News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

NU Versus NU

Politik ala NU harusnya bukan politik praktis karena fokus politik NU adalah politik tingkat tinggi, politik kebangsaan dan politik kerakyatan. Sangat rugi bagi kita semua  jika jamiyah besar ini hanya dijadikan "posko politik".
Senin, 22 Januari 2024 - 11:11 WIB
Pojok KC - Wapemred tvonenews.com Ecep S Yasa, background bendera NU.
Sumber :
  • tim tvonenews

Di era reformasi Muktamar NU juga tidak sepi dari konflik seperti Muktamar ke 31 di Boyolali antara KH Abdurrahman Wahid versus KH Hasyim Muzadi dan Muktamar NU ke-33 di Jombang antara KH Hasyim Muzadi versus KH Said Aqil Siroj. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terbaru, yang mungkin masing hangat dalam ingatan adalah Muktamar ke-34 NU di Lampung. Kali ini dinamika disebabkan perbedaan figur calon Ketua Umum PBNU. Munculnya calon ketua umum PBNU KH Said Aqil Siroj (petahana) yang ingin dipertahankan oleh pendukungnya berhadapan dengan kelompok pendukung Katib Aam KH Yahya Cholil Staquf yang menghendaki regenerasi.

Namun, terbukti NU toh tetap solid dan hingga kini tahan segala cuaca. Seperti suami istri yang hanya butuh tidur bareng untuk meredakan ketegangan pada saat dompet semakin menipis di akhir bulan, gegeran itu pada saatnya akan selesai setelah para kiai duduk bareng, gayeng sambil klekaran, ngopi dan merokok.

Saya menenangkan diri soal gegeran jelang coblosan ini dengan mengingat lagi tradisi yang mapan di NU soal perbedaan pendapat. Otokritik mengalir dalam darah setiap warga NU secara organik. Setiap yang pernah mengikuti  forum-forum Bahtsul Masail pasti tahu para kiai terbiasa berdebat secara diametral dan sengit soal permasalahan hukum di masyarakat. Argumentasi, hujjah, dalil disampaikan dengan jernih karena berdasarkan dari Al-Qur’an, Hadits, dan kitab kuning.

Hanya, seperti yang disebut teman saya, eman eman, sangat sayang jika payung besar hanya untuk sibuk memayungi satu kubu saja.

Banyak yang bilang, NU dan juga Muhammadiyah adalah pakunya republik. Bagian dari gerbong besar masyarakat sipil yang terbuka dan demokratis. Kenapa kita tidak pecah berkeping keping seperti Yugoslavia atau Serbia ketika mengalami masa peralihan yang keras dan berdarah pada 1965 dan 1998, ya karena peran dua lembaga ini yang berakar kuat di desa-desa dan kota-kota seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(Dok - KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) (kedua dari kiri). Sumber: ANTARA)

Saya teringat dawuh Mustasyar PBNU KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) saat menghadiri Lailatul Ijtima PWNU Jateng, 13 Januari 2024  yang menyatakan bahwa pola pikir NU harus seperti sikap kiai pesantren. Semua dilayani, menyediakan diri untuk masyarakat. Ulama tidak mengurusi politik saja, tapi bagaimana manfaat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Krisis Timur Tengah Hantam Industri Plastik, Pemerintah Bidik Sumber Baru dari India hingga Afrika

Krisis Timur Tengah Hantam Industri Plastik, Pemerintah Bidik Sumber Baru dari India hingga Afrika

Gejolak di Timur Tengah mulai berdampak langsung ke sektor industri dalam negeri. Pemerintah bergerak cepat mencari sumber alternatif bahan baku plastik setelah impor nafta terganggu akibat ketidakpastian global.
Kejagung Geledah KSOP di Kalimantan Terkait Dugaan Korupsi Tambang Batubara

Kejagung Geledah KSOP di Kalimantan Terkait Dugaan Korupsi Tambang Batubara

Tim penyidik pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) di sejumlah wilayah Kalimantan, terkait kasus dugaan korupsi tambang batubara, yang menyeret pengusaha Samin Tan.
Ungkap Penyebab Turunnya PMI Manufaktur, Kadin Wanti-wanti Risiko Serius di Sektor Padat Karya

Ungkap Penyebab Turunnya PMI Manufaktur, Kadin Wanti-wanti Risiko Serius di Sektor Padat Karya

Saleh Husin menilai guncangan dari sisi permintaan dan tekanan dari kenaikan biaya produksi menjadi faktor utama yang mempersempit ruang ekspansi sektor manufaktur.
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Puspom TNI, Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Tangani Kasus

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Puspom TNI, Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Tangani Kasus

Polda Metro Jaya menegaskan tidak lagi menangani perkara kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Ungkapan Clara Shinta usai Borok Dugaan Suami Selingkuh Terungkap, Sesalkan Sudah Ogah Dengarkan Peringatan Teman

Ungkapan Clara Shinta usai Borok Dugaan Suami Selingkuh Terungkap, Sesalkan Sudah Ogah Dengarkan Peringatan Teman

Clara Shinta menuliskan kekecewaan setelah menemukan dugaan perselingkuhan suami, Alexander Assad. Ia menyesali cuek setelah dinasihati oleh teman-temannya.
Persebaya Surabaya Cari Momentum Bangkit Saat Jamu Persita Tangerang di GBT

Persebaya Surabaya Cari Momentum Bangkit Saat Jamu Persita Tangerang di GBT

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares waspadai Persita Tangerang di Super League. Usai dibantai 5 gol, mental Bruno Moreira dkk dipoles habis demi poin penuh di GBT.

Trending

Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan renovasi puluhan ribu rumah di Jawa Barat. Warga kini bisa daftar langsung, program dimulai April dan dorong ekonomi daerah.
Media Malaysia Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Gagal Juara tapi Tetap Dipandang Positif

Media Malaysia Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Gagal Juara tapi Tetap Dipandang Positif

Kegagalan Timnas Indonesia meraih gelar juara FIFA Series 2026 menjadi sorotan media Malaysia. Meski gagal lawan Bulgaria, skuad Garuda tetap dipandang positif.
Media Vietnam Heran dengan John Herdman, Cuma Bilang Satu Kalimat Usai Timnas Indonesia Kalah, tapi Bikin Bulgaria Tersindir

Media Vietnam Heran dengan John Herdman, Cuma Bilang Satu Kalimat Usai Timnas Indonesia Kalah, tapi Bikin Bulgaria Tersindir

Kekalahan 0-1 yang dialami Timnas Indonesia saat menghadapi Bulgaria di final FIFA Series 2026 masih jadi perbincangan. Media Vietnam heran dengan John Herdman.
Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Bung Harpa memberikan kritikan terhadap penampilan Timnas Indonesia asuhan John Herdman yang kalah melawan Bulgaria. Menurutnya penampilan timnas tidak bagus.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Surabaya, di mana Megawati Hangestri siap melawan kawan lamanya di pertandingan pembuka antara Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric PLN.
Duel Panas Tim Dedi Mulyadi vs Sekda Jabar di Arcamanik, KDM Turut Beri Instruksi Tegas ke Kadispora Jabar

Duel Panas Tim Dedi Mulyadi vs Sekda Jabar di Arcamanik, KDM Turut Beri Instruksi Tegas ke Kadispora Jabar

Duel panas Tim Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melawan tim Sekretariat Daerah yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah Herman Suryatman di Arcamanik, Bandung.
Jakarta Pertamina Enduro Rekrut Pemain Asing Pengganti Yana Shcherban, Siap Duet Bareng Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026

Jakarta Pertamina Enduro Rekrut Pemain Asing Pengganti Yana Shcherban, Siap Duet Bareng Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026

Jakarta Pertamina Enduro dikabarkan telah merekrut pemain asing baru yang berposisi sebagai outside hitter, yang siap duet dengan Megawati Hangestri di babak final four Proliga 2026.
Selengkapnya

Viral