GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gol Ajaib Rizky Ridho Membawanya ke Puskas Award 2025, Kapan Pengumumannya dan Apa Hadiahnya dari FIFA?

Seberapa besar hadiah untuk Rizky Ridho jika menang Puskas Award 2025? Berdasarkan pengalaman pemenang sebelumnya dari Asia Tenggara, hadiah
Rabu, 3 Desember 2025 - 17:35 WIB
Rizky Ridho, Persija Jakarta
Sumber :
  • instagram Rizky Ridho

tvOnenews.com - Rizky Ridho, bek andalan Persija Jakarta sekaligus pemain Timnas Indonesia, tiba-tiba menjadi sorotan besar di dunia sepak bola setelah namanya tercantum sebagai salah satu dari 11 nominasi untuk FIFA Puskás Award 2025. 

Gol spektakulernya, sebuah tendangan jarak jauh dari tengah lapangan ke gawang Arema FC di Liga 1, menarik perhatian global. Dengan demikian, ia menjadi pemain Indonesia pertama dalam sejarah yang berhasil mencapai level nominasi di penghargaan individu bergengsi milik FIFA ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momen ini bukan sekadar kebetulan. Gol Ridho bukan hanya dipandang indah secara estetika, tapi juga dianggap memiliki nilai teknis tinggi oleh FIFA, sehingga layak bersaing dengan nama besar seperti Lamine Yamal dan Declan Rice dari level Eropa. 

Pencapaian ini memosisikan Ridho sebagai duta sepak bola Indonesia di panggung dunia — membuktikan bahwa talenta dari Liga 1 bisa sejajar dengan pemain global.

Seberapa Besar Hadiah untuk Ridho jika Menang?

Kalau Ridho berhasil menjadi pemenang Puskás Award 2025, apa yang bakal ia dapat? Berdasarkan pengalaman pemenang sebelumnya dari Asia Tenggara, hadiah tidak hanya soal uang dari FIFA, tetapi bonus dari klub, negara, atau instansi lain. 

Misalnya, ketika Mohd Faiz Subri dari Malaysia menang Puskas Award 2016, ia memperoleh total hadiah sekitar Rp 660 juta, gabungan dari bonus pemerintah, klub, dan negara bagian.

Rizky Ridho di Persija Jakarta
Rizky Ridho di Persija Jakarta
Sumber :
  • instagram Rizky Ridho

Namun penting dicatat bahwa bonus-bonus tersebut tidak berasal dari FIFA langsung, melainkan dari pihak ketiga (klub, negara, atau pemerintah daerah). 

Hingga kini belum ada indikasi bahwa klub atau pemerintah di Indonesia telah menyiapkan bonus serupa untuk Ridho. Jadi secara realistis, hadiah materi besar bukan jaminan, melainkan peluang.

Tapi apa yang lebih bernilai dari materi: reputasi dan prospek karier. Jika menang, nama Ridho akan tercatat resmi di arsip FIFA, sejajar dengan legenda seperti Cristiano Ronaldo, Neymar atau Mohamed Salah, sebuah prestise abadi. 

Kesempatan itu juga membuka peluang transfer ke klub luar negeri dan meningkatkan daya tawar secara signifikan.

Kapan Voting Berakhir & Bagaimana Update Resmi dari FIFA

Menurut informasi resmi yang dirilis FIFA serta sejumlah portal olahraga terkemuka:

* Voting publik untuk Puskás Award 2025 dibuka sejak 13 November 2025.
* Pemungutan suara ditutup pada Rabu, 3 Desember 2025 pukul 23.59 CET, yang berarti untuk zona waktu Indonesia, Kamis, 4 Desember 2025 pukul 05.59 WIB menjadi batas akhir voting.
* Penentuan pemenang tidak hanya mengandalkan suara publik. Skor akhir dihitung berdasarkan kombinasi: 50% dari voting fans, dan 50% dari panel juri ‘FIFA Legends’.
* Meski voting sudah selesai, sampai saat ini, per 3 Desember 2025, belum ada pengumuman resmi pemenang dari FIFA.

Jika melihat pola sebelumnya, pengumuman kemungkinan akan dilakukan dalam malam penghargaan The Best FIFA Football Awards 2025, meskipun tanggal pastinya belum diumumkan publik.

Masuknya Rizky Ridho ke nominasi Puskás Award 2025 adalah prestasi besar untuk sepak bola Indonesia. Jