News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menurut Survei NasDem, PPP hingga PAN Gagal Lolos ke Senayan, kenapa?

NasDem, PPP hingga PAN terancam gagal ke Senayan karena elektabilitas parliamentary threshold masih di bawah empat persen, berdasarkan hasil survei Indometer.
Minggu, 5 Februari 2023 - 22:51 WIB
Hasil survei yang dilakukan Indometer pada 21-27 Januari 2023 terkait elektabilitas partai politik di Jakarta, Minggu, (5/2/2023).
Sumber :
  • (ANTARA/HO-Humas Indometer).

Jakarta, tvOnenews.com - Tiga partai mulai NasDem, PPP hingga PAN terancam gagal ke Senayan karena elektabilitas parliamentary threshold masih di bawah empat persen.

Hal itu berdasarkan hasil survei yang dilakukan Indometer pada 21-27 Januari 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nasdem, PPP, dan PAN terancam gagal melenggang ke Senayan, sedangkan PSI terus mengalami kenaikan elektabilitas," kata Direktur Eksekutif lembaga survei Indometer Leonard SB melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (5/2/2023).

Leonard menyebutkan elektabilitas NasDem sedikit mengalami kenaikan setelah sebelumnya terus menurun pascamendeklarasikan Anies Baswedan maju di Pemilihan Presiden 2024.

Temuan Indometer saat ini partai besutan Surya Paloh tersebut memiliki elektabilitas sebesar 3,0 persen atau masih di bawah batas aman parliamentary threshold sebesar empat persen.

Artinya, dengan elektabilitas tersebut NasDem masih terancam tidak bisa kembali ke Senayan. 

Kemudian PPP dan PAN hingga hasil survei itu dipaparkan ke publik juga belum beranjak dan masih di bawah empat persen. 

Keduanya masing-masing memperoleh elektabilitas 2,2 persen dan 2,0 persen.

Berbeda halnya dengan tiga partai tersebut, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terus mengalami kenaikan elektabilitas dan kini mencapai 5,7 persen.

"PSI diprediksi berhasil mengirim wakil ke DPR pada Pemilu mendatang," ujar dia.

Menurut Leonard, keputusan NasDem mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden menggerus basis dukungan terutama di kalangan pemilih nasionalis. 

Upaya NasDem untuk mendapatkan coattail effect dari tingginya elektabilitas Anies juga belum terbukti, mengingat belum solidnya Koalisi Perubahan khususnya dalam menentukan calon wakil presiden pendamping Anies.

Sementara itu, PPP dan PAN sebagai rekan Golkar dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) tidak memiliki tokoh yang kuat untuk diusung sebagai capres.

"Bahkan nama-nama dari luar partai seperti Ganjar Pranowo, Erick Thohir hingga Sandiaga Uno yang terus didengungkan selain Airlangga Hartarto yang dijagokan Golkar," ucap dia.

Secara umum, PDIP masih memperoleh elektabilitas tertinggi yakni 19,0 persen diikuti Gerindra 11,7 persen, Golkar 8,1 persen dan PKB 6,0 persen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian Demokrat berada di atas PSI dengan elektabilitas 6,0 persen, dan PKS 4,5 persen.

Selain NasDem, PPP dan PAN sejumlah partai lainnya masih harus berjuang untuk lolos di antaranya Gelora 1,4 persen, Perindo 1,1 persen dan Partai Ummat 1,0 persen.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dakwaan Febrie Adriansyah Dinilai Janggal Terkait Peran Ferry Hongkoriwang

Dakwaan Febrie Adriansyah Dinilai Janggal Terkait Peran Ferry Hongkoriwang

Dugaan kasus TPPU yang menyerwt eks Jampidsus, Febrie Adriansyah terus disorot banyak pihak usai sidang pembacaan dakwaan rampung digelar di PN Tipikor Jakarta Pusat beberapa hari lalu.
Telkom University Buka Suara Soal Viral Perundungan Maba di Asrama Kampus, Sebut Pelaku Dua Orang

Telkom University Buka Suara Soal Viral Perundungan Maba di Asrama Kampus, Sebut Pelaku Dua Orang

Viral di media sosial aksi dugaan perundungan mahasiswa baru terjadi di asrama kampus Telkom University (Tel-U), Kabupaten Bandung. Pihak kampus buka suara..
Hasil Super League 2026-2027: Bali United Pesta Setengah Lusin Gol Lawan Persijap, Laskar Tridatu Menang Telak 6-1

Hasil Super League 2026-2027: Bali United Pesta Setengah Lusin Gol Lawan Persijap, Laskar Tridatu Menang Telak 6-1

Bali United tampil menggila saat menjamu Persijap Jepara pada pekan keempat Super League 2026-2027, Sabtu (10/10/2026). Serdadu Tridatu sukses menang telak 6-1.
Alokasikan Dana 52 Miliar Rupiah, Tahap Awal Pembangunan Kampus Universitas Negeri Yogyakarta di Kabupaten Blora Dimulai dari Gedung Direktorat

Alokasikan Dana 52 Miliar Rupiah, Tahap Awal Pembangunan Kampus Universitas Negeri Yogyakarta di Kabupaten Blora Dimulai dari Gedung Direktorat

Kampus Universitas Negeri Yogyakarta Kabupaten Blora tak hanya diproyeksikan menjadi pusat pendidikan tinggi, tetapi juga dilengkapi beberapa fasilitas terpadu.
Mayat Terborgol di Bangunan Mirip Kantor MBG Kendal, BGN Buka Suara: Bukan Gedung SPPG

Mayat Terborgol di Bangunan Mirip Kantor MBG Kendal, BGN Buka Suara: Bukan Gedung SPPG

Korban dugaan pembunuhan tersebut disebut-sebut ditemukan di gedung yang mirip dengan dapur MBG atau Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Awas Apes Bertubi-tubi! 5 Shio Ini Wajib Ekstra Waspada pada 11 Oktober 2026

Awas Apes Bertubi-tubi! 5 Shio Ini Wajib Ekstra Waspada pada 11 Oktober 2026

Berikut adalah lima shio yang diprediksi berpotensi mengalami apes bertubi-tubi pada 11 Oktober 2026 jika tidak melakukan langkah antisipasi secara cermat.

Trending

Al Nassr vs Al Draih 3-0 di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ronaldo Pembuka Keran Gol, Faris Najd Melesat ke Posisi 2

Al Nassr vs Al Draih 3-0 di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ronaldo Pembuka Keran Gol, Faris Najd Melesat ke Posisi 2

Menghadapi Al Draih dalam pertandingan pekan kedelapan Liga Pro Saudi 2026/2027, Al Nassr tampil sangat dominan di kandang sendiri pada Sabtu (10/10/2026).
Viral Mahasiswa Baru Universitas Telkom Bandung Bully Teman Satu Kamar Asrama, Terduga Pelaku Diminta di-DO

Viral Mahasiswa Baru Universitas Telkom Bandung Bully Teman Satu Kamar Asrama, Terduga Pelaku Diminta di-DO

Media sosial dihebohkan dengan kasus bullying yang terjadi di Universitas Telkom Bandung yang diduga dilakukan mahasiswa baru ke teman satu kamar asramanya.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pendidikan, Program Studi Statistika UNAIR melaksanakan Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Dosen di Gedung Kuliah Bersama (GKB) UNAIR
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.
Maarten Paes Dapat Wejangan Kiper Legendaris Belanda usai Alami Masa Sulit di Ajax, Pilar Timnas Indonesia Diminta Lakukan Ini

Maarten Paes Dapat Wejangan Kiper Legendaris Belanda usai Alami Masa Sulit di Ajax, Pilar Timnas Indonesia Diminta Lakukan Ini

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, tengah menghadapi persaingan ketat di Ajax. Legenda Manchester United, Edwin van der Sar, turut memberikan pandangannya.
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Selengkapnya

Viral