News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menjemput Suara Tuhan hingga ke Ruang Liminal: KPU RI Mengawal Mereka yang Terpinggirkan

Di balik pesta demokrasi, pemilih disabilitas hingga pasien rumah sakit masih menghadapi hambatan. KPU dituntut menjamin hak pilih yang setara dan bermartabat.
Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:35 WIB
Ilustrasi KPU
Sumber :
  • Istimewa

Realisasi itu jelas masih berjarak dari target partisipasi KPU yang dipatok 75 persen. Angka ini berbicara jujur: sekadar mencatat nama di daftar pemilih dan membuat regulasi belum otomatis mendongkrak partisipasi. KPU sadar betul butuh gebrakan ekstra pada pendidikan pemilih, kolaborasi erat dengan komunitas disabilitas, serta penyediaan fasilitas alat bantu yang betul-fasilitatif.

Penelitian Rengganis dkk. (2021) dalam Electoral Governance: Jurnal Tata Kelola Pemilu Indonesia makin mempertegas situasi tersebut. Riset mereka menemukan bahwa hambatan yang dialami pemilih rentan tidak berdiri tunggal, melainkan hasil silang sengkarut antara masalah administrasi, stigma lingkungan, kesiapan KPPS, hingga aksesibilitas fisik TPS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KPU RI paham betul ada wilayah-wilayah tersisih yang luput dari jangkauan TPS biasa. Inilah yang disebut ruang liminal—ruang imajiner di antara keterjangkauan dan isolasi—seperti lorong rumah sakit, kamar perawatan disabilitas berat, panti jompo, hingga sel lembaga pemasyarakatan. Di sanalah para pemilih rentan kerap luput dari keriuhan pesta demokrasi.

Langkah menjemput suara di ruang liminal jelas menuntut empati dan kerendahan hati para penyelenggara pemilu. Petugas KPPS mesti rela berjalan menyisir koridor rumah sakit hingga mengetuk satu per satu pintu rumah warga.

Di sinilah filosofi menjemput “suara tuhan” menemukan makna hidupnya. KPU bukan sedang memburu suara harfiah dari langit, melainkan memastikan tak ada satu pun suara warga yang terbuang cuma gara-gara urusan fisik, jarak, atau keterbatasan lingkungan.

Mengakui Kemajuan, Membenahi Kekurangan

Melihat pelaksanaan Pemilu 2024 tentu harus secara jernih dan proporsional. Kalau dibandingkan dengan Pemilu 2019, isu aksesibilitas dan kelompok rentan memang mendapat porsi perhatian yang jauh lebih segar dalam agenda kelembagaan maupun pemantauan independen. Diskusi soal data pemilih, akses fisik TPS, sampai kerja sama dengan jaringan penyandang disabilitas mengemuka lebih kuat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, mengklaim Pemilu 2024 secara mutlak "lebih baik" ketimbang 2019 juga tidak sepenuhnya akurat. Kita perlu membedah indikatornya secara cermat, mulai dari metode pemantauan, cakupan wilayah, hingga perbedaan kompleksitas jenis pemilihannya.

Laporan pemantauan gabungan SIGAB Indonesia, YAKKUM, dan FORMASI Disabilitas pada Pemilu 2024 menyodorkan catatan penting. Dari pantauan di 218 TPS yang tersebar di 42 kabupaten/kota pada 20 provinsi, terungkap bahwa 45 persen TPS tidak mengantongi informasi rincian pemilih disabilitas. Lalu, sekitar 54 persen pemilih disabilitas fisik pengguna kursi roda masih kerepotan saat memasukkan surat suara ke kotak suara. Bahkan, 84 persen TPS yang dipantau sama sekali tidak menyediakan juru bahasa isyarat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil French Open 2026: Amri/Nita Amankan Tiket Perempat Final usai Menang Straight Game dari Wakil Chinese Taipei

Hasil French Open 2026: Amri/Nita Amankan Tiket Perempat Final usai Menang Straight Game dari Wakil Chinese Taipei

Hasil French Open 2026 sektor ganda campuran antara wakil Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan dari Chinese Taipei.
TJ Dillashaw Ungkap Kunci Kemenangan Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333, Jagokan Siapa?

TJ Dillashaw Ungkap Kunci Kemenangan Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333, Jagokan Siapa?

Mantan juara UFC, TJ Dillashaw, ungkap serangan ke tubuh dan pertahanan takedown sebagai kunci trilogi Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333. Jagokan siapa?
Prioritaskan Keselamatan, Penanganan Darurat Kebakaran KMP Batumandi Tuai Pujian

Prioritaskan Keselamatan, Penanganan Darurat Kebakaran KMP Batumandi Tuai Pujian

Upaya penanganan insiden kebakaran KMP Batumandi oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mendapat apresiasi dari Koordinator Komunitas Pengguna Kapal Penyeberangan Nusantara (KPK-PN), Maruly Hendra Utama. 
Ganjil Genap Pembelian BBM di Sleman Belum Diperlukan, Stok Diklaim 7 Kali Lipat Normal

Ganjil Genap Pembelian BBM di Sleman Belum Diperlukan, Stok Diklaim 7 Kali Lipat Normal

Penerapan sistem ganjil genap untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta dinilai belum diperlukan. Pasalnya, pasokan BBM di wilayah tersebut diklaim mencapai tujuh kali lipat dibandingkan kondisi normal.
Kepala SMK Swasta di Bantul Diduga Korupsi Dana Sekolah Rp125 Juta, Sejumlah Kegiatan Disinyalir Fiktif

Kepala SMK Swasta di Bantul Diduga Korupsi Dana Sekolah Rp125 Juta, Sejumlah Kegiatan Disinyalir Fiktif

Seorang kepala sekolah (kepsek) SMK swasta di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta diduga terlibat dalam kasus korupsi dana sekolah senilai Rp125 juta.
Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Kakorlantas Polri Gelar Doa Bersama Anak Yatim

Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Kakorlantas Polri Gelar Doa Bersama Anak Yatim

Korlantas Polri menggelar kegiatan doa bersama dan santunan anak yatim-piatu dalam merealisasikan visi 'Polisi Bersama Masyarakat'.

Trending

Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal, Polresta Bandung Sampaikan Belasungkawa

Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal, Polresta Bandung Sampaikan Belasungkawa

Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak meninggal dunia, Polresta Bandung sampaikan belasungkawa.
Mahasiswa Jombang Desak Pemerintah Evaluasi PSN dan Percepat Penanganan Karhutla

Mahasiswa Jombang Desak Pemerintah Evaluasi PSN dan Percepat Penanganan Karhutla

GMNI dan BEM Sospol Undar Jombang mendesak pemerintah mengevaluasi PSN dan mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia.
Rekam Jejak Irjen Pol. (Purn) A. Kamil Razak yang Tutup Usia, Pernah Jabat Kapolres hingga Rektor Universitas Langlangbuana

Rekam Jejak Irjen Pol. (Purn) A. Kamil Razak yang Tutup Usia, Pernah Jabat Kapolres hingga Rektor Universitas Langlangbuana

Rekam jejak Irjen Pol. (Purn) A. Kamil Razak yang meninggal dunia pada 22 Oktober 2026. Simak perjalanan kariernya dari Bareskrim Polri, lembaga negara, hingga menjadi Rektor Universitas Langlangbuana.
Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Media sosial Threads dihebohkan dengan video kekerasan yang dilakukan orang tua terhadap anak balitanya di dalam lift diduga dipicu rebutan naik ke stroller.
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dinilai sebagai momentum krusial untuk memperkuat demokrasi ekonomi demi kesejahteraan masyarakat. 
Momen Prabowo Tiru Kedipan Mata Seskab Teddy: Gue Nih Presiden, Ted!

Momen Prabowo Tiru Kedipan Mata Seskab Teddy: Gue Nih Presiden, Ted!

Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan kelakar saat menyadari dirinya mendapat "kode" atau isyarat dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya untuk -
Kabar Duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal Dunia

Kabar Duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal Dunia

Kabar duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. H. A. Kamil Razak, S.H., M.H. meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral