News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Namanya, Brigadir Jenderal Yahya Mussa’id Azzahroni. Dia adalah pemimpin tertinggi askar Masjidil Haram. Brigjen Yahya ini berperawakan seperti kebanyakan orang Arab lainnya: hidung mancung, berjenggot tipis, dan sedikit beruban.
Senin, 22 Juni 2026 - 00:14 WIB
Brigadir Jenderal Yahya Mussaíd Azzahroni saat bertemu dengan MCH 2013
Sumber :
  • Ìstimewa

Oleh : Fikri Syaukani Abu Aqisya/ Pelancong Muslim

Makkah, Arab Saudi - Namanya, Brigadir Jenderal Yahya Mussa’id Azzahroni. Dia adalah pemimpin tertinggi askar Masjidil Haram. Kami bertemu dengannya saat petugas keamanan Daker (Daerah Kerja) Makkah sowan untuk menggelar rapat koordinasi pengamanan jemaah haji Indonesia yang akan beribadah di Kompleks Masjidil Haram pada musim haji 2013 silam.

Brigjen Yahya ini berperawakan seperti kebanyakan orang Arab lainnya: hidung mancung, berjenggot tipis, dan sedikit beruban.
Seorang petugas menyapa dan memberi tahu bahwa Wan Yahya ini baru saja dipromosikan menjadi Brigadir Jenderal. Kami pun sontak memberikan ucapan selamat kepada beliau. Dengan nada ramah, ia mengucapkan terima kasih dan mengucapkan selamat datang pada kami.

Usai pertemuan yang hangat tersebut, kami wartawan Daker Mekah diberikan kesempatan untuk sesi tanya jawab sekaligus berfoto bersama sang jenderal.

"Thank you for your kindness, Mr. Yahya," ucap saya saat menyalami dan mengajak foto bersama. Beliau menyapa kembali dengan hangat, menyambut ajakan saya dengan berpose bersama.
Secara bergantian, kami meminta kesediaan Brigjen Yahya untuk berpose.

"Mantap nih," ujar saya pada seorang teman dari MCH Daker Mekah seraya menunjukkan hasil foto di telepon genggam. "Kalau ada apa-apa dengan askar di Haram, kita tinggal tunjuk foto ini aja kan? Langka, Bro," lanjut saya.

Insiden Kamera di Masjidil Haram

Kejadian perampasan kamera DSLR oleh askar di Masjidil Haram memang masih sangat membekas dalam ingatan saya.

Ketika itu saya dan Bang Zainal, rekan saya yang bertugas sebagai kamerawan, yang bersiap akan melaksanakan shalat Zhuhur terpergok seorang askar saat akan memasuki masjid dari arah pintu Ismail. Salah satu askar yang berjaga di depan pintu memanggil saya, "Hajjii.. hajjiiii...hajjiii."

Namun, saya tidak menghiraukan karena terdengar tidak jelas. Kemudian dia memanggil lebih keras lagi, "Haaajiiii, haajiiiii!!!"

Kali ini teriakan si askar terdengar sampai telinga saya. Benar ternyata ia memanggil saya dan segera saya menghampiri. Saat itu saya membawa tas kecil yang terselempang di badan. Segera ia memeriksa isi tas, lantas langsung berteriak kencang: "Haroommm, harroommmm." Tanpa kompromi, dia langsung mengambil kamera DSLR yang terbungkus tas kantung berwarna cokelat.

Bermodal bahasa Arab ala kadar plus bahasa Inggris, saya berusaha mengelak. "La, la, I’m not taking any picture inside the mosque," begitu elak saya kepada sang askar dengan tegas menyatakan tidak akan mengambil gambar dalam masjid.

Namun, ia tetap tidak menghiraukan dan langsung pergi membawa kamera milik saya. Celaka, lenyap sudah Canon EOS 400D yang saya beli dari bonus tujuh tahun silam, gumam saya dalam hati.

Tapi, saya pantang menyerah. Berulang kali saya mencoba menjelaskan dengan berbagai macam bahasa, mulai dari bahasa Arab madrasah diniyah, bahasa Inggris level dasar, bahkan sampai dengan bahasa tubuh ala tarzan tingkat tinggi. Hasilnya, sang askar tetap bergeming seraya terus melenggang dengan membawa pergi kamera kesayangan saya.

Tetap berharap, saya juga terus membuntutinya. Tak berapa lama, keajaiban pun terjadi. Dia menghampiri dan mengembalikan kamera saya. "La, haram," kata dia sambil mengisyaratkan bahwa saya tidak diperbolehkan mengambil gambar di Kompleks Al-Haram. Saya menyalaminya, "Syukran, syukran." Dia pun langsung kembali ke tempat berjaga.

Uji Coba "Kartu Sakti"

Waktu sudah mulai mendekati waktu Zhuhur. Semua pintu masuk lantai dasar Masjidil Haram sudah ditutup. Tidak ada jemaah yang diperbolehkan untuk masuk. Jemaah yang telat diarahkan ke lantai 2 atau lantai 3 masjid.

Kami masih penasaran menelusuri sekeliling Al-Haram mencari pintu yang masih terbuka. Satu per satu pintu kami datangi, namun semuanya sudah ditutup. "Ya sudahlah, kita shalat di pelataran luar," ujar salah satu teman.

Saya masih penasaran. Bagi saya, inilah waktu yang tepat uji coba ‘kesaktian’ foto bersama Brigjen Yahya itu. Saya pun mendekati seorang penjaga dan membujuk dia agar diperbolehkan masuk. Ketika tak kunjung direspons baik, saya langsung menyodorkan foto sang jenderal yang terselip di antara banyak foto di ponsel saya.

Hasilnya? Sang askar tersenyum lebar mirip iklan pasta gigi. Bolehkah masuk? Kami rupanya harus menerima nasib shalat di pelataran luar.

Kami, saya dan Zainal, berjalan menelusuri Distrik Jarwal menuju Al-Haram. Sore itu temperatur menunjukkan hampir 40 derajat Celsius. Angin yang berembus kencang menerbangkan debu di jalanan.

Untuk menghindari panas dan terpaan debu saya mengenakan kafiyeh menutupi kepala dan hidung. Saat mendekati Al-Haram, kumandang adzan Ashar terdengar jelas.

"Bang sudah masuk Ashar kita shalat dulu yah."

Kami pun langsung menuju tempat wudhu untuk bersuci. Sadar sudah sampai kompleks Al-Haram, kami langsung menutupi kamera yang kami bawa dengan kafiyeh yang saya kenakan. Lagi-lagi, kami cemas akan terlihat askar dan kamera kami bakal disita.

Usai shalat, kami langsung menuju Terminal Gaza untuk pulang menuju kantor daker. Namun untuk mencapai Terminal Gaza kami harus masuk ke dalam masjid dan itu mustahil kita lakukan dengan membawa “alat perang” berupa kamera, tripod, setumpuk kabel, dan laptop yang masuk dalam tas backpack segede gaban ini.

Apa daya, tak ada jalan lain untuk menuju Al-Gaza, kami memutuskan tetap nekat melintas. Apalagi, sejak renovasi di kompleks ini, banyak akses Al-Haram yang ditutup.

"Bismillah aja Bang mudah-mudahan aman sentosa," ujar saya kepada Bang Zainal. Benak saya kembali teringat pada foto sang jenderal. Semoga saja kali ini bisa lebih sakti.

Untuk tidak menimbulkan kecurigaan, saya berpisah dengan Zainal dengan cara berjalan jauh di depan sambil menenteng tripod dan tas laptop. Rupanya, tak lama berselang, suara lantang Bang Zainal terdengar. "Fikri, Fik, Fik...," teriaknya.

Kecemasan saya terbukti. Tepat di depan gerbang King Abdul Aziz, bertengger seorang askar berbaju putih yang menahan Zainal sambil memegangi kamera kami.

Saya segera berlari dan menghampiri.

"Assalamu’alaikum," ucap saya kepada si askar. Dia membalas menjawab. Saya pun berusaha menjelaskan bahwa kami hanya akan melintasi masjid tanpa mengambil gambar.

Sayangnya, komunikasi kami tidak berjalan lancar. Dia tidak mengerti bahasa Inggris dan Indonesia, kami buta pula bahasa Arab. Wajahnya yang serius menambah kegelisahan kami.

Inilah saatnya uji coba kesaktian foto sang jenderal. Saya lantas membuka iPhone yang berisikan foto bersama Brigjen Yahya. "Do you know him?" ujar saya.

Dia mengatakan sesuatu dengan bahasa Arab yang tidak saya mengerti. Sepertinya ada titik terang. Jika tadi sang askar bermuka garang, dia mulai tersenyum. "Sepertinya katabelece kali ini lebih berhasil alias tokcer dibandingkan upaya terdahulu," pikir saya dalam hati.

Ia pun kembali berucap dengan bahasa Arab yang tidak saya mengerti. Alih-alih mengizinkan kami lewat, dia malah mengambil ponselnya dan berbicara pada seseorang. Dalam sekejap, ada askar lain yang menghampiri kami. Setelah berucap salam dia berucap, "Sorry you are not allowed bringing your camera around the mosque, so you better leave now!!!"

