GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Membangun Kampus di Perbatasan: Strategi Geopolitik Prabowo

Membangun Fakultas Vokasi Logistik Militer di perbatasan adalah langkah geopolitik yang berani: membentuk karakter bangsa sekaligus menciptakan daya tangkal baru yang tidak berisik, tetapi menentukan; logistics-based deterrence.
Kamis, 26 Februari 2026 - 15:36 WIB
Wakil Dekan 1 Fakultas Vokasi Logisitik Militer Universitas Pertahanan RI Marsma TNI Hikmat Zakky Almubaroq
Sumber :
  • Istimewa

Dalam hitungan bulan, lampu menyala, musik ramai terdengar, orang-orang datang dan pergi. Tetapi ukuran strategisnya bukan “ramai atau sepi”. Ukurannya adalah “tahan atau rapuh”.

Keramaian yang tidak membangun karakter adalah kemenangan semu. Ia menciptakan kerumunan, bukan komunitas. Ia membangun euforia, bukan identitas. Ia hidup dari konsumsi, bukan dari kapasitas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebaliknya, pendidikan adalah proyek yang tidak heboh, tetapi paling mematikan dalam menghadapi ancaman jangka panjang. Karena pendidikan melahirkan manusia yang tidak mudah dibeli, tidak mudah dipecah, dan tidak mudah diprovokasi.

Ketika kampus berdiri di Garis kedaulatan, yang datang bukan hanya mahasiswa. Datang dosen, datang tenaga kependidikan, datang penelitian, datang latihan praktik. Dan yang orang kota sering lupa: datang orang tua, datang keluarga, datang rombongan kecil yang menengok anaknya sedang belajar di batas negeri. 

Di titik itulah ekosistem ekonomi tumbuh secara organik. Warung menjadi toko. Toko menjadi deretan ruko. Rumah singgah menjadi penginapan. Penginapan menjadi usaha jasa yang stabil. 

Lalu transportasi bergerak, layanan publik bertumbuh, bahkan pusat belanja akan muncul ketika daya beli dan arus kunjungan sudah terbentuk. Ekonomi seperti ini tidak sekadar berputar, tetapi berakar.

Tetapi mengapa saya menyebut ini geopolitik, bukan sekadar pembangunan daerah?

Karena perang modern bergeser. Hari ini yang dilumpuhkan pertama sering bukan garis depan, tetapi gudang, pelabuhan, jalur distribusi, dan akses pangan. Di tingkat teori, kita mengenal konsep “weaponized interdependence”: jaringan ekonomi global bisa dipakai negara tertentu untuk mengumpulkan informasi strategis atau menutup akses pihak lain. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lihat Laut Merah. Yang terjadi di Laut Merah saat ini bukan sekadar gangguan pelayaran biasa. Itu adalah geopolitik yang menekan logistik global. International Monetary Fund mencatat pada dua bulan pertama 2024, volume perdagangan melalui Terusan Suez turun sekitar 50 persen dibanding tahun sebelumnya. 

IMF juga mengingatkan bahwa dalam kondisi normal sekitar 15 persen volume perdagangan maritim global melewati Suez. United Nations Conference on Trade and Development menunjukkan dampaknya berlapis: transits di kanal turun puluhan persen, banyak kapal kontainer menghindari Suez dan mengalihkan rute memutar Tanjung Harapan, biaya dan waktu kirim naik, guncangan menekan rantai pasok, dan peta pelayaran ikut berubah. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ajak Ormas Hingga Mahasiswa Buka Puasa Bersama, Kapolri Tegaskan Selalu Beri Ruang Untuk Bersuara

Ajak Ormas Hingga Mahasiswa Buka Puasa Bersama, Kapolri Tegaskan Selalu Beri Ruang Untuk Bersuara

Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengajak Ormas, Organisasi Kepemudaan (OKP) hingga mahasiswa, buka puasa bersama di PTIK, Jakarta, Kamis (26/2/2026).
Soal Penertiban Lapangan Padel, Satpol PP DKI Masih Tunggu Surat Instruksi Dinas Citata

Soal Penertiban Lapangan Padel, Satpol PP DKI Masih Tunggu Surat Instruksi Dinas Citata

Terkait adanya 185 lapangan padel yang tidak mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Satpol PP DKI Jakarta menyebut belum bisa menindak untuk menertibkan tempat tersebut.
Pengakuan Hafiz Mahendra, Pengemudi Calya Hitam Lawan Arah Panik Karena Nggak Punya SIM 

Pengakuan Hafiz Mahendra, Pengemudi Calya Hitam Lawan Arah Panik Karena Nggak Punya SIM 

Sebuah mobil Toyota Calya bernomor polisi D 1640 AHB nekat melawan arah saat melintasi jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Rabu (25/2/2026). 
Divonis 9 Tahun Penjara Terkait Kasus Korupsi Minyai Mentah, Dirut Pertamina Patra Niaga: Banyak Fakta Persidangan yang Belum Dipertimbangkan

Divonis 9 Tahun Penjara Terkait Kasus Korupsi Minyai Mentah, Dirut Pertamina Patra Niaga: Banyak Fakta Persidangan yang Belum Dipertimbangkan

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Riva Siahaan divonis 9 tahun penjara atas kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina Persero.
Bule Antre Jadi WNI! Dirjen AHU Bongkar Fakta Alasan WNA Rebutan Paspor Indonesia

Bule Antre Jadi WNI! Dirjen AHU Bongkar Fakta Alasan WNA Rebutan Paspor Indonesia

Di polemik status anak alumni LPDP, Dwi Sasetyaningtyas jadi WNA Inggris, Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) mengungkap fakta menarik. 
Soal Kasus ABK Fandi, Wamen HAM Tegas Tolak Hukuman Mati: Kita Berdosa Kalau Membunuh Orang yang Salah

Soal Kasus ABK Fandi, Wamen HAM Tegas Tolak Hukuman Mati: Kita Berdosa Kalau Membunuh Orang yang Salah

Wakil Menteri HAM RI, Mugiyanto Sipin, angkat bicara perihal kasus anak buah kapal (ABK) Sea Dragon, Fandi Ramadhan yang dituntut hukuman mati kasus narkoba.

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

AFC resmi merilis hasil sidang komite disiplin dan etik, Persib Bandung kena sanksi berat?
Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia terus memburu talenta diaspora demi mewujudkan target besar menuju Piala Dunia 2030. Bintang Jerman U-16 ini sudah masuk radar John Herdman?
Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Timnas Indonesia dikaitkan dengan talenta Eropa yang sedang naik daun. Sosok Demiane Agustien belum juga dinaturalisasi sudah bicara jujur soal skuad Garuda.
Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Inilah identitas pengemudi mobil Toyota Calya yang lawan arus hingga diamuk massa di Gunung Sahari, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Susunan Pemain Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026 Seri Sentul: Ada Megawati Hangestri Hingga Medi Yoku

Susunan Pemain Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026 Seri Sentul: Ada Megawati Hangestri Hingga Medi Yoku

Susunan pemain Gresik Phonska Pupuk Indonesia vs Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026 seri Sentul, di mana kedua kubu sama-sama bertabur pemain bintang mulai dari Megawati Hangestri hingga Mediol Yoku.
Reaksi Berkelas Maarten Paes usai Jordi Cruyff Dilaporkan Ingin Cari Kiper Baru untuk Ajax Amsterdam

Reaksi Berkelas Maarten Paes usai Jordi Cruyff Dilaporkan Ingin Cari Kiper Baru untuk Ajax Amsterdam

Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, berbicara soal masa depannya di Ajax Amsterdam. Direktur teknik Jordi Cruyff dilaporkan ingin mencari penjaga gawang anyar.
Ungkapan Isi Hati Bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk setelah Tampil Starter di Lille

Ungkapan Isi Hati Bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk setelah Tampil Starter di Lille

Bek kiri Timnas Indonesia Calvin Verdonk kembali dipercaya tampil sebagai starter saat LOSC Lille menghadapi Angers SCO pada pekan ke-23 Ligue 1 2025/2026. Laga
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT