News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Melestarikan Keris, Merawat Kebudayaan

Museum keris dapat menjadi sumber inspirasi untuk pengembangan berbagai aspek di bidang lain, seperti film, ekonomi, atau wisata bahkan sebagai program edukasi.
Minggu, 10 Desember 2023 - 09:33 WIB
Melestarikan Keris, Merawat Kebudayaan
Sumber :
  • Dok.Pribadi

ADALAH Padepokan Keris Brojobuwono, lokasinya terletak di Wonosari, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah

Padepokan ini menjadi tempat pembuatan keris atau yang di kalangan masyarakat Jawa disebut dengan besalen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbeda dengan besalen-besalen pada umumnya, pembuatan keris di museum dan padepokan keris Brojobuwono menerapkan teknik tradisional dengan lelaku dan ritual tertentu yang ditunjang oleh teknologi modern

Cara demikian dilakukan lantaran para empu di sini ingin menghasilkan sebuah keris yang memenuhi kriteria tosan aji dan bukan sekedar keris aksesori. 

Tradisi Penempaan Keris

Ada yang unik saat proses penempaan yang oleh para empu di museum dan padepokan keris Brojobuwono. 

Seluruh empu yang terlibat dalam pembuatan keris, mengenakan pakaian serba putih tanpa jahitan layaknya pakaian para empu di masa lalu. Proses pembuatan keris ini memakan waktu yang cukup lama.

Salah satu bahan pembuatan keris yang tersohor adalah dari batu meteor. 

Tetapi, karena keberadaannya yang semakin langka dan harga di pasaran yang sangat mahal, para empu di zaman sekarang lebih banyak menggunakan nikel sebagai bahan pembuat pamor. 

Proses pembakaran dalam pembuatan keris menggunakan arang kayu untuk menjaga kestabilan suhunya. 

Karena keris masih mengandung asam, membuatnya lebih mudah berkarat, maka digunakanlah sebuah minyak keris khusus yang mengandung pengawet untuk keris yang dipakai untuk merawat keris di Padepokan ini. 

Merawat Koleksi Keris

Selain membuat keris selayaknya para empu-empu zaman dahulu, di museum dan padepokan keris Brojobuwono juga tersimpan ratusan keris dari berbagai zaman. 

Mulai dari zaman Mataram Kuno, zaman Majapahit, hingga keris yang dibuat pasca kemerdekaan

Uniknya, setiap keris yang disimpan di museum ini dilengkapi dengan sertifikat khusus.
Isi dari sertifikat ini menerangkan usia keris, jenis, bahan, hingga hiasan apa saja yang terdapat pada keris yang dipamerkan. 

Jika kebanyakan metode untuk menentukan usia keris dilakukan dengan cara manual, sehingga usia pasti dari keris kurang bisa dipastikan, maka penentuan usia keris yang disimpan di museum dan padepokan keris Brojobuwono dilakukan dengan alat pendeteksi logam. 

Dengan demikian, usia keris dapat diketahui secara pasti.

Padepokan ini memiliki berbagai macam koleksi keris dari seluruh penjuru daerah di Indonesia. Salah satunya juga keris yang dipulangkan oleh Pak Basuki dari Jerman. 

Keris itu dimiliki oleh seseorang di Jerman, setelah beliau meninggal, istrinya pun melelangkan keris tersebut agar seseorang dapat merawat kerisnya dengan baik.

Padepokan Keris Brojobuwono dibangun pada tahun 1999, namun baru diresmikan pada tahun 2012. 

Basuki Teguh Yuwono, adalah pendiri museum dan padepokan Brojobuwono yang juga merupakan dosen di Kampus Institut Seni Indonesia Surakarta prodi Keris. 

Basuki mendirikan museum dan padepokan ini karena kecintaannya terhadap senjata tradisional khususnya keris dan ia berkeinginan kuat untuk melestarikan dunia seni tempa di Indonesia.
 
Tempatnya bagus dan tertata rapi dengan sentuhan khas jawa dan Bali. Gak ada kesam "suram" yang biasa membayangi saat kita membayangkan kata "museum". 

Disini banyak koleksi keris yang dirawat dengan baik, bahkan diberi keterangan yang jelas. 

"Di depan ada meja berisi buku-buku tentang keris dan tulisan-tulisan akademik yang sangat berbobot. Koleksi keris di dalam bangunan dipajang dengan rapi dalam etalase kaca,” ujar salah satu pengunjung Padepokan.

Di dalam Padepokan Brojobuwono ini juga terdapat sebuah goa buatan yang berisikan fosil-fosil, beberapa fosil adalah hasil penemuan dan beberapa diantaranya adalah fosil yang dibeli oleh Pak Basuki. 

Di dalam goa itu tersebut juga terdapat bongkahan-bongkahan batu yang sudah mengkristal, menjadikan nya hal yang unik namun tersembunyi di dalam goa itu. 

Di tangga masuk juga terdapat batu kristal besar, yang jika kita arahkan cahaya kesana kita bisa melihat kilauan kilauan kristal yang dihasilkan dari batu tersebut.

