News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanah dan Air

Persoalan tanah selalu menyangkut identitas budaya, pembentukan sejarah bangsa. Tak heran jika penyebutan negeri atau bangsa, tempat darah pertama kali ditumpahkan adalah tanah air.
Senin, 15 Januari 2024 - 09:07 WIB
Kolase Foto - Wapemred tvonenews.com Ecep S Yasa, background debat capres.
Sumber :
  • tim tvonenews

TAK ADA angin tak ada hujan, tiba tiba Presiden Jokowi mengomentari jalannya debat ketiga soal pertahanan yang pekan lalu digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Istora, Senayan, Jakarta. 

Intinya, Presiden merasa jalannya debat terlalu berat menyoroti persoalan pribadi. Calon presiden yang berkontestasi tak banyak mengupas soal-soal penting dalam program dan visi misi pasangan capres yang sudah diserahkan pada KPU.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan kepala negara tentu perlu diapresiasi. Ia telah banyak makan asam garam, mengalami sekian banyak debat yang sama, sebelum akhirnya menjadi pimpinan tertinggi di Republik Indonesia.

Seolah menanggapi keberatan Presiden Jokowi---secara hampir bersamaan pula---tiba tiba Anies Baswedan dilaporkan pada polisi pemilu: Bawaslu. Pihak yang melaporkan, Pendekar Hukum Pemilu Bersih (PHPB) menyebut pernyataan Anies soal aset tanah yang dikuasai Prabowo seluas 340 ribu hektare merupakan fitnah dan serangan pribadi. Mereka meminta pernyataan calon presiden dalam debat resmi itu dicabut dan diberi sanksi sebagai pidana pemilu.

Anehnya orang yang merasa diserang justru tak membantah substansi pernyataan Anies. Prabowo di depan pendukungnya sehari setelah debat hanya menyebut data Anies tidak akurat. Ia bahkan menyebut lahan yang ia kuasai Hak Guna Usaha-nya (HGU) mencapai nyaris 500 ribu hektare.

Pernyataan Anies sejatinya tidak orisinal. Ia hanya mengutip pernyataan Presiden Jokowi—orang yang kini tengah berperan juga sebagai king maker bagi Prabowo---yang juga disampaikan dalam forum resmi debat KPU pada Pemilihan Presiden 2019. Plek ketiplek. Tak ada yang diubah. Hanya konteksnya saja berbeda, Anies menyebut dalam konteks keadilan bagi prajurit TNI yang belum memiliki rumah, sementara Jokowi dalam konteks capaian pemerintah periode pertama dalam program konsesi perhutanan sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini publik barangkali tengah terkekeh melihat bagaimana debat Jokowi dan Prabowo saat masih berkontestasi pada pilpres 2014 dan 2019 diputar ulang. Seperti keledai kita sering terantuk pada lubang yang sama. Kita mengalami sejarah yang tak beranjak maju. Sejarah hanya berputar putar, jalan ditempat.

Saya sepakat dengan pernyataan Jusuf Kalla, aduan Anies ke Bawaslu harusnya dijadikan ajang untuk memperjelas ihwal kepemilikan tanah Prabowo. Semua harus diperjelas, termasuk berapa banyak yang dikuasai, di mana saja letaknya. Dan jika memang akan diserahkan pada negara, bagaimana tindak lanjutnya. Jika tetap akan dikelola, harus dirumuskan bersama aturannya lewat pemerintah dan DPR karena Prabowo kelak jika menang pemilu akan jadi pejabat publik tertinggi di Republik ini.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Minta Polri Gandeng TikTok-Meta Berantas Live Streaming Tawuran

DPR Minta Polri Gandeng TikTok-Meta Berantas Live Streaming Tawuran

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri dan Komdigi menggandeng TikTok dan Meta untuk memberantas siaran langsung atau live streamingyang mengajak aksi tawuran.
Shin Tae-yong Sedih Persija Terusir ke Bali Jelang Lawan Java United, Kirim Pesan Khusus ke Jakmania

Shin Tae-yong Sedih Persija Terusir ke Bali Jelang Lawan Java United, Kirim Pesan Khusus ke Jakmania

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, tidak menyembunyikan kekecewaannya jelang menghadapi Java United pada pekan ketiga Super League 2026/2027.
Emas Antam Naik Rp15.000, Harganya Jadi Segini

Emas Antam Naik Rp15.000, Harganya Jadi Segini

Harga emas Antam dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti ketentuan yang berlaku.
Aktivis 98 Khawatir Isu Besar Alihkan Perhatian Publik ke Kasus Febrie Adriansyah

Aktivis 98 Khawatir Isu Besar Alihkan Perhatian Publik ke Kasus Febrie Adriansyah

Pernyataan Willy disampaikan di tengah ramainya pemberitaan nasional mengenai pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Peringatan 100 Tahun Gontor dan Resmikan FK Unida

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Peringatan 100 Tahun Gontor dan Resmikan FK Unida

Prabowo dijadwalkan meresmikan Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam (Unida) Gontor yang berada di kompleks kampus perguruan tinggi tersebut.
Jadwal Liga Italia 2026-2027 Hari Ini, Sabtu (19/09/2026): Big Match AS Roma vs Inter Milan Nanti Malam

Jadwal Liga Italia 2026-2027 Hari Ini, Sabtu (19/09/2026): Big Match AS Roma vs Inter Milan Nanti Malam

Jadwal Liga Italia 2026-2027 hari ini, Sabtu (19/9/2026), hadirkan big match AS Roma vs Inter Milan. Duel di Stadion Olimpico itu tampilkan dua tim papan atas.

Trending

Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia mendapat panggilan mengejutkan ke Jerman U-21, membuka babak baru dalam perebutan jasanya di level internasional.
Asian Games 2026: Indonesia Berhasil Amankan Tiket Babak Semifinal pada Dua Cabor Ini Sebelum Opening Ceremony

Asian Games 2026: Indonesia Berhasil Amankan Tiket Babak Semifinal pada Dua Cabor Ini Sebelum Opening Ceremony

Indonesia mengamankan dua tiket semifinal Asian Games 2026 Aichi-Nagoya melalui cabang olahraga teqball dan soft tennis beregu putra.
Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Badan meteorologi Jepang mengimbau kewaspadaan warga terhadap gelombang tinggi, angin kencang, tanah longsor, serta banjir di sekitar Tokyo. Hal ini mengingat potensi cuaca buruk selama libur panjang seiring mendekatnya Topan Dujuan.
Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas menyinggung beratnya menjadi ketua umum partai politik (parpol) hingga presiden.
Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT ke-28 PAN, Zulhas Singgung Alasan PAN Setia

Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT ke-28 PAN, Zulhas Singgung Alasan PAN Setia

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri acara Puncak HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) pada malam ini.
Viral di Medsos, Muncul Grup Gay Cisauk dengan Jumlah Anggota Sampai Ribuan Menuai Kecaman

Viral di Medsos, Muncul Grup Gay Cisauk dengan Jumlah Anggota Sampai Ribuan Menuai Kecaman

Media sosial dihebohkan dengan kabar munculnya grup gay. Hal ini menarik perhatian warganet dan dikecam bisa segera diusut pihak terkait.
Kondisi Terbaru Pasutri yang Sering Siram Air Kotor saat Warga Mau ke Masjid untuk Shalat, Berujung Digeruduk Warga

Kondisi Terbaru Pasutri yang Sering Siram Air Kotor saat Warga Mau ke Masjid untuk Shalat, Berujung Digeruduk Warga

Pasangan suami istri (pasutri) yang menyiram air kotor ke warga yang menuju masjid untuk shalat Jumat di Kutabaru, Pasar Kemis, Tangerang digeruduk oleh warga.
Selengkapnya

Viral