GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mendorong Inklusi Jaminan Sosial bagi Pekerja Informal

Di balik geliat ekonomi sektor informal Indonesia, terdapat jutaan pekerja yang berjibaku setiap hari untuk mencari nafkah tanpa jaminan akan masa depan mereka.
Rabu, 1 Oktober 2025 - 12:05 WIB
Demo Buruh di Patung Kuda
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Di balik geliat ekonomi sektor informal Indonesia, terdapat jutaan pekerja yang berjibaku setiap hari untuk mencari nafkah tanpa jaminan akan masa depan mereka.

Mereka adalah nelayan yang menantang ombak demi sesuap nasi, buruh tani yang bekerja dari fajar hingga senja, pedagang keliling yang mengayuh sepeda di tengah terik matahari, sopir angkutan yang mengandalkan pendapatan harian, hingga pekerja lepas di sektor jasa kreatif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Profesi-profesi ini kerap luput dari sorotan, namun sesungguhnya menjadi denyut nadi perekonomian bangsa.

Ironinya, ketika risiko menimpa—seperti kecelakaan kerja, sakit berkepanjangan, atau bahkan kematian—mereka dan keluarganya sering kali tak memiliki sandaran.

Tanpa perlindungan sosial, satu peristiwa tak terduga dapat menggerus habis penghasilan, meninggalkan keluarga dalam lingkaran kesulitan, bahkan kemiskinan baru.

Sektor Informal sebagai Penopang Ekonomi

Tidak dapat dipungkiri, sektor informal memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) per Agustus 2023 menunjukkan, dari 147,7 juta angkatan kerja, sekitar 87,3 juta orang atau 59,1% bekerja di sektor informal. Angka ini menunjukkan bahwa lebih dari separuh pekerja Indonesia berada di luar sistem kerja formal.

Namun, partisipasi mereka dalam jaminan sosial ketenagakerjaan masih sangat rendah. Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan tahun 2024, jumlah peserta aktif dari kategori pekerja informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) baru mencapai sekitar 10 juta orang.

Padahal, potensi peserta dari kelompok ini diperkirakan mencapai 101,8 juta orang. Artinya, lebih dari 60% pekerja informal masih hidup tanpa perlindungan sosial formal.

Perbandingan dengan negara lain di kawasan ASEAN pun memperlihatkan kesenjangan. Sebagai contoh, Thailand sejak lama menerapkan skema sukarela dengan subsidi pemerintah untuk pekerja informal, sehingga cakupan perlindungan sosial lebih luas.

Filipina pun melalui Social Security System (SSS) mengintegrasikan program tabungan wajib dan perlindungan dasar bagi pekerja lepas. Indonesia, meskipun memiliki landasan hukum yang jelas, masih berjuang memperluas kepesertaan dan mengatasi hambatan implementasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hambatan yang Mengakar

Ada banyak faktor yang menjelaskan rendahnya partisipasi pekerja informal dalam program jaminan sosial.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

4 Alasan Kuat Beckham Putra Layak Jadi Starter Timnas Indonesia Vs Saint Kitts dan Nevis di FIFA Series 2026, Nomor 2 Beri Keuntungan Bagi John Herdman

4 Alasan Kuat Beckham Putra Layak Jadi Starter Timnas Indonesia Vs Saint Kitts dan Nevis di FIFA Series 2026, Nomor 2 Beri Keuntungan Bagi John Herdman

Beckham Putra berpeluang starter saat Timnas Indonesia vs Saint Kitts dan Nevis di FIFA Series 2026. Ini 4 alasan kuat yang bikin Herdman sulit mengabaikannya.
Gubernur Jabar KDM Ungkap Korban Tewas Kecelakaan Maut Mobil Elf di Majalengka Bertambah Jadi 7 Orang

Gubernur Jabar KDM Ungkap Korban Tewas Kecelakaan Maut Mobil Elf di Majalengka Bertambah Jadi 7 Orang

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) menginformasikan bahwa jumlah korban tewas bertambah jadi 7 orang imbas kecelakaan maut mobil Elf di Majalengka.
Sadar Sering Dinyinyiri dan Dikritik, Gubernur Dedi Mulyadi Lontarkan Respons Menohok

Sadar Sering Dinyinyiri dan Dikritik, Gubernur Dedi Mulyadi Lontarkan Respons Menohok

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan dirinya banyak menerima kritik setiap hari bahkan bernada nyinyir. Terkait hal ini, KDM berikan respons menohok.
Taktik Jenius Kelas Eropa John Herdman Banyak Panggil Pemain Muda ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Ternyata Bukan Sekadar Pelengkap

Taktik Jenius Kelas Eropa John Herdman Banyak Panggil Pemain Muda ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Ternyata Bukan Sekadar Pelengkap

John Herdman ungkap alasan panggil banyak pemain muda ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Bukan sekadar kuota, tapi bagian strategi besar menuju Piala AFF.
John Herdman Bicara Masa Depan Pemain Muda Timnas Indonesia, 2 Pemain Muda Berpeluang Bersinar di FIFA Series 2026

John Herdman Bicara Masa Depan Pemain Muda Timnas Indonesia, 2 Pemain Muda Berpeluang Bersinar di FIFA Series 2026

Dalam konferensi pers sebelum laga, John Herdman menegaskan bahwa regenerasi pemain menjadi bagian penting dalam proyek jangka panjang Timnas Indonesia.
KPK Sadari Pengalihan Yaqut Jadi Tahanan Rumah Bakal Munculkan Reaksi Publik

KPK Sadari Pengalihan Yaqut Jadi Tahanan Rumah Bakal Munculkan Reaksi Publik

Sorotan tajam diterima KPK setelah keputusan pengalihan penahanan terhadap Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah beberapa waktu lalu.

Trending

John Herdman Tegaskan Identitas Baru Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

John Herdman Tegaskan Identitas Baru Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

John Herdman tegaskan identitas baru Timnas Indonesia jelang laga FIFA Series 2026.
Sadar Tak Ada Megawati Hangestri, Media Korea Soroti Kehebatan “Megatron” di Draft Pemain Asing V-League

Sadar Tak Ada Megawati Hangestri, Media Korea Soroti Kehebatan “Megatron” di Draft Pemain Asing V-League

Media Korea menyoroti draft pemain asing V-League terbaru setelah Megawati Hangestri dipastikan absen, meninggalkan kekosongan di posisi penyerang utama tim.
Satu Pemain Resmi Dicoret, Begini Prediksi Line-up Ideal Timnas Indonesia di Debut John Herdman

Satu Pemain Resmi Dicoret, Begini Prediksi Line-up Ideal Timnas Indonesia di Debut John Herdman

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah memutuskan untuk mencoret salah satu pemain jelang FIFA Series 2026. Dean James tidak dapat dibawa dengan alasan sakit.
Kabarnya Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia, Tim Geypens Terima Kabar Buruk dari Belanda

Kabarnya Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia, Tim Geypens Terima Kabar Buruk dari Belanda

Tim Geypens kabarnya dipanggil John Herdman untuk memperkuat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Namun, ada kabar buruk yang menantinya di Belanda.
John Herdman Bawa Balik Pemain Rp3,4 Miliar Ini ke Timnas Indonesia untuk Gantikan Dean James di FIFA Series 2026

John Herdman Bawa Balik Pemain Rp3,4 Miliar Ini ke Timnas Indonesia untuk Gantikan Dean James di FIFA Series 2026

Dua hari sebelum laga melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, John Herdman mendadak mencoret Dean James dari Timnas Indonesia. Siapa penggantinya?
Pemanggilan Tim Geypens Resmi Dibantah, John Herdman Andalkan Bintang Lokal untuk Gantikan Dean James di Timnas Indonesia

Pemanggilan Tim Geypens Resmi Dibantah, John Herdman Andalkan Bintang Lokal untuk Gantikan Dean James di Timnas Indonesia

Rumor pemanggilan Tim Geypens resmi dibantah oleh pihak Timnas Indonesia. Itu berarti John Herdman akan mengandalkan bintang lokal sebagai pengganti Dean James.
Dibanding STY dan Patrick Kluivert, Pundit Bola Puji John Herdman Setinggi Langit, Debut di GBK Sangat Dinanti

Dibanding STY dan Patrick Kluivert, Pundit Bola Puji John Herdman Setinggi Langit, Debut di GBK Sangat Dinanti

Pundit sepak bola ini puji John Herdman setinggi langit, bandingkan dengan STY dan Patrick Kluivert: Debut sang pelatih baru di GBK sangat dinanti!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT