News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Motif Pembunuhan Berantai di Bekasi-Cianjur Terungkap, Wowon dan Duloh Iming-imingi Korban Jadi 'Sultan', Dibantai Agar Tak Comel

Namun, ketika para korban pembunuhan berantai itu tak kunjung menerima kesuksesan yang dijanjikan, Wowon melaporkan ke Duloh. Tak lama setelah itu keduanya...
Sabtu, 21 Januari 2023 - 11:44 WIB
Wowon dan Duloh, tersangka kasus pembunuhan berantai di Bekasi
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus pembunuhan berantai yang terjadi di Bekasi, Cianjur, Garut yang dilakukan oleh tiga tersangka, yakni Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh, dan Dede menewaskan 9 korban, Sabtu (21/1/2023).

Dari 9 korban yang tewas pada peristiwa, sosok Duloh menjadi yang paling kontroversial karena dialah yang bertugas mengeksekusi 8 dari 9 orang yang tewas itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun dugaan motif yang melatarbelakangi pembunuhan berantai yang menewaskan 9 korban itu adalah supranatural.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran mengungkapkan diduga motif pembunuhan Wowon adalah pembunuhan berantai berkedok supranatural.

Ketiga pelaku menghabisi para korban untuk menguasai hartanya.

"Saudara Duloh atau Solihin ini menarasikan dirinya memiliki kemampuan untuk mampu meningkatkan kekayaan lalu kemudian menyuruh Aki atau Wowon untuk mencari korban," ujar Fadil Imran.

Namun, ketika para korban tak kunjung menerima kesuksesan yang dijanjikan maka Wowon segera melaporkan ke Duloh.

"Setelah Wowon mendapatkan korban atau target yang ingin sukses kemudian diambil uangnya. Namun ketika kesuksesannya tak kunjung diraih maka tentunya dia akan menagih," katanya.

Takut aksi penipuan berkedok supranaturalnya terbongkar, Wowon dan Duloh pun seolah memilih jalan pintas yakni mengeksekusi para korban yang berani menagih janji.

"Maka Wowon melaporkannya kepada Duloh, kemudian Duloh mengeksekusi para korban dengan mengajak para korban ke rumahnya dan kasih minum racun, dan orang yang mengetahuinya pun dianggap berbahaya dan dihilangkan," kata Fadil Imran.

Pelaku Pembunuhan Berantai

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Indrawienny Panjiyoga mengatakan Wowon terbukti menikahi tiga korbannya.  

Runutan aksi predator wanita tersebut pertama yakni Wowon didapati menikahi Wiwin yang merupakan istri pertamanya. 

"Istri pertamanya Wowon bernama Wiwin," kata Panjiyoga kepada tvOnenews, Jakarta, Jumat (20/1/2023).


Sosok tersangka kasus pembunuhan berantai, Duloh dan Wowon. (istimewa)

Sadisnya, Wowon turut serta melakukan pembunuhan terhadap Noneng yang merupakan mertuanya sendiri bersama dua tersangka lainnya.  Tak cukup sampai di situ, Wowon Cs kemudian melakukan pembunuhan terhadap istrinya sendiri bernama Wiwin. 

Usai menghabisi nyawa mertua sekaligus istrinya sendiri, sang predator tersebut kembali menikahi Halimah yang juga berujung dibunuh olehnya.

"Halimah adalah istrinya (Wowon)," katanya. 

Lagi-lagi predator itu beraksi dengan perilaku melenceng dengan menikahi anak tirinya bersama Halimah yakni Ai Maimunah.  Naasnya, Ai Maimunah juga berujung maut usai dinikahi sirih oleh Wowon selaku pelaku pembunuhan berantai sekaligus predator wanita. 

"Setelah Halimah meninggal dunia, Wowon menikahi anaknya Halimah yaitu Ai Maimunah yang notabennya anak tirinya," ungkap Panjiyoga. 

"Jadi istrinya Wowon yang pertama adalah Wiwin, kedua Ende, ketiga Heni, keempat itu adalah Iis. Tapi diluar itu ternyata terbukti tadi Halimah dan Maimunah," lanjutnya. 

Dari data yang didapat diketahui sang tersangka Wowon merupakan predator wanita dengan menikahi 6 wanita dan 3 diantaranya dibunuh. 

Inilah daftar 9 korban pembunuhan berantai yang dilakukan oleh Wowon, Duloh, dan Dede:

1. Ai Maemunah istri dari Wowon

2. Riswandi Anak dari Ai Maemunah

3. Ridwan Abdul Muiz Anak dari Ai Maemunah

Di TKP Cianjur :

1. Noneng selaku Ibu dari Wiwin dan Mertua Wowon

2. Wiwin selaku Istri dari Wowon 

3. Bayu selaku Anak Wowon dan Ai Maimunah 

4. Farida selaku Tenaga Kerja Wanita (TKW) 

5. Halimah istri Wowon yang juga ibu kandung Ai Maimunah

Di TKP Garut

1. Siti selaku TKW.

Duloh Sang Eksekutor

Satu per satu misteri terkait kasus pembunuhan berantai yang dilakukan Wowon, Duloh, dan Dede yang menewaskan 9 orang mulai terungkap.

Dari tiga tersangka, ternyata sosok Duloh lah yang paling menjadi sorotan karena mempunyai tugas menghabisi 8 dari 9 orang korban tersebut.

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Indrawienny Panjiyoga mengatakan, semua perbuatan keji yang menewaskan 9 orang adalah sosok Solihin alias Duloh.

"Yang menjadi eksekutor adalah Duloh," kata Panjiyoga kepada tvOnenews.com, di kawasan Cianjur, Jawa Barat, Jumat (20/1/2023).

Panjiyoga mengatakan, tersangka Duloh menghabisi 5 orang korban dengan cara mencekiknya sampai mati.

Adapun tersangka Duloh mencekik 5 dari 9 korban yakni Noneng selaku ibu mertua Wowon, Wiwin selaku istri Wowon, Bayu selaku balita 2 tahun anak dari Wowon, Farida selaku tenaga kerja wanita (TKW), dan Halimah selaku istri Wowon. 

Sedangkan tiga korban lainnya, di TKP Bekasi yakni Ai Maimunah, Riswandi, Ridwan Abdul Muiz, Duloh meracuni ketiga korban terlebih dahulu sebelum akhirnya mencekik mereka dengan tujuan memastikan bahwa ketiganya sudah tewas.

Sementara itu, korban terakhir yakni Siti selaku TKW asal Garut, dia tewas dengan cara didorong oleh Noneng ke laut atas perintah dari Wowon.

"Dicekik kecuali Farida dan korban terakhir ini," katanya. (raa/abs)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Anggota DPR RI Bambang Haryo Sebut Sinergi Stakeholder Jadi Kunci Keselamatan Transportasi Laut

Anggota DPR RI Bambang Haryo Sebut Sinergi Stakeholder Jadi Kunci Keselamatan Transportasi Laut

Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) menilai penanganan korban insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah berjalan cukup baik, khususnya dari sisi
Kepastian Produksi Tambang, Kontribusi Dividen dan Penerimaan Guna Perkuat Kedaulatan

Kepastian Produksi Tambang, Kontribusi Dividen dan Penerimaan Guna Perkuat Kedaulatan

Kepastian produksi di sektor pertambangan dinilai menjadi faktor krusial dalam menjaga kontribusi industri mineral dan batu bara terhadap penerimaan negara. Di
3 Shio yang Hatinya Berbunga pada 8 Agustus 2026: Ayam Paling Tak Disangka

3 Shio yang Hatinya Berbunga pada 8 Agustus 2026: Ayam Paling Tak Disangka

Ramalan cinta shio 8 Agustus 2026 mengungkap 3 shio yang hatinya berbunga, lengkap ramalan cinta untuk yang berpasangan maupun masih lajang di hari Sabtu ini.
Anak Terlibat Promosi Liquid Vape, Polisi Bakal Periksa Youtuber Bigmo

Anak Terlibat Promosi Liquid Vape, Polisi Bakal Periksa Youtuber Bigmo

Polda Metro Jaya masih mengusut pengaduan masyarakat soal Youtuber Muhammad Jannah atau Bigmo yang melibatkan anak terkait promosi liquid vape dalam tayangan live streaming.
Didengar DPR, Polda Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Kematian Mantan Istri Polisi di Medan

Didengar DPR, Polda Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Kematian Mantan Istri Polisi di Medan

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman meminta Polda Sumatera Utara (Sumut) menuntaskan terkait kasus kematian mantan istri polisi dari Bripka IH, WLG di Medan.
4 Shio Paling Cuan pada 8 Agustus 2026: Kelinci dari Teman Lama, Anjing Perlu Waspada

4 Shio Paling Cuan pada 8 Agustus 2026: Kelinci dari Teman Lama, Anjing Perlu Waspada

Ramalan keuangan shio 8 Agustus 2026 mengungkap 4 shio paling cuan hari ini, satu dari teman lama, satu lagi perlu waspada, lengkap dengan deretan angka hoki.

Trending

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Joko ajak seluruh pihak untuk tetap menghormati proses yang sedang berlangsung dan tidak berspekulasi sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi dari Mabes Polri.
Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin serta Kuasa Hukum Eks Ketua Yayasan, IWD, yakni Alhadid Endar Putra buka suara soal temuan 995 senjata airsoft gun di sebuah sekolah swasta, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Maia Estianty Soroti Kasus Yurizal Pasien BPJS, Ingatkan Nakes untuk Jaga Empati

Maia Estianty Soroti Kasus Yurizal Pasien BPJS, Ingatkan Nakes untuk Jaga Empati

Maia Estianty soroti kasus Yurizal pasien BPJS yang viral, ingatkan para nakes untuk jaga empati.
Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Istana Kepresidenan merespons isu yang beredar mengenai usulan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh Nobel Perdamaian 2026.
Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Di balik kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menggegerkan Depok, muncul cerita dari tempat terakhir Saepul alias Saepullah (26) mencari nafkah.
Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Setelah kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia hingga keputusan aneh pada sanksi pelatih Persija, Shin Tae-yong, kali ini KFA terkena skandal seksual. 
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Usai gugatan praperadilan ketiga soal ganti rugi, tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo mengajukan kembali praperadilan terkait pencekalan. 
Selengkapnya

Viral