News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kiamat Media Sosial: Saat Remaja Australia Dipaksa Offline, Indonesia Masih Terjebak Scroll Tak Berujung

TikTok, Instagram, Snapchat, YouTube—semua platform itu akan memblokir akun remaja di bawah umur di Australia.
Rabu, 10 Desember 2025 - 14:31 WIB
Ilustrasi Media Sosial.
Sumber :
  • Dok Freepick

Anak-anak menghabiskan 40% lebih banyak waktu di platform sosial yang berkontribusi pada penurunan prestasi akademik dan interaksi sosial.

Emma bukanlah satu-satunya yang menyalurkan suara. Ribuan orang tua bergabung dalam sebuah petisi didukung data dari eSafety Commissioner yang mencatat 20% remaja Australia mengalami cyberbullying.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kritikus menyebut ini terlalu ekstrem: Bagaimana dengan hak privasi dan kebebasan berekspresi?

Namun, bagi pemerintah setempat, manfaatnya jelas.

Sementara itu, di Indonesia—negara dengan 170 juta pengguna media sosial tertinggi keempat di dunia—masih bergulat dengan "kiamat" yang sama, tapi tanpa rem yang sekuat Australia.

Rina, seorang siswi SMA di Jakarta, setiap malam scroll salah satu platform media sosial hingga larut.

Dia mengaku membandingkan kulitnya yang "kurang glowing" dengan influencer berwajah sempurna.

"Aku merasa jelek terus," ceritanya dalam survei Mum.id tahun 2025 di mana 96,4% remaja Gen Z mengaku kesulitan mengatasi stres dari media sosial.

Di sini dampaknya tak lagi abstrak. Penggunaan media sosial naik 200% sejak pra-pandemi dan tren ini diprediksi bertahan hingga 2025.

Ini membuat aktivitas luar ruangan remaja turun drastis setelah melebihi dua jam sehari.

Indonesia bukan asing dengan badai new media. Salah satu platform media sosial disebut-sebut menjadi sumber utama paparan konten negatif: body shaming, kekerasan digital, dan tantangan berbahaya yang mendorong kenakalan remaja.

Penelitian Universitas Airlangga tahun 2025 menyoroti bagaimana algoritma platform tersebut memperburuk kesehatan mental dengan remaja terpapar standar kecantikan palsu yang memicu perbandingan sosial negatif dan kecemasan.

Survei Kompas pada Februari 2025 mengungkap bahwa banyak anak Indonesia mengalami gangguan jiwa akibat bullying online atau ajakan bunuh diri yang viral.

Di Poltekkes Pangkal Pinang, studi Juli 2025, menemukan screentime berlebih memicu citra diri rendah dengan 45% remaja melaporkan gangguan tidur dan 40% penurunan produktivitas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jurnal ResearchGate Agustus 2025 bahkan menghubungkan media sosial dengan peningkatan kenakalan remaja, termasuk kekerasan digital yang naik signifikan sejak 2024.

Perbedaan dengan Australia terletak pada pendekatan. Di sana pemerintah bertindak preemptif dengan larangan didahului edukasi cyber safety dan penguatan undang-undang anti-bullying meski sempat menuai protes dari remaja yang khawatir isolasi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Arab Saudi Kutuk Serangan Houthi ke Makkah

Arab Saudi Kutuk Serangan Houthi ke Makkah

Kerajaan menegaskan bahwa serangan teroris pengecut yang menargetkan kota suci dan kiblat umat Muslim tersebut sebagai pengulangan praktik milisi Houthi yang menargetkan dan melanggar kesucian tempat-tempat suci umat Muslim itu.
Adam Alis Akui Kemenangan FC Seoul Jadi Motivasi Persib, Siap Lanjutkan Perjalanan Tandang Lain Vs Persijap

Adam Alis Akui Kemenangan FC Seoul Jadi Motivasi Persib, Siap Lanjutkan Perjalanan Tandang Lain Vs Persijap

Persib Bandung meraih kemenangan tipis 1-0 dari wakil Korea Selatan ini di babak penyisihan Grup E AFC Champions League Two 2026-2027, di Stadion Piala Dunia Seoul, Rabu (16/9/2026). 
KPK Dalami Aliran Uang Kasus Suap Pengurusan HGB di Kementerian ATR/BPN

KPK Dalami Aliran Uang Kasus Suap Pengurusan HGB di Kementerian ATR/BPN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menelusuri aliran uang terhadap pihak lain dalam kasus suap pengurusan tanah di Kementerian ATR/BPN.
Surat Kecil untuk Argentina, Messi: “Setelah Peristiwa yang Menimpa Ayah Saya, Keyakinan Saya Menjadi Jauh Lebih Kuat”

Surat Kecil untuk Argentina, Messi: “Setelah Peristiwa yang Menimpa Ayah Saya, Keyakinan Saya Menjadi Jauh Lebih Kuat”

Surat tulisan tangan Lionel Messi kembali viral setelah ia pensiun dari Timnas Argentina. Ada satu kalimat tentang sang ayah yang membuat keputusan itu
Ribuan Mahasiswa Baru Mulai Perjalanan Akademik, Ruang Pengembangan Diri Diperluas

Ribuan Mahasiswa Baru Mulai Perjalanan Akademik, Ruang Pengembangan Diri Diperluas

Sebanyak 4.940 mahasiswa baru memulai perjalanan pendidikan tinggi pada tahun akademik 2026/2027 melalui Program Pengenalan Kampus (P2K) Prakarsa 2026 di JEC.
Kunjungi Anak Penyintas Gempa NTT, Kaesang Pangarep Main Catur dan Ular Tangga

Kunjungi Anak Penyintas Gempa NTT, Kaesang Pangarep Main Catur dan Ular Tangga

Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia Kaesang Pangarep bermain dengan anak-anak penyintas bencana gempa bumi di Desa Rokirole, Pulau Palue, Kabupaten Sikka, NTT.

Trending

Adam Alis Akui Kemenangan FC Seoul Jadi Motivasi Persib, Siap Lanjutkan Perjalanan Tandang Lain Vs Persijap

Adam Alis Akui Kemenangan FC Seoul Jadi Motivasi Persib, Siap Lanjutkan Perjalanan Tandang Lain Vs Persijap

Persib Bandung meraih kemenangan tipis 1-0 dari wakil Korea Selatan ini di babak penyisihan Grup E AFC Champions League Two 2026-2027, di Stadion Piala Dunia Seoul, Rabu (16/9/2026). 
KPK Dalami Aliran Uang Kasus Suap Pengurusan HGB di Kementerian ATR/BPN

KPK Dalami Aliran Uang Kasus Suap Pengurusan HGB di Kementerian ATR/BPN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menelusuri aliran uang terhadap pihak lain dalam kasus suap pengurusan tanah di Kementerian ATR/BPN.
Arab Saudi Kutuk Serangan Houthi ke Makkah

Arab Saudi Kutuk Serangan Houthi ke Makkah

Kerajaan menegaskan bahwa serangan teroris pengecut yang menargetkan kota suci dan kiblat umat Muslim tersebut sebagai pengulangan praktik milisi Houthi yang menargetkan dan melanggar kesucian tempat-tempat suci umat Muslim itu.
Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral di media sosial sejumlah video yang memperlihatkan seorang “Pak Guru” memakai makeup ala perempuan saat mengajar. Kini berujung diberhentikan.
Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
Dari Kawan Jadi Rival, Vanja Bukilic Tak Gentar Hadapi Megawati Hangestri, Yakin Red Sparks Bisa Bersaing

Dari Kawan Jadi Rival, Vanja Bukilic Tak Gentar Hadapi Megawati Hangestri, Yakin Red Sparks Bisa Bersaing

Vanja Bukilic tak sabar kembali beraksi bersama Jung Kwan Jang Red Sparks dan menghadapi mantan tandemnya, Megawati Hangestri, di V-League musim 2026/2027.
Selengkapnya

Viral