News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lebih Banyak Mudharatnya, Irak Putuskan Mundur dari Piala Raja 2025 Demi Hindari Diintip Timnas Indonesia

Thailand kembali mengundang beberapa negara termasuk Irak untuk tampil di ajang tahunan Piala Raja atau King's Cup pada September 2025 mendatang.
Selasa, 24 Juni 2025 - 07:59 WIB
Lebih Banyak Mudharatnya, Irak Putuskan Mundur dari Piala Raja 2025 Demi Hindari Diintip Timnas Indonesia
Sumber :
  • AFC

Jakarta,tvOnenews.com - Irak memutuskan untuk mundur dari Piala Raja 2025 demi menghindari diintip Timnas Indonesia. 

Thailand kembali mengundang beberapa negara termasuk Irak untuk tampil di ajang tahunan Piala Raja atau King's Cup pada September 2025 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah sempat mengkonfirmasi akan kembali tampil, Irak memilih untuk mengundurkan diri dari ajang tersebut. 

Padahal, pertandingan tersebut bisa digunakan untuk persiapan putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. 

Dilansir dari laman Winwin, pengunduran diri Irak ini ternyata masuk akal karena lebih banyak mudharatnya alias kerugian dibandingkan dengan keuntungan bagi tim asuhan Graham Arnold ini. 

"Alasan pertama Graham Arnold menolak keikutsertaan di turnamen ini karena minimnya manfaat teknis bagi Timnas Irak, dia ingin berkompetisi dengan level yang lebih tinggi," tulis Winwin dikutip Selasa (24/6/2025). 

Irak yang berada di Pot 2 drawing fase grup justru akan dirugikan karena berpeluang tampil melawan Arab Saudi atau Qatar dan Timnas Indonesia atau Oman. 

Irak pun mengintip strategi calon pesaingnya itu dengan melihat Timnas Indonesia akan melawan Lebanon dan Kuwait yang mana juga adalah negara Timur Tengah. 

Graham Arnold menilai alih-alih strateginya 'diintip' oleh Timnas Indonesia, lebih baik dia mencari level lebih tinggi untuk persiapan putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. 

"Alasan kedua adalah ketakutan tim kepelatihan jika ada pemain Timnas Irak yang berpotensi cedera di turnamen ini," tulis Winwin. 

Berkaca pada keikutsertaan Irak di edisi 2023 lalu, saat itu Irak masih dalam persiapan putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang mana akhirnya berguna untuk mengalahkan Timnas Indonesia 5-1 pada November 2023 silam. 

Sayangnya, kondisi tersebut berbeda dari 2025 ini mengingat banyak pemain kunci yang memiliki potensi cedera seperti Ayman Hussein, Zidane Iqbal, dan bhkan kiper Jalal Hasan.

Alasan terakhir Graham Arnold memutuskan untuk mundur dari Piala Raja adalah perbedaan cuaca di Thailand dan Arab Saudi atau Qatar yang menjadi tempat pertandingan putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. 

"Pelatih asal Australia itu kemungkinan akan memilih Basra sebagai tempat pemusatan latihan dan berpeluang mengundang Uni Emirat Arab sebagai lawn karena keduanya berada di Pot 2," tutup laporan Winwin. 

Graham Arnold pun masih memiliki waktu dua bulan untuk meninjau rencananya setelah drawing dilakukan pada 17 Juli 2025 mendatang guna mengetahui siapa yang akan menjadi lawannya di putaran keempat nanti.

Sementara itu, putaran keempat akan dipusatkan di Arab Saudi dan Qatar pada Oktober 2025 mendatang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua tim yang mengakhiri putaran keempat sebagai juara akan menyusul enam tim Asia lainnya di Piala Dunia 2026. 

Sementara itu runner up dari grup akan dipertemukan di putaran kelima untuk tampil di babak play off antar konfederasi demi memperebutkan tiket terakhir ke Piala Dunia 2026. (hfp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Arus peti kemas PT Pelindo Terminal Peti kemas Januari-September 2026 mencapai 10,31 juta TEUs, atau tumbuh 5,80% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
BREAKING
NEWS
Kronologi Dugaan Penyadapan Nomor Ponsel Presiden Prabowo hingga Tersangka Hapus File Hasil Sadapan

Kronologi Dugaan Penyadapan Nomor Ponsel Presiden Prabowo hingga Tersangka Hapus File Hasil Sadapan

Kabareskrim Polri Komjen Pol. Asep Safrudin mengungkap kronologi dugaan penyadapan ilegal, penghapusan data elektronik, serta illegal access ke Presiden Prabowo
Trauma usai Laporkan Betrand Peto, ANW Blak-blakan soal Teror yang Dialaminya

Trauma usai Laporkan Betrand Peto, ANW Blak-blakan soal Teror yang Dialaminya

Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan perempuan berinisial ANW terhadap putra Ruben Onsu, Betrand Peto masih menjadi perhatian publik. Begini kabarnya.
Imigrasi Serang Lacak Penjual Peci Keliling Diduga WNA di Perumahan Warga

Imigrasi Serang Lacak Penjual Peci Keliling Diduga WNA di Perumahan Warga

Kehadiran penjual asing di sektor ini dikhawatirkan mengganggu mata pencaharian warga setempat yang menggantungkan hidup dari usaha berjualan peci.
Hasil I League Cup 2026-2027: Persija Ditahan Imbang PSMS, Persebaya Takluk dari Tornado FC Pekanbaru

Hasil I League Cup 2026-2027: Persija Ditahan Imbang PSMS, Persebaya Takluk dari Tornado FC Pekanbaru

Sejumlah pertandingan I League Cup 2026/2027 menghadirkan hasil mengejutkan pada laga perdana, Selasa (03/11/2026). Persija harus bermain imbang kontra PSMS.
BREAKING
NEWS
Polri Langsung Tahan Tiga Tersangka Diduga Sadap Ponsel Presiden Prabowo di Rutan Mabes

Polri Langsung Tahan Tiga Tersangka Diduga Sadap Ponsel Presiden Prabowo di Rutan Mabes

Polri langsung melakukan penahanan terhadap tiga tersangka diduga melakukan penyadapan ilegal dan penghapusan data elektronik terhadap ponsel Presiden Prabowo -

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT