GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tolak Kebijakan ERP, Anggota Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak Tegaskan Ini

Anggota Komisi B Bidang Perekonomian DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak menolak tegas kebijakan jalanan berbayar elektronik atau Electronic Road Pricing (ERP)
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 17 Januari 2023 - 10:30 WIB
Gilbert Simanjuntak Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, di Gedung DPRD DKI Jakarta
Sumber :
  • tvonenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta - Anggota Komisi B Bidang Perekonomian DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak menolak tegas kebijakan jalanan berbayar elektronik atau Electronic Road Pricing (ERP).

Dia menyatakan penolakan tersebut bukan dilakukan secara membabi buta, namun dia menilai kebijakan ini sebagai beban bagi masyarakat. Sebab perlu ada perhitungan, bahkan tidak semua negara maju menerapkan kebijakan ERP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"ERP saya tolak, karena bagaimana pun ini bukan solusi. Saya menolak bukan berat menolak membabi buta, tidak. Artinya jangan melihat ERP ini kalau diberlakukan seperti sebuah prestasi, bukan prestasi, justru ini beban untuk rakyat," kata Gilbert, di Gedung DPRD DKI Jakarta, dikutip pada Selasa (17/1/2023).

Kita juga melihat bahwa ini diberlakukan di negara maju, lanjutnya, tetapi tidak semua negara maju memberlakukan. Karena apa? Mereka juga punya perhitungan sendiri.

Politikus PDIP ini menyebut, bahwa prestasi pada bidang transportasi ketika dapat menjangkau seluruh jalur, baik pada TransJakarta, MRT, LRT, hingga KRL.

"Harusnya yang menjadi prestasi adalah transportasi publik yang menjangkau seluruh jalur, ini MRT kan baru satu jalur. Kaya ular memanjang, bukan kaya laba-laba," ketus Gilbert.

Kendati pada masa kepemimpinan Anies Baswedan, telah disepakati tarif integrasi tiga moda transportasi yakni TransJakarta, MRT, dan LRT, dengan ongkos termahal sebesar Rp 10.000.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, pria kelahiran Sumatera Utara ini mengatakan, kebijakan tarif integrasi saja tidak berjalan lancar, namun mengapa ingin menetapkan kebijakan ERP.

"Kita sudah menyetujui tarif integrasi tapi belum berjalan dengan baik. Apalagi itu? Kenapa mesti ERP. Kalau kemarin ada 25 jalur, ini kan ERP 25 jalur, apa yang terjadi dengan masyarakat? Berapa kemudian dia dapat? Siapa yang mengelola?" pungkas dia. (ags/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sherly Tjoanda Spill Cita-cita Tinggi Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral, Gubernur Malut: Menyala Garudaku

Sherly Tjoanda Spill Cita-cita Tinggi Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral, Gubernur Malut: Menyala Garudaku

Josepha atau Ocha tebga tengah menjadi sorotan publik dan dia mendapatkan pujian dari berbagai pihak
Aksi Balap Liar di Jakarta Timur Berhasil Digagalkan, Tujuh Remaja dan Barang Bukti Motor Tak Sesuai Standar Diamankan

Aksi Balap Liar di Jakarta Timur Berhasil Digagalkan, Tujuh Remaja dan Barang Bukti Motor Tak Sesuai Standar Diamankan

Tim patroli gabungan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur menggagalkan sekelompok remaja diduga hendak melakukan aksi balap liar di Jakarta Timur.
Artis Ashanty Resmi Raih Gelar Doktor, Angkat Disertasi Pergeseran Industri Musik dan Dunia Digital

Artis Ashanty Resmi Raih Gelar Doktor, Angkat Disertasi Pergeseran Industri Musik dan Dunia Digital

Artis penyanyi Ashanty resmi meraih gelar Doktor pada Program Studi Pengembangan Sumber Daya Manusia Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya
Ratusan Motor Karyawan PT Arami Jaya di Purworejo Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Unit Mobil Pemadam

Ratusan Motor Karyawan PT Arami Jaya di Purworejo Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Unit Mobil Pemadam

Kebakaran hebat melanda area parkir karyawan PT Arami Jaya di Desa Harjobinangun, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Kamis (14/5/2026) pagi.
Bantah Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Kalimantan Barat Berpihak ke Salah Satu Sekolah, Sekjen MPR: Itu Tidak Ada

Bantah Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Kalimantan Barat Berpihak ke Salah Satu Sekolah, Sekjen MPR: Itu Tidak Ada

Sekjen MPR RI Siti Fauziah membantah tudingan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat berpihak ke salah satu sekolah.
Adam Alis Tegaskan Tak Ada “Anak Emas” di Persib Bandung: Murni Strategi Bojan Hodak

Adam Alis Tegaskan Tak Ada “Anak Emas” di Persib Bandung: Murni Strategi Bojan Hodak

Adam Alis menegaskan bahwa tidak ada “anak emas” di Persib Bandung usai kemenangan atas Persija Jakarta. Ia menyebut semua keputusan Bojan Hodak murni taktik.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Selengkapnya

Viral