Sumber Inspirasi

Museum keris dapat menjadi sumber inspirasi untuk pengembangan berbagai aspek di bidang lain, seperti film, ekonomi, atau wisata

Produksi film dokumenter tentang sejarah dan seni keris dapat menjadi sarana edukasi yang menarik. 

Menyajikan kisah-kisah unik tentang keris, proses pembuatannya, serta nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya dapat menjadi sumber inspirasi bagi penonton.

Menggunakan keris sebagai elemen sentral dalam cerita fiksi atau misteri juga bisa menciptakan film yang menarik secara artistik. 

Kisah mitos atau legenda seputar keris dapat diangkat ke dalam cerita untuk memberikan daya tarik tambahan.

Dalam konteks wisata, melalui padepokan ini juga bisa dikembangkan tur khusus di museum keris, termasuk workshop pembuatan keris atau demonstrasi seni bela diri tradisional yang menggunakan keris. 

Ini dapat menarik wisatawan yang ingin mendalami sejarah dan budaya lokal.

Melalui keris, juga bisa digelar acara tahunan atau festival seni yang menampilkan seni, musik, tari, dan pertunjukan terkait keris. 

Ini tidak hanya dapat meningkatkan kunjungan wisata tetapi juga mempromosikan warisan budaya. 

Dan dari sisi Edukasi, melalui museum ini dapat menawarkan program pendidikan di museum untuk sekolah-sekolah lokal atau kelompok-kelompok belajar.

Ini dapat mencakup kunjungan berpandu, lokakarya, dan kegiatan edukatif lainnya untuk memperkaya pengetahuan siswa tentang sejarah dan seni keris.

Pengembangan aspek-aspek ini dapat membantu memperluas dampak positif dari museum keris ke berbagai bidang, menciptakan peluang baru, dan mempromosikan pemahaman yang lebih baik tentang warisan budaya dan seni tradisional. 

Tabik.*

Penulis: Nashwa Putri Rizky Ariela, Fahzryani Syah Putri. (Mahasiswa Prodi Film dan Televisi ISI Surakarta)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berita Foto: Pendinginan Berlanjut, Titik Asap Masih Muncul di SPBE Cimuning Bekasi

Berita Foto: Pendinginan Berlanjut, Titik Asap Masih Muncul di SPBE Cimuning Bekasi

Proses penanganan pascakebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) kawasan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, masih terus berlangsung, Kamis (2/4/2026). Meski kobaran api telah berhasil dipadamkan, sisa-sisa asap masih terlihat di sejumlah titik.
Reaksi Keras Coach Justin Usai Timnas Indonesia Sulit Tembus Gawang Bulgaria Meski Main Dominan

Reaksi Keras Coach Justin Usai Timnas Indonesia Sulit Tembus Gawang Bulgaria Meski Main Dominan

Timnas Indonesia gagal mengangkat trofi sebagai juara FIFA Series 2026. Meski telah mendominasi permainan namun tak ada peluang untuk mencetak gawang Bulgaria
Respons Cepat Gubernur Dedi Mulyadi usai Warga Ngadu Perbatasan Jabar-Jateng Berubah Kumuh dan Darurat Sampah

Respons Cepat Gubernur Dedi Mulyadi usai Warga Ngadu Perbatasan Jabar-Jateng Berubah Kumuh dan Darurat Sampah

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) bereaksi setelah video warga memperlihatkan kondisi miris di area gapura perbatasan Jabar-Jateng banyak sampah viral.
Usut Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Polisi Periksa Sejumlah Karyawan

Usut Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Polisi Periksa Sejumlah Karyawan

Polisi mengungkap masih mendalami penyebab kebakaran yang melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.
Demi Bisa Mengejar Ketertinggalan dari Mercedes di F1 2026, Charles Leclerc Sampai Minta Ferrari Lakukan Hal ini

Demi Bisa Mengejar Ketertinggalan dari Mercedes di F1 2026, Charles Leclerc Sampai Minta Ferrari Lakukan Hal ini

Charles Leclerc meminta Ferrari untuk melakukan satu hal demi bisa mengejar ketertinggalan mereka dari Mercedes di F1 2026 ini.
Imbas Kasus Paspor Dean James, Klub Eredivisie Ini Ajukan Banding ke KNVB

Imbas Kasus Paspor Dean James, Klub Eredivisie Ini Ajukan Banding ke KNVB

Heracles Almelo ajukan permintaan resmi ke KNVB terkait keabsahan pertandingan setelah skandal paspor Dean James memicu larangan bagi 25 pemain non-Uni Eropa.

Trending

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak menghapus kesan positif di mata dunia. Media Vietnam heran dengan pujian pelatih Bulgaria.
Dean James hingga Justin Hubner Diminta Ajukan Kembali Paspor Belanda, Timnas Indonesia Bakal Rugi Besar

Dean James hingga Justin Hubner Diminta Ajukan Kembali Paspor Belanda, Timnas Indonesia Bakal Rugi Besar

Para pemain Timnas Indonesia, seperti Dean James dan Justin Hubner, diminta untuk mengajukan kembali paspor Belanda. Hal ini bisa memberikan dampak negatif kepada skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral