mafia Tanah ke Bareskrim Polri

Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) PDIP mendampingi seroang profesor asal Sulawesi Utara (Sulut) yakni Ing Mokoginta ke Bareskrim Polri pada Kamis (9/7/2026).
Siapa Kiper Maroko Yassine Bounou? Penangkis Tendangan Penalti Kylian Mbappe yang Pulangkan Belanda

Siapa Kiper Maroko Yassine Bounou? Penangkis Tendangan Penalti Kylian Mbappe yang Pulangkan Belanda

Tampil di Stadion Boston, Masschusetts, Jumat (10/7/2026), Prancis ditahan imbang tanpa gol oleh Maroko. Termasuk penyelamatan krusial Yassine Bonou yang mengantisipasi tendangan penalti Kylian Mbappe. 
Western Cape Semakin Lirik ASEAN, KJRI Cape Town Promosikan Indonesia sebagai Mitra Strategis

Western Cape Semakin Lirik ASEAN, KJRI Cape Town Promosikan Indonesia sebagai Mitra Strategis

Meski Indonesia dan Afrika Selatan belum memiliki perjanjian perdagangan bebas (FTA), peluang kerja sama di berbagai sektor terbuka luas melalui penguatan jejaring bisnis.
Argentina Panaskan Kontroversi Kemenangan Atas Mesir, FIFA Tak Ambil Hukuman Atas Chant Kontroversial di Ruang Ganti Piala Dunia

Argentina Panaskan Kontroversi Kemenangan Atas Mesir, FIFA Tak Ambil Hukuman Atas Chant Kontroversial di Ruang Ganti Piala Dunia

Argentina menang atas Mesir dalam laga sarat drama dengan skor akhir 3-2. Dari mulai keputusan wasit, penalti hingga gol dianulir tak selesai menjadi pembahasan. 
Selengkapnya

Viral