Seperti sudah diduga, kami tetap tidak diizinkan melintas dan mereka meminta kami segera hengkang. Pantang menyerah, saya berusaha terus melobi. Hingga akhirnya, ultimatum itu meletup: "You wanna go or I’ll take your camera."

Ancaman bakal merampas kamera itu akhirnya memaksa kami buru-buru meninggalkan Al-Haram dan menuju ke arah distrik Misfalah. "Bang, sepertinya foto sama jenderal tidak sakti juga yee..." bisik saya seraya buru-buru ngacir sebelum askar-askar itu berubah pikiran. Tepok jidat dua kali, ‘katabelece’ foto jenderal ternyata tidak ampuh sama sekali.

- fis

 
 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pakai Jersey Jenner saat Nonton Timnas Indonesia, Baila No Na dan Ivar Jenner Go Public?

Pakai Jersey Jenner saat Nonton Timnas Indonesia, Baila No Na dan Ivar Jenner Go Public?

Pakai jersey bertuliskan Jenner saat nonton Timnas Indonesia vs Singapura di SUGBK, Baila No Na dan Ivar Jenner go public?
Ramalan Zodiak Scorpio Oktober 2026: Ada Peluang Perubahan dan Kejutan Menyenangkan

Ramalan Zodiak Scorpio Oktober 2026: Ada Peluang Perubahan dan Kejutan Menyenangkan

Ramalan zodiak Scorpio Oktober 2026 membahas keuangan, karier, asmara lajang dan pasangan, serta nasihat menghadapi berbagai peluang dan tantangan.
Update Klasemen Medali Asian Games 2026, Jumat 25 September Malam: Indonesia Berhasil Tambah Dua Medali Hari Ini

Update Klasemen Medali Asian Games 2026, Jumat 25 September Malam: Indonesia Berhasil Tambah Dua Medali Hari Ini

Update klasemen medali Asian Games 2026 Jumat 25 September 2026 malam WIB setelah seluruh pertandingan berakhir.
Bantah Dapat Fasilitas Rumah Hunian, Pengacara Sebut Ferdy Sambo Huni Sel Blok A Lapas Cibinong

Bantah Dapat Fasilitas Rumah Hunian, Pengacara Sebut Ferdy Sambo Huni Sel Blok A Lapas Cibinong

Tim penasihat hukum Ferdy Sambo menampik keras spekulasi yang menyebut mantan perwira tinggi Polri itu menikmati fasilitas istimewa berupa hunian tapak di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
3 Drakor Populer Saat Ini, Ada The Scandal yang Khusus Dewasa 21 Keatas

3 Drakor Populer Saat Ini, Ada The Scandal yang Khusus Dewasa 21 Keatas

drakor populer saat ini hadir dengan genre berbeda. Ada The Scandal khusus dewasa 21 ke atas, Four Hands Two Sonatas, dan A Love Other Than Yours.
Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026: Meski Menang Atas Singapura, Timnas Indonesia Masih di Bawah Malaysia

Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026: Meski Menang Atas Singapura, Timnas Indonesia Masih di Bawah Malaysia

Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura pada laga pembuka FIFA ASEAN Cup 2026. Sayangnya, Garuda kini di posisi kedua klasemen Grup A di bawah Malaysia.

Trending

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler seputar pilar baru pengganti Megawati Hangestri hingga kehebohan sesi latihan tim. Berikut rangkumannya.
Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Kortas Tipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Pemerasan dan TPPU Pengurusan PKKPR Hingga Pengurusan Izin PBG

Kortas Tipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Pemerasan dan TPPU Pengurusan PKKPR Hingga Pengurusan Izin PBG

Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka dalam kasus pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang
‘Bapak Bayar Berapa?’ Ini Jawaban Warga Binaan Penghuni Klaster Mewah Lapas Cibinong Saat Ditanya Ombudsman

‘Bapak Bayar Berapa?’ Ini Jawaban Warga Binaan Penghuni Klaster Mewah Lapas Cibinong Saat Ditanya Ombudsman

Beredar video hasil pengawasan yang dilakukan Ombudsman Republik Indonesia kepada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 26 September 2026: Rezeki Mengalir dan Peluang Tak Terduga

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 26 September 2026: Rezeki Mengalir dan Peluang Tak Terduga

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 26 September 2026: Rezeki mengalir dan peluang tak terduga.
Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini

Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini

Timnas Indonesia menghadapi Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 malam ini. Laga perdana John Herdman berlangsung di SUGBK pukul 20.00 WIB, live SCTV dan Vidio.
Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 26 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 26 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Sabtu, 26 September 2026, membawa energi yang sangat dinamis untuk urusan hati. Beberapa zodiak diprediksi
Selengkapnya

Viral