GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Sabtu, 11 April 2026 - 05:15 WIB
Wiljan Pluim saat berseragam PSM Makassar
Sumber :
  • Instagram/wiljanpluim

tvOnenews.com - Di tengah hiruk-pikuk skandal paspor yang menyeret para pemain Timnas Indonesia, nama legenda PSM Makassar dan Borneo FC, Wiljan Pluim, kembali muncul ke permukaan.

Wiljan Pluim bukan sekadar pemain asing biasa di Indonesia. Lahir di Zwolle, Belanda, pada 4 Januari 1989, ia memulai karier profesionalnya di Vitesse Arnhem (2008–2011) sebelum berkelana ke berbagai klub Belanda seperti PEC Zwolle, Roda JC, hingga Willem II.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wiljan Pluim
Wiljan Pluim
Sumber :
  • ANTARA FOTO/ABRIAWAN ABHE

Kariernya mencapai puncak ikonik saat membela PSM Makassar sejak 2016. Selama 7 tahun berseragam Juku Eja, Pluim menjadi ruh permainan tim.

Ia bahkan berhasil mempersembahkan trofi Piala Indonesia 2019 dan puncaknya membawa PSM menjuarai Liga 1 musim 2022/2023. 

Setelah hengkang dari PSM, ia sempat membela Borneo FC pada 2024 sebelum akhirnya dikabarkan memutuskan pensiun.

 

Pluim ogah jadi WNI

Playmaker PSM Makassar asal Belanda Wiljan Pluim
Playmaker PSM Makassar asal Belanda Wiljan Pluim
Sumber :
  • Instagram @wiljanpluim

Pernah berkarier selama 5 tahun di Indonesia, Pluim bercerita dalam program Tekengeld yang tayang di ESPN NL, bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya untuk beralih status menjadi WNI karena syarat tinggal sudah terpenuhi.

Motivasi di baliknya pun sangat pragmatis, dimana status pemain lokal akan melambangkan keuntungan besar bagi klub yang ingin mengakali slot kuota pemain asing.

“Jika Anda bermain untuk klub yang sama di sana selama 5 tahun, Anda otomatis memenuhi syarat untuk mendapatkan paspor,” kata Pluim.

“Saya ditekan oleh federasi dan klub untuk mendapatkan paspor tersebut. Kemudian Anda juga menjadi 'pemain lokal,' dan itu menguntungkan karena klub hanya diperbolehkan memiliki sejumlah pemain asing tertentu," sambungnya.

 

Pluim yang tetap berpegang teguh pada logika hukum dan menyadari, bahwa Indonesia tidak mengenal kewarganegaraan ganda, sama seperti Belanda.

Baginya, mempertahankan identitas Belanda adalah harga mati demi masa pensiunnya nanti.

“Tapi saya sudah mendengarnya dari orang lain dan langsung bertanya-tanya: bagaimana dengan paspor Belanda saya?”

“Begini, di Indonesia Anda hanya diperbolehkan memiliki satu paspor. Saya ingin kembali ke Belanda setelah karier saya berakhir, jadi saat itulah saya memutuskan untuk tidak melakukannya," lanjut mantan pemain PEC Zwolle dan Vitesse tersebut.

Wiljan Pluim saat membela Borneo FC
Wiljan Pluim saat membela Borneo FC
Sumber :
  • Instagram/borneofc.id

Meski diiming-imingi nilai kontrak yang lebih tinggi jika menyandang status WNI, Pluim memilih untuk tidak bermain api dengan aturan hukum. Ia menganggap praktik tersebut hanyalah bentuk "toleransi" yang rapuh.

“Di Indonesia, nilai Anda tiba-tiba jauh lebih tinggi dengan paspor. Tapi itu bukan faktor bagi saya. Saya sudah bermain di sana selama beberapa tahun, tidak perlu membuktikan banyak hal lagi, dan karena itu saya tidak akan mengambil risiko itu."

“Saya sudah menunjukkannya sebelumnya… Pada akhirnya, itu tidak diperbolehkan. Saya pikir pada akhirnya, itu hanyalah kebijakan toleransi dari federasi Indonesia."

"Saya pikir semuanya terjadi di bawah janji palsu. seperti jika Anda tidak membicarakannya, itu tidak akan diperhatikan, tidak ada yang akan membicarakannya lagi, dan Anda bisa melakukan apa pun yang Anda inginkan. Sampai NAC Breda membuat Anda kesal," jelasnya.

 

Pulang ke Belanda dan jadi kepala pelatih klub amatir

Wiljan Pluim (yang dilingkari merah) saat berseragam PSM Makassar
Wiljan Pluim (yang dilingkari merah) saat berseragam PSM Makassar
Sumber :
  • Instagram/wiljanpluim

Meski menandatangani kontrak berdurasi satu musim bersama Borneo FC, ia hanya bermain selama setengah musim.

Pluim kemudian memutuskan untuk mengakhiri kontraknya lebih awal dan sempat dikabarkan akan pensiun dari lapangan hijau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, cinta Pluim pada sepak bola ternyata belum padam. Pasalnya, pada tahun 2024 lalu ia sempat dikabarkan bermain untuk ke tim kasta 8 Liga Belanda, SV Epe.

Di sisi lain, melansir data terbaru dari Transfermarkt yang dihimpun pada Sabtu (11/4/2026), eks playmaker Borneo FC itu kini menjadi pelatih kepala untuk SV Epe. (ism)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Final Liga Champions PSG vs Arsenal Malam Ini: Jam Tayang dan Venue Pertandingan

Jadwal Final Liga Champions PSG vs Arsenal Malam Ini: Jam Tayang dan Venue Pertandingan

Final Liga Champions musim 2025/2026 tersaji malam ini dengan mempertemukan Paris Saint-Germain (PSG) vs Arsenal. Duel raksasa Eropa tersebut diprediksi sengit.
Bareskrim Polri Geledah Perusahaan Ekspor Sawit Terkait Dugaan Mnipulasi Data, Barang Bukti Dokumen-CPU Komputer Disita

Bareskrim Polri Geledah Perusahaan Ekspor Sawit Terkait Dugaan Mnipulasi Data, Barang Bukti Dokumen-CPU Komputer Disita

Setyo menerangkan, dalam penggeledahan tersebut, pihak kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas ekspor perusahaan.
Ramalan Finansial Zodiak 30 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces

Ramalan Finansial Zodiak 30 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces

Berikut ramalan finansial zodiak 30 Mei 2026 untuk enam zodiak kedua, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces.
Dengan Penuh Kekecewaan, Jay Idzes Kirim Pesan Menyentuh Usai Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia: Semoga Sukses Kawan-kawan

Dengan Penuh Kekecewaan, Jay Idzes Kirim Pesan Menyentuh Usai Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia: Semoga Sukses Kawan-kawan

Kabar kurang menggembirakan datang untuk Timnas Indonesia jelang FIFA Matchday. Kapten skuad Garuda, Jay Idzes, dipastikan tidak dapat bergabung karena cedera.
Fakta Miris Pembunuhan Balita di Bekasi, Korban Tewas di Tangan Om Sendiri Usai Terganggu Saat Main Game Online

Fakta Miris Pembunuhan Balita di Bekasi, Korban Tewas di Tangan Om Sendiri Usai Terganggu Saat Main Game Online

Tangis balita berusia 2,5 tahun ternyata sempat terdengar berjam-jam sebelum akhirnya ditemukan tewas mengenaskan di sebuah kontrakan kawasan Jatirangga, Jatisampurna, Kota Bekasi.
Persib Disanksi FIFA, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Maung Bandung agar Lolos dari Hukuman Transfer Ban Musim Depan

Persib Disanksi FIFA, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Maung Bandung agar Lolos dari Hukuman Transfer Ban Musim Depan

Persib hadapi situasi sulit setelah FIFA menjatuhkan sanksi larangan transfer kepada klub berjuluk Maung Bandung itu. Manajemen kini dituntut bergerak cepat.

Trending

Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Kabar mengejutkan datang dari Persib di tengah suasana perayaan gelar juara Super League musim 2025/2026. Maung Bandung malah resmi dijatuhi sanksi oleh FIFA.
Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Secara tidak langsung, eks Timnas Indonesia Shin Tae-yong menjawab rumor ketertarikan klub Super League ketika ditanya orang Korea mengenai karier melatihnya.
Dari Persija Berujung Dipanggil John Herdman Masuk TC Timnas Indonesia, Eksel Runtukahu Beri Pernyataan Berkelasnya

Dari Persija Berujung Dipanggil John Herdman Masuk TC Timnas Indonesia, Eksel Runtukahu Beri Pernyataan Berkelasnya

Penyerang Persija Jakarta, Eksel Runtukahu terharu dipanggil pelatih John Herdman untuk mengikuti TC Timnas Indonesia dalam persiapan ASEAN Hyundai Cup 2026.
Calo SPMB Bakal Dijerat Pidana, KPK Keluarkan Surat Edaran Soal Gratifikasi

Calo SPMB Bakal Dijerat Pidana, KPK Keluarkan Surat Edaran Soal Gratifikasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi dalam Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada 25 Mei 2026.
Diabaikan Belgia dan Belanda ke Piala Dunia 2026, Ini Alasan Pascal Struijk Masih Enggan Bela Timnas Indonesia

Diabaikan Belgia dan Belanda ke Piala Dunia 2026, Ini Alasan Pascal Struijk Masih Enggan Bela Timnas Indonesia

Begini alasan Pascal Struijk setelah masih enggan menjawab tawaran bela Timnas Indonesia meski sudah fix tak masuk skuad Belanda dan Belgia di Piala Dunia 2026.
Persib Disanksi FIFA, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Maung Bandung agar Lolos dari Hukuman Transfer Ban Musim Depan

Persib Disanksi FIFA, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Maung Bandung agar Lolos dari Hukuman Transfer Ban Musim Depan

Persib hadapi situasi sulit setelah FIFA menjatuhkan sanksi larangan transfer kepada klub berjuluk Maung Bandung itu. Manajemen kini dituntut bergerak cepat.
Usai Respons Warga Kaltim Korban Penipuan AI, Dedi Mulyadi Beri Reaksi Berkelas saat Dilecehkan Warga Pangandaran

Usai Respons Warga Kaltim Korban Penipuan AI, Dedi Mulyadi Beri Reaksi Berkelas saat Dilecehkan Warga Pangandaran

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons dua video viral, mulai dari warga Kalimantan Timur korban penipuan AI dan pelecehan dari warga Pangandaran.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT