GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Malaysia Terus Cari Kambing Hitam, Kini Wakil Vietnam di Komite Disiplin FIFA Jadi Sorotan

Tak terima dengan keputusan tersebut, Malaysia pun terus mencari kambing hitam. Kali ini, wakil Vietnam di FIFA menjadi sorotan publik Malaysiia. 
Minggu, 28 September 2025 - 16:37 WIB
Malaysia Terus Cari Kambing Hitam, Kini Wakil Vietnam di FIFA Jadi Sorotan
Sumber :
  • Malaysia NT

Jakarta, tvOnenews.com - Malaysia terus mencari kambing hitam setelah FIFA memberikan sanksi pada Federasi Sepak Bola Malaysia. Tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia dianggap ilegal setelah dokumen mereka dituduh palsu oleh FIFA. 

Tak terima dengan keputusan tersebut, Malaysia pun terus mencari kambing hitam. Kali ini, wakil Vietnam di FIFA menjadi sorotan publik Malaysiia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Media Malaysia, Makan Bola mengaitkan bahwa keputusan FIFA untuk memberikan sanksi ini ada andil dari sosok pembuat keputusan. 

"Persoalan yang lebih menarik perhatian kini bukan hanya tentang kesalahan teknikal yang diputuskan, tapi juga tentang siapa sosok di balik proses pembuat keputusan," tulis laporan Makan Bola dikutip Minggu (28/9/2025). 

Media Malaysia tersebut membuka beberapa nama yang masuk dalam Komite Disiplin FIFA. Dipimpin oleh sosok asal Uni Emirat Arab, Mohammed Al Kamali, terdapat banyak anggota Komite Disiplin FIFA dari berbagai negara. 

Sebut saja figur internasional asal Arab Saudi, Bandar Al-Hamidani dan yang paling mencuri perhatian adalah perwakilan Vietnam, Nguyen Thi My Dung. 

"Nguyen Thi My Dung merupakan sosok berpengalaman yang sudah lama berada di Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) dan berpengalaman di Asia," tulis laporan Makan Bola. 

"Kehadirannya dalam Komite Disiplin PSSI dianggap sebagai pengakuan Asia Tenggara di mata dunia. Tapi dalam konteks Malaysia, kehadirannya menimbulkan bayangan konflik kepentingan," lanjut laporan tersebut. 

Tak ada yang tahu apakah sosok perwakilan Vietnam ini mempengaruhi keputusan FIFA dalam memberikan sanksi pada Malaysia. Namun integritas dan netralitas wakil Vietnam ini menjadi pertanyaan. 

Apalagi, Vietnam dan Malaysia merupakan lawan di Kualifikasi Piala Asia 2027 yang dibahas dalam sanksi Komite Disiplin FIFA tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebenarnya, masih ada wakil Asia Tenggara lain di FIFA yakni wakil Singapura, Abdul Salim Ahmed Ibrahim. Namun sosok Nguyen Thi My Dung benar-benar menjadi pertanyaan bagi suporter Malaysia. 

"Bagi Malaysia, ini bukan cuma soal hukuman yang mereka harus terima, tapi juga tentang keadilan dalam proses menjatuhkan keputusan. Kehadiran wakil negara serantau yang juga lawan jelas memberikan opini bahwa keputusan FIFA harus dipertanyakan," tutup laporan tersebut. 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KSP Ketemu Wamen Stella, Target SMA Garuda Cetak Alumni Oxford hingga Peraih Nobel

KSP Ketemu Wamen Stella, Target SMA Garuda Cetak Alumni Oxford hingga Peraih Nobel

Program pendidikan yang digagas Presiden Prabowo Subianto itu disiapkan bukan sekadar sekolah unggulan biasa, melainkan mesin pembentuk generasi elite nasional
Xi Jinping: China-AS Harusnya Bermitra, Bukan Bersaing

Xi Jinping: China-AS Harusnya Bermitra, Bukan Bersaing

Presiden China Xi Jinping mengatakan kepada Presiden AS Donald Trump bahwa kedua negara seharusnya menjadi "mitra, bukan rival" saat keduanya bertemu di Beijing, Kamis (14/5).
Seluruh Pengiriman Senjata Amerika Serikat Dilarang Lewat Selat Hormuz

Seluruh Pengiriman Senjata Amerika Serikat Dilarang Lewat Selat Hormuz

Amerika Serikat tidak diizinkan Iran mengirim senjata melewati Selat Hormuz menuju pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah, kata juru bicara militer Iran Mohammad Akraminia.
Mabes Polri Datangi Pos Satkamling di Gandaria, Akui Terkesima Satkamling Modern Buatan Warga

Mabes Polri Datangi Pos Satkamling di Gandaria, Akui Terkesima Satkamling Modern Buatan Warga

Bukan karena aksi kriminalitas, Tim Mabes Polri datangi salah satu kampung di Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta.
Alihkan Motor Kreditan ke Pihak Ketiga, Ibu Rumah Tangga di Sidoarjo Diadili dan Divonis 8 Bulan Penjara

Alihkan Motor Kreditan ke Pihak Ketiga, Ibu Rumah Tangga di Sidoarjo Diadili dan Divonis 8 Bulan Penjara

Seorang ibu rumah tangga asal Urang Agung, Kabupaten Sidoarjo, harus duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Sidoarjo, diduga terlibat kasus penggelapan kendaraan bermotor kredit
Ramalan Keuangan Shio Besok 15 Mei 2026: Tikus Panen Rezeki, Naga Waspadai Pengeluaran Mendadak

Ramalan Keuangan Shio Besok 15 Mei 2026: Tikus Panen Rezeki, Naga Waspadai Pengeluaran Mendadak

Ramalan keuangan shio besok 15 Mei 2026, Tikus panen rezeki, Naga waspadai pengeluaran mendadak. Simak prediksi lengkap 12 shio hari ini untuk persiapan Anda

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT