News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Universitas Favorit yang Punya Banyak Peminat, Hati-hati Persaingannya Sangat Ketat

Menjelang pelaksanaan SNMPTN, para siswa kelas 3 SMA diharapkan lebih pandai dalam menyusun strategi memilih kampus. Pasalnya, ada beberapa universitas favorit
Kamis, 12 Januari 2023 - 12:16 WIB
Universitas favorit di Indonesia
Sumber :
  • UGM.ac.id

Jakarta – Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2023 tinggal menghitung bulan. Sebentar lagi kampus-kampus di seluruh Indonesia akan membuka pendaftaran, tidak terkecuali universitas favorit.

Menyambut momen PMB ini seluruh pendaftar disarankan untuk mulai mempersiapkan diri, salah satunya dengan belajar. Pasalnya, universitas favorit di Indonesia memiliki persaingan yang lebih ketat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LMTPT) ada beberapa kampus di Indonesia yang masuk kategori favorit. Kategori ini berasal dari jumlah peserta yang memilih kampus tersebut selama Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Menurut data tahun 2021 ada beberapa kampus yang memiliki peminat tinggi. Berikut ini 5 kampus yang masuk kategori universitas favorit berdasarkan LMTPT tersebut.

Universitas favorit
Ilustrasi ujian masuk perguruan tinggi (Pixabay)

Universitas Brawijaya

Menempati posisi pertama, berdasarkan data dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LMTPT) tahun 2021 Universitas Brawijaya memiliki jumlah peminat mencapai 69.887 orang.

Diketahui perguruan tinggi ini berada di Malang Jawa Timur dan berada pada peringkat 3 di Indonesia menurut pemeringkatan website Webometrics. Bukan itu saja, Universitas Brawijaya bahkan juga menjadi universitas favorit ketiga di Indonesia pada tahun 2021 menurut pemeringkatan website universitas dunia 4ICU.

Universitas Gadjah Mada

Posisi kedua universitas favorit versi Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LMTPT) tahun 2021 menempatkan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada posisi kedua dengan jumlah peminta mencapai 61.277 orang.

Diketahui Universitas Gadjah Mada merupakan Universitas moncer yang juga termasuk perguruan tinggi tertua di Indoneisa. Berdiri sejak tahun 1949, UGM mendapatkan peringkat 56 se Asia versi pemeringkatan Quacquarelli Symonds Asia University Ranking (QS AUR).

Universitas Padjajaran

Posisi Universitas Gadjah Mada disusul oleh Universitas Padjajaran dengan jumlah peminat 52.593 orang. Kampus yang berada di Jatinangor ini telah berdiri sejak 1957 dan merupakan salah satu universitas favorit di Indonesia.

Bukan hanya terkenal asri secara bangunan, Universitas Padjajaran juga memiliki beragam prestasi. Diketahui perguruan tinggi ini berhasil menduduki peringkat ke -7 di Indonesia dan peringkat ke 192 di Asia versi QS Asia University Rankings 2022.

Universitas Diponegoro

Universitas Diponegoro di Semarang menduduki posisi keempat dengan jumlah peminat 51.255 orang. Dilansir dari laman resmi Universitas Diponegoro, perguruan tinggi ini menempati peringkat 6 dari 13 perguruan tinggi terbaik (klaster I) tahun 2019 kelompok non politeknik.

Selain itu, Universitas Diponegoro juga diketahui menempati posisi yang cukup moncer dalam jajaran kampus di Asia. Perguruan tinggi ini berada pada posisi ke-209 menurut Asian University Rankings.

Universitas Pendidikan Indonesia

Posisi kelima universitas favorit versi LMTPT jatuh pada Universitas Pendidikan Indonesia. Perguruan tinggi ini pada tahun 2021 mendapatkan 50.813 orang dan termasuk kampus terbaik di Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Universitas Pendidikan Indonesia menduduki peringkat ketiga Top University di Indonesia berdasarkan The World University Rangkings 2022.

Itulah 5 universitas favorit berdasarkan jumlah peminat menurut LMTPT. Karena memiliki peminat yang tinggi universitas-universitas ini juga memiliki persaingan yang ketat. Jika ingin menjadi salah satu mahasiswa di kampus tersebut, pastikan untuk belajar dengan sungguh-sungguh dan berdoa.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gerindra Papua Barat Daya Konsolidasi Internal, Siapkan Strategi Penambahan Kursi

Gerindra Papua Barat Daya Konsolidasi Internal, Siapkan Strategi Penambahan Kursi

DPD Partai Gerindra Provinsi Papua Barat Daya menggelar konsolidasi internal yang dilaksanakan di Kantor Sekretariat DPD Gerindra Papua Barat Daya, Kota Sorong, sebagai langkah strategis dalam menyongsong Pemilu dan Pilkada 2029.
Meski Tak Dimainkan, Elkan Baggott Kirim Kabar Bahagia untuk John Herdman Kelar Bela Timnas Indonesia

Meski Tak Dimainkan, Elkan Baggott Kirim Kabar Bahagia untuk John Herdman Kelar Bela Timnas Indonesia

Meskipun tidak dimainkan, Elkan Baggott tetap kirim kabar bahagia kepada John Herdman. Sang bek Timnas Indonesia berpotensi naik kelas di Liga Inggris.
Negara Tanggung Kenaikan Avtur, Purbaya Gelontorkan Rp1,77 Triliun dari APBN demi Tekan Biaya Haji

Negara Tanggung Kenaikan Avtur, Purbaya Gelontorkan Rp1,77 Triliun dari APBN demi Tekan Biaya Haji

Ia menjelaskan, dana tersebut bukan berasal dari penambahan utang, melainkan dari hasil efisiensi anggaran yang telah dihitung sepanjang tahun berjalan.
Pertamina Patra Niaga Make Over 1.802 SPBU, Diubah Total untuk Lebih Modern dan Profesional

Pertamina Patra Niaga Make Over 1.802 SPBU, Diubah Total untuk Lebih Modern dan Profesional

Hingga kini, sebanyak 1.802 SPBU Pertamina telah menjalani program pembaruan di sejumlah wilayah operasional. Make over tersebut meliputi hampir seluruh aspek, dari tampilan fisik hingga pelayanan.
Serdik Sebasa Lemdiklat Polri Dalami Peluang Beasiswa YLP di Kedutaan Besar Jepang

Serdik Sebasa Lemdiklat Polri Dalami Peluang Beasiswa YLP di Kedutaan Besar Jepang

Sebanyak 15 Serdik Bintara Bahasa Jepang Gelombang I Tahun Anggaran 2026 dari Sebasa Lemdiklat Polri melaksanakan kegiatan outing program dengan mengunjungi Kedutaan Besar Jepang di Indonesia
Alasan Dedi Mulyadi Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung: Tidak Layani Masyarakat Sesuai Aturan

Alasan Dedi Mulyadi Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung: Tidak Layani Masyarakat Sesuai Aturan

Ini alasan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung. 

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral