News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

FAM Tak Bisa Lagi Mengelak, Media Argentina Dapat Bukti Otentik Facundo Garces dan Imanol Machuca Berbohong Soal Asal-usulnya dari Malaysia

Sebuah media Argentina mendapat bukti otentik bahwa FAM telah memanipulasi dokumen pemain naturalisasi.
Jumat, 31 Oktober 2025 - 02:24 WIB
Pemain naturalisasi Timnas Malaysia, Facundo Garces & Imanol Machuca
Sumber :
  • Malaysia NT

Jakarta, tvOnenews.com - Media asal Argentina, Capital De Noticias (CDN) mendapat bukti yang membuat Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) tidak bisa lagi mengelak soal skandal tujuh pemain naturalisasi. Media tersebut mendapat salinan akta kelahiran kakek-nenek salah satu pemain, Facundo Garces yang ternyata orang Argentina asli.

Setelah melalui penyelidikan mendalam, FIFA merilis laporan resmi pada 6 Oktober 2025, yang menyatakan adanya pemalsuan dokumen terkait tujuh pemain naturalisasi yang sempat memperkuat Timnas Malaysia. Akibatnya, ketujuh pemain tersebut dijatuhi sanksi larangan bermain selama satu tahun penuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di antara pemain yang terlibat, dua nama asal Argentina yakni Facundo Garcés dan Imanol Machuca menjadi sorotan utama. Keduanya merupakan lulusan klub asal Provinsi Santa Fe dan sempat memperkuat klub ternama di negara asalnya sebelum bergabung dengan program naturalisasi Malaysia.

FIFA dalam laporannya menyebut bahwa dokumen yang dimanipulasi adalah akta kelahiran kakek-nenek para pemain yang diklaim memiliki asal-usul Malaysia. Modus ini diduga dilakukan untuk memenuhi syarat naturalisasi yang memperbolehkan pemain memperkuat tim nasional jika memiliki garis keturunan dari negara tersebut.

Dalam kasus Facundo Garcés, FAM disebut menyerahkan akta kelahiran atas nama Carlos Rogelio Fernández, yang diklaim lahir di Penang, Malaysia, pada 29 Mei 1930. Namun, hasil investigasi FIFA menunjukkan fakta sebaliknya. 

Dokumen asli yang diminta langsung dari Catatan Sipil Provinsi Santa Fe membuktikan bahwa Fernández sebenarnya lahir di Argentina, bukan di Malaysia.

"Federasi Malaysia mengklaim bahwa Carlos Rogelio Fernández lahir pada 29 Mei 1930 di Penang, Malaysia, sebuah pulau yang terkenal di dunia dengan jajanan kaki limanya. Namun, akta kelahiran yang dipegang oleh Catatan Sipil provinsi Santa Fe, yang diminta oleh FIFA, membuktikan bahwa kakek Garcés bukan orang Malaysia. Ia adalah penduduk asli Santa Fe, lahir sekitar 14.613 kilometer dari Malaysia," bunyi laporan CDN.

Artinya, kakek dari Garcés tidak memiliki hubungan darah dengan Malaysia. Ia adalah warga asli Santa Fe, tempat yang sama dengan lahir dan tumbuhnya komedian ternama Argentina, Dady Brieva.

Dalam dokumen resmi yang diperoleh FIFA, tercatat bahwa Sebastiana Justa Fernández, ibu dari Carlos Rogelio Fernández, merupakan warga negara Argentina berusia 26 tahun yang tinggal di Villa María Selva. Ia melahirkan anaknya pada 29 Mei 1930 pukul 18.40 di rumahnya di Jalan ke-22, yang kini dikenal sebagai Jalan Gorostiaga.

Kesaksian lain dalam akta kelahiran juga menyebutkan nama Don Cipriano Garcés, seorang pedagang keliling berkewarganegaraan Spanyol, yang kemudian menjadi suami dari Sebastiana. Dengan demikian, garis keturunan Facundo Garcés sepenuhnya berasal dari Argentina dan Spanyol, bukan Malaysia seperti yang diklaim oleh FAM.

Kasus Serupa Menimpa Machuca

Kisah serupa juga dialami oleh Imanol Machuca, gelandang asal klub Vélez Sarsfield. Dalam dokumen yang diserahkan ke FIFA, federasi Malaysia melaporkan bahwa salah satu nenek Machuca berasal dari Pulau Penang. Bahkan sang pemain pernah menyinggung hal itu dalam wawancaranya dengan situs penggemar “Sábado Vélez”.

Namun, fakta yang ditemukan FIFA justru berbeda. Nenek Machuca ternyata lahir di kota Roldán, provinsi Santa Fe, Argentina — bukan di Malaysia.

Selain Garcés dan Machuca, ada lima pemain lain yang ikut terseret dalam kasus ini. Mereka adalah Rodrigo Holgado (Argentina), Jon Irazábal Iraurgui dan Gabriel Arrocha (Spanyol), João Vitor Brandão Figueiredo (Brasil), serta Héctor Alejandro Hevel Serrano (Belanda).

FIFA menegaskan bahwa seluruh pemain tersebut dilarang membela tim nasional Malaysia selama satu tahun, dan FAM juga terancam sanksi finansial besar akibat pelanggaran administratif ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi federasi sepak bola mana pun agar tidak memanipulasi data kewarganegaraan pemain, demi menjaga integritas sepak bola internasional. (fan)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 shio diprediksi beruntung soal karier besok 30 September 2026. Ada peluang menunjukkan kemampuan, mendapat kepercayaan baru, hingga menemukan kesempatan menarik.
Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menemukan pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi jelang menghadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026.
Viral! Guru Laki-laki di Subang Diduga Rekam Bagian Rok Siswi saat Ambil Ijazah

Viral! Guru Laki-laki di Subang Diduga Rekam Bagian Rok Siswi saat Ambil Ijazah

Sebuah video viral di Instagram menunjukkan aksi tidak senonoh guru laki-laki di salah satu SMP di Subang yang diduga kedapatan merekam bagian rok dari siswinya
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
Saingi Timnas Indonesia untuk Tiket ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Malaysia Mengeluh Jelang Hadapi Singapura

Saingi Timnas Indonesia untuk Tiket ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Malaysia Mengeluh Jelang Hadapi Singapura

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengeluhkan keputusan untuk pertandingan melawan Singapura. Mereka berada dalam posisi diunggulkan ketimbang Timnas Indonesia dalam perebutan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Link Live Streaming Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Mulai Pagi Ini, Amri/Nita dan Leo/Daniel Siap Rebut Medali Emas

Link Live Streaming Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Mulai Pagi Ini, Amri/Nita dan Leo/Daniel Siap Rebut Medali Emas

Link live streaming final bulu tangkis Asian Games 2026, di mana dua wakil Merah Putih akan tampil memperebutkan medali emas. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sama-sama menghadapi pasangan China.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
Saingi Timnas Indonesia untuk Tiket ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Malaysia Mengeluh Jelang Hadapi Singapura

Saingi Timnas Indonesia untuk Tiket ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Malaysia Mengeluh Jelang Hadapi Singapura

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengeluhkan keputusan untuk pertandingan melawan Singapura. Mereka berada dalam posisi diunggulkan ketimbang Timnas Indonesia dalam perebutan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT