News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Miris, Anak-Anak Ini Telah Kehilangan Keluarganya Akibat Kasus Pembunuhan Berantai Wowon Cs

Aksi Wowon Cs telah terungkap sejak adanya keluarga yang berjumlah 3 orang menjadi korban akibat keracunan yang telah meninggalkan anak-anak dibawah umur.
Minggu, 29 Januari 2023 - 23:50 WIB
Salsa, Putri Ai Maemunah yang berhasil lolos dari jeratan maut Wowon
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus pembunuhan berencana yang terjadi belakangan ini akibat perbuatan dari Wowon Cs telah meninggalkan banyak duka. 

Aksi Wowon Cs telah terungkap sejak adanya keluarga yang berjumlah 3 orang menjadi korban akibat keracunan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, ternyata ketiga korban tersebut merupakan buntut dari serial killer Wowon Cs yang terjadi sejak 2016 silam.

Sementara itu, korban yang hingga kini berjumlah sebanyak 9 orang meninggalkan keluarga lainnya, seperti Salsa (13) dan Neng Ayu (5) yang merupakan anak dari korban tewas Ai Maemunah

Seperti apa cerita selengkapnya mengenai kedua anak dibawah umur ini yang harus kehilangan keluarganya. Simak informasinya berikut ini.

Salsa Selamat dari Pembunuhan Berantai Wowon Cs

Anak dari Ai Maimunah, Salsa, menjadi salah satu korban selamat dari akal busuk Wowon dalam pembunuhan berantai Bekasi-Cianjur. Sebab, hingga kini ibunya tak kunjung dapat memeluk dirinya kembali, karena telah menjadi korban dari pembunuhan yang dilancarkan oleh Ayah Tirinya.

Salsa sempat mengakui bahwa dirinya takut kepada Wowon yang merupakan ayah tirinya tersebut. Kemudian dirinya memutuskan untuk tidak ikut bersama orang tuanya untuk ke Bekasi.

Selain itu, Salsa pernah mendapatkan sebuah ancaman dari Ayah titinya tersebut hingga akhirnya membuatnya menolak untuk pergi ke Bekasi. 

Salsa, Putri Ai Maemunah Lolos dari Jeratan Maut Wowon. (tvOne)

Namun, keputusan untuk mengurungkan niatnya pergi bersama orang tua dan kakaknya tersebut malah membawa keberuntungan bagi Salsa.

“Salsa kan awalnya tinggal di Cibalagung, setelah mamah bercerai dengan ayah Salsa. Kemudian, setelah menikah dengan Pak Wowon, tiba-tiba diajak pindah ke kontrakan di Ciranjang dan Haurwangi. Dua kali pindah kontrakan,” ungkap Salsa saat ditemui awak media pada Minggu (22/1/2023).

Salsa pernah diancam untuk tidak memberitahu siapapun bila ada yang menanyakan keberadaan Wowon. Sejak ancaman tersebut, akhirnya ia memutuskan untuk tidak ikut ke Bekasi.

Selain itu, alasan Salsa tidak ingin ikut ke Bekasi, pada awalnya karena ia sering merasakan mabuk perjalanan saat bepergian jauh menggunakan mobil. Hal tersebut yang membuatnya tidak jadi ikut bersama keluarganya.

“Salsa disuruh ayah tiri kalau ada yang nanya di mana, bilangnya ngontrak di Bandung. Tidak boleh bilang di Cianjur. Kalau tidak, katanya Salsa dan keluarga akan celaka. Makanya Salsa takut. Itu juga yang sebenarnya membuat Salsa tidak mau ikut ke Bekasi, bukan hanya karena sering muntah,” lanjutnya.

Setelah menerima ancaman dari ayah tirinya, Salsa memilih untuk menghindari dan menjauh dari Wowon. Ia mengaku tidak terlalu dekat dengan ayah tirinya tersebut.

“Salsa lebih memilih untuk menjauh, kalau di rumah Salsa tidak pernah ngobrol dengan ayah tiri,” kata Salsa.

Ai Maimunah, Ibu dari Salsa berangkat pada tanggal 8 Januari lalu. Menurut cerita Salsa, sebelum keluarganya berangkat ke Bekasi, Wowon memberitahukan kepada Ibunya bahwa Salsa akan dibawa ke Bandung untuk ke rumahnya yang lain. Namun, Salsa mengaku ragu apakah benar terdapat rumah di daerah Bandung atau tidak.

“Jadi saat berangkat ke Bekasi pada tanggal 8 Januari, pak Wowon bilang kalau Salsa tidak mau ikut nanti dibawanya ke rumah yang di Bandung saja. Tapi tidak tahu benar atau tidak ada rumah di Bandung. Yang jelas akan dibawa ke Bekasi,” cerita Salsa.

Namun sejak pada tanggal 8 Januari, Salsa tidak dapat menghubungi ibunya serta kayak-kakaknya. Lantaran sebelum berangkat ke Bekasi, seluruh alat komunikasi korban telah disita oleh Wowon. 

Hingga setelah kejadian tersebut, Salsa pun merasa sedih serta terkejut setelah mengetahui kabar bahwa seluruh ibu dan kakak-kakaknya meninggal.

“Salsa tidak komunikasi, kan dirampas dan dimatikan HP-nya. Salsa juga baru tahu ibu dan kakak-kakak meninggal setelah diantar oleh tetangga kontrakan ke rumah. Kaget dan sedih mendengar kabar itu,” tandasnya.

Balita yang Berhasil Selamat dari Aksi Wowon Cs

Sejumlah fakta kembali menyeruak setelah tersangka ditangkap. Pihak kepolisian telah meringkus tiga tersangka pembunuhan berantai di Cianjur-Bekasi yakni Wowon Erawan alias Aki (60), Solihin alias Dulah (63), dan Dede alias Solehudin (35).

Para pelaku melancarkan aksi kejinya di Cianjur dan bekasi Jawa Barat, yang berawal tercium ketika satu keluarga tewas di Bekasi karena keracunan. korban yang tewas kini berjumlah 9 orang. 

Polisi ungkap salah satu dari korban selamat dalam lingkar pembunuhan berantai Wowon Cs, anak Wowon belum tahu ibu dan kakaknya meninggal

Ai Maemunah, Korban Pembunuhan Berantai Wowon. (tvOne)

Neng Ayu (5), anak dari Wowon Erawan alias Aki dan Ai Maimunah berhasil selamat dari pembunuhan berantai Wowon dan komplotannya. Namun, Neng Ayu hingga belum mengetahui bahwa ibu dan kakaknya telah tewas jadi korban Wowon Cs.

Diketahui, Neng Ayu selamat dari maut setelah sempat meminum kopi yang dicampur racun oleh Wowon cs di rumah kontrakan di kawasan Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat pada 9 Januari 2023 lalu.

Kemudian, Ai Maimunah bersama dengan dua kakak tirinya tewas setelah menjadi korban dari pembunuhan berantai Wowon cs. Adapun dua kakak tiri Neng Ayu yakni Ridwan Abdul Muiz dan M. Riswandi.

"Hingga saat ini Ayu belum mengetahui jika ibu dan kakak-kakaknya sudah meninggal," kata Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Ratna Quratul Aini saat dikonfirmasi wartawan pada Sabtu, 28 Januari 2023 yang dilansir dari VIVA.

Kata Ratna, Neng Ayu hingga kini hanya mengetahui bahwa kakak tiri dan ibunya hanya masih di rawat di rumah sakit. 

"Yang diketahui hanyalah bahwa ibu dan kakak-kakaknya masih di rumah sakit," ucapnya. 

Tak hanya itu, Neng Ayu pun juga tidak mengetahui jika ayahnya, Wowon dipenjara lantaran kasus pembunuhan berantai yang mengakibatkan sembilan orang tewas.

Kemudian, Ratna menegaskan bahwa Neng Ayu akan mendapatkan hak-haknya yang dijamin oleh negara dengan tetap melakukan terapi psikologi hingga konseling. 

"Awalnya Ayu tidak betah, ingin pulang terus ke rumah ayahnya (Wowon), namun sekarang sdh mulai membaur dgn anak-anak yang lain. Seperti anak anak lainnya nafsu makan ayu cukup baik serta bermain dengan teman-temannya dengan riang gembira," ucap Ratna.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lanjut Ratna, Ayu dalam waktu dekat ini akan mengemban bangku pendidikan dengan diikutkan belajar di Taman Kanak-kanak (TK). "Pihak-pihak terkait saat ini juga telah melakukan penelusuran terhadap keluarga besarnya termasuk ayah tirinya," tukas Ratna.

Keduanya kini telah kehilangan ibu dan kakaknya akibat perbuatan Wowon Cs. Kini para tersangka telah ditangkap oleh pihak kepolisian. (ind/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BNI-PBSI Cetak Generasi Baru Juara, Raymond/Joaquin Melaju ke Final Indonesia Open 2026

BNI-PBSI Cetak Generasi Baru Juara, Raymond/Joaquin Melaju ke Final Indonesia Open 2026

Pasangan ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, berhasil melaju ke partai final Indonesia Open 2026 setelah menorehkan serangkaian kemenangan impresif
BNI Raih Predikat Best Companies to Work for in Asia untuk Ketiga Kalinya

BNI Raih Predikat Best Companies to Work for in Asia untuk Ketiga Kalinya

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali membuktikan konsistensinya dalam membangun lingkungan kerja yang mendukung pertumbuhan talenta dan kinerja berkelanjutan. Hal ini ditandai dengan keberhasilan BNI meraih penghargaan Best Companies to Work for in Asia 2026 dari HR Asia, yang menjadi pengakuan tahun ketiga bagi perseroan.
Basarnas Temukan Warga Jakarta Timur Korban Tenggelam di Curug Ciparay, Diduga Sempat Terseret Arus di Pusaran Air Deras

Basarnas Temukan Warga Jakarta Timur Korban Tenggelam di Curug Ciparay, Diduga Sempat Terseret Arus di Pusaran Air Deras

Personel Kantor SAR Jakarta dari Unit Siaga SAR Bogor bersama potensi SAR berhasil mengevakuasi NF (31), yakni korban tenggelam di kawasan Curug Ciparay.
Kejati Jabar Konfirmasi Status Tersangka Wakil Bupati Indramayu pada Kasus Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD

Kejati Jabar Konfirmasi Status Tersangka Wakil Bupati Indramayu pada Kasus Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD

Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) mengonfirmasi bahwa Wakil Bupati Indramayu berinisial S kini telah berstatus tersangka dalam perkara tersebut.
Pramono: 95 Persen Warga Minta CFD Rasuna Said Jadi Kegiatan Berkelanjutan

Pramono: 95 Persen Warga Minta CFD Rasuna Said Jadi Kegiatan Berkelanjutan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut 95 persen warga meminta agar Car Free Day (CFD) di Jalan HR Rasuna Said menjadi kegiatan yang berkelanjutan.
Mantan Santriwati Bongkar Modus Oknum Kiai Pekalongan, Sebut Pelaku Gunakan Dalil 'Nikah Hakikat' Sebelum Melecehkan

Mantan Santriwati Bongkar Modus Oknum Kiai Pekalongan, Sebut Pelaku Gunakan Dalil 'Nikah Hakikat' Sebelum Melecehkan

Mantan santriwati ungkap modus oknum kiai Pekalongan yang gunakan dalil nikah hakikat untuk lecehkan korban sejak 2012 di Podcast milik Denny Sumargo.

Trending

DPC Peradi Bekasi Raya Canangkan Kolaborasi Bidang Hukum

DPC Peradi Bekasi Raya Canangkan Kolaborasi Bidang Hukum

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Bekasi Raya resmi mengukuhkan kepemimpinan barunya.
Bung Binder Pasang Badan untuk John Herdman, Geram Timnas Indonesia Masih Diributkan soal Pemain Titipan

Bung Binder Pasang Badan untuk John Herdman, Geram Timnas Indonesia Masih Diributkan soal Pemain Titipan

Bung Binder pasang badan untuk John Herdman usai Timnas Indonesia mengalahkan Oman 3-0. Ia meminta publik berhenti meributkan isu pemain titipan.
Misteri Wanita Muda Ditemukan Tewas di Kosannya di Tanjung Priok, Polisi Sebut Kematiannya Tidak Wajar

Misteri Wanita Muda Ditemukan Tewas di Kosannya di Tanjung Priok, Polisi Sebut Kematiannya Tidak Wajar

Wanita muda ditemukan tewas di kosannya di Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (5/6/2026) pukul 02.00 WIB. Penemuan jasad wanita tersebut menjadi misteri.
Media Vietnam Heran Timnas Indonesia Bisa Kalahkan Oman, Tak Menyangka Garuda Sedominan Ini

Media Vietnam Heran Timnas Indonesia Bisa Kalahkan Oman, Tak Menyangka Garuda Sedominan Ini

Media Vietnam mengaku heran lihat Timnas Indonesia mampu mengalahkan Oman 3-0 dengan permainan yang sangat dominan. Mulai khawatir jelang Piala ASEAN FIFA 2026.
Jadwal Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026 Hari Ini: Hyundai Hillstate Tanpa Megawati Hangestri, Red Sparks vs GS Caltex

Jadwal Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026 Hari Ini: Hyundai Hillstate Tanpa Megawati Hangestri, Red Sparks vs GS Caltex

Jadwal Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026 hari ini, di mana Hyundai Hillstate akan main tanpa Megawati Hangestri. Lalu ada big match Red Sparks vs GS Caltex.
Tanggapi Wapres AS, Paus Leo Sebut Konflik AS-Iran Bukan Perang yang Adil

Tanggapi Wapres AS, Paus Leo Sebut Konflik AS-Iran Bukan Perang yang Adil

-Perang yang dilancarkan AS dan Israel terhadap Iran bukan "perang yang adil”. Pernyataan tersebut disampaikan Paus Leo XIV  menanggapi pertanyaan jurnalis terkait klaim Wakil Presiden AS JD Vance yang menggunakan konsep “perang yang adil” untuk membela tindakan militer Washington terhadap Teheran
Emma Warokka Bongkar Jejak Digital Sarwendah, Terlihat Sedang Menggigit Ruben Onsu

Emma Warokka Bongkar Jejak Digital Sarwendah, Terlihat Sedang Menggigit Ruben Onsu

Emma Warokka bongkar jejak digital Sarwendah yang tertangkap kamera sedang menggigit Ruben Onsu penuh kemesraan. Begini reaksi Emma dan warganet di TikTok.
Selengkapnya

Viral