GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Catatan Piala Dunia: Legiun Asing Maroko Istimewa

Maroko melaju ke babak 8 besar Piala Dunia 2022 Qatar tanpa kalah pada empat laga. Sungguh istimewa. Pendukung pun mungkin tak menyangka. Apa kekuatan Maroko?
Kamis, 8 Desember 2022 - 11:30 WIB
Maroko rayakan kemenangan adu penalti atas Spanyol.
Sumber :
  • fifa

Maroko melaju ke babak 8 besar Piala Dunia 2022 Qatar tanpa kalah pada empat laga. Sungguh istimewa. Pendukung Maroko pun mungkin tak menyangka. Apalagi di babak 16 Besar, mereka mengalahkan Spanyol, salah satu kiblat sepak bola.

Di fase babak grup, Maroko - dijuluki Singa Atlas - sudah memberi sinyal, bakal jadi kuda hitam, si pembuat lawan repot. Data mencatat, Maroko satu-satunya tim yang grafik performanya meningkat dari laga pertama hingga laga ketiga. Jujur ini lalai kita resapi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Singa Atlas mengawali kiprah menahan Kroasia tanpa gol alias 0-0. Di laga kedua menang 2-0 atas Belgia. Kemudian mengalahkan Kanada 2-1. Maroko pun tampil sebagai juara Grup F, dengan nilai tujuh, tanpa kalah, menyamai Inggris dan Belanda.

Saat menantang Spanyol di babak 16 Besar, para mania bola pun tak yakin kalau Maroko bisa menang. Sebab Spanyol juara dunia 2010 punya segudang pemain bintang, pamornya setingkat di atas. Itu diperkuat oleh bursa taruhan, Spanyol unggul satu poin.

Yang terjadi, Maroko menang 3-0 lewat adu penalti, setelah skor imbang tanpa gol dalam waktu normal plus extra-time, selama 120 menit. Setelah tiga pemain matador berlaku bodoh, tidak bisa bikin gol dari titik penalti. 

Tak ayal, pendukung Maroko bersuka cita, mungkin ada yang pingsan akibat kelewat senang. Seluruh anggota tim, pemain, pelatih dan offisial sujud di Education City Stadium. Sebuah kemenangan bersejarah, patut disyukuri.

Maroko Melawan
Singa Atlas menoreh prestasi bukan semata lantaran beruntung, atau Spanyol sial. Itu bukan hadiah jatuh dari langit. Singa Atlas menang karena punya kemampuan dan melawan. Maroko adalah squad dengan sebatalyon "tentara bayaran" atau "legiun asing."

Dari 26 pemain Maroko, hanya dua dari dalam negeri. Selainnya bermain di luar negeri, sebagai tentara bayaran. Mayoritas berlaga di Eropa, di negara level sepakbolanya tinggi, seperti Inggris, Spanyol, Jerman, Italia dan Prancis.

Lihat saja, daftar nama starting eleven, atau sebelas pemain utama Maroko yang membuat pemain dan pendukung Spanyol menangis. Mereka semua legiun asing, pemain yang matang di kancah kompetisi sepak bola Eropa.

Kiper Yassine Bounou sang pahlawan, yang mematahkan tiga penalti lawan, adalah kiper Sevilla, klub papan atas La Liga, Spanyol.

Bisa jadi dia tangkas, karena terbiasa menghadapi banteng matador.

Dua wing back, di kanan Achraf Hakimi, penendang penalti penentu kemenangan, bermain di klub elite Prancis, Paris Saint-Germain. Di kiri, Noussair Mazraoui pemain Bayern Muenchen, klub nomor satu di Bundesliga, Jerman.

Di pertahanan tengah, Nayef Aguerd, tukang jagal striker lawan, bermain di Liga Inggris membela West Ham United. Sang kapten, Romain Saiss, palang pintu klub Beksitas, Turki.

Trio lapangan tengah juga diisi sosok dengan jam terbang tinggi di Eropa. Azzidime Ounahi pemain klub Angers, Liga 1 Prancis. Selim Amallan pemain Standard Liege, klub Liga Belgia. Si botak tukang gasak Sofyan Amrabat dari Fiorentina, klub Serie A Italia.

Trio pendobrak begitu juga. Penyerang sayap berbahaya, Hakim Ziyech, sudah kita kenal, dia andalan The Blues Chelsea. Ujung tombak Youssef En-Nesyri juga bermain untuk Sevilla. Dan Sofiane Boufal penyerang utama klub Angers.

Enam pemain pengganti Maroko saat mengalahkan Spanyol, hanya satu produk dalam negeri, yaitu Yahia Attiyat Allah, dari Wydad Casablanca, klub papan atas Liga Maroko.

Sedangkan lima lainnya legiun asing, Abdelhamid Sabiri (Sampdoria - Italia), Walid Cheddira (Bari - Italia), Jawad El Yamiq (Real Valladolid - Spanyol), Abde Ezzalzouli (Osasuna - Spanyol) dan Badr Benoun (Qatar SC).

Di quater final, babak 8 besar, Sabtu 10 Desember 2022, Maroko melawan Portugal. Kita berharap Singa Atlas belum puas, justru tambah ganas.

Bahkan kita sah-sah saja berkhayal lebih jauh. Moga-moga Maroko menghentikan kebiasaan lalu-lalangnya perebut Piala Dunia, cuma antara Amerika Latin dan Eropa.

Setidaknya, dari Maroko, kita berlajar, sebuah prestasi ada rekam jejaknya. Prestasi tidak datang begitu saja. Singa Atlas bisa mengaum keras lantaran punya pemain berkelas. Tentu dasarnya kaya akan talenta dan cerdas dalam membina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apakah sepakbola Indonesia bisa seperti itu?? "Yaa.. bisalah... bahkan melebihi Maroko pun kita bisa," celoteh seorang teman. "Tapi dalam mimpi," tambahnya. Hahahaha......

* Reva Deddy Utama, Wartawan dan Pemerhati Sepak Bola

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendarat di Tokyo, Ini Agenda Penting Presiden Prabowo Subianto di Jepang

Mendarat di Tokyo, Ini Agenda Penting Presiden Prabowo Subianto di Jepang

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, telah sampai di Tokyo, Jepang, pada Minggu malam (29/3) dalam rangka kunjungan resmi pertamanya sebagai Kepala Negara ke Negeri Matahari Terbit. 
Regulasi Final FIFA Series 2026 Pakai Adu Penalti, Bulgaria Siapkan Algojo untuk Kalahkan Timnas Indonesia

Regulasi Final FIFA Series 2026 Pakai Adu Penalti, Bulgaria Siapkan Algojo untuk Kalahkan Timnas Indonesia

Final FIFA Series 2026 mempertemukan Bulgaria melawan Timnas Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (29/3/2026). 
Kemenkes Ungkap Dokter Internship di Cianjur Meninggal karena Campak Komplikasi Pneumonia

Kemenkes Ungkap Dokter Internship di Cianjur Meninggal karena Campak Komplikasi Pneumonia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan dokter internship di Cianjur, Andito Mohammad Wibisono (26) meninggal karena komplikasi campak dan pneumonia.
Tak Kunjung dapat Pekerjaan, Coba Amalan Sunnah ini

Tak Kunjung dapat Pekerjaan, Coba Amalan Sunnah ini

Jangan lupa amalan sunnah ini untuk memudahkan rezeki anda. Amalan yang dianjurkan dalam agama Islam.
Baru Bertemu Elkan Baggott, Kevin Diks Sebut Kontribusi Besar di Timnas Indonesia

Baru Bertemu Elkan Baggott, Kevin Diks Sebut Kontribusi Besar di Timnas Indonesia

Kevin Diks bersama Elkan Baggott dan Jay Idzes tampil solid sebagai trio bek tengah saat membawa kemenangan bagi Timnas Indonesia 4-0 dari St Kitts and Nevis. 
Bikin Allegri Kepincut, Wonderkid 17 Tahun Ini Siap Tembus Skuad Utama AC Milan Musim Depan

Bikin Allegri Kepincut, Wonderkid 17 Tahun Ini Siap Tembus Skuad Utama AC Milan Musim Depan

Gelandang muda Christian Comotto mulai mencuri perhatian publik sepak bola Italia berkat performa impresifnya bersama Spezia. Konsistensi yang ia tunjukkan.

Trending

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Jelang final FIFA Series 2026, pengakuan menarik datang dari calon lawan Timnas Indonesia. Bintang Bulgaria sadar lawan berikutnya beda level usai pesta gol.
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Duel tinju dunia antara Sebastian Fundora (24-1-1, 15 KO) vs Keith Thurman (31-2, 23 KO) yang memperebutkan gelar juara kelas welter super WBC telah selesai digelar di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (29/3/2026) siang WIB.
Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Tidak pernah disangka mantan pelatih timnas Indonesia ini memuji Beckham Putra. Dia melihat ada keunggulan ini dipemain Persib tersebut.
Terpopuler: Pelatih Bulgaria Sentil Level Timnas Indonesia, Bukan Beckham Putra atau Mauro Zijlstra Pemain Kunci di FIFA Series

Terpopuler: Pelatih Bulgaria Sentil Level Timnas Indonesia, Bukan Beckham Putra atau Mauro Zijlstra Pemain Kunci di FIFA Series

Kabar panas seputar Timnas Indonesia tengah jadi sorotan publik dan masuk dalam daftar berita terpopuler. Mulai dari sindiran hingga pujian. Ini rangkumannya.
Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jay Idzes puji kualitas Elkan Baggott usai laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts. Kapten Garuda sebut Elkan aset besar jelang final FIFA Series lawan Bulgaria.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Kemenangan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 berdampak pada kenaikan ranking FIFA. Media Vietnam pun menyoroti hal ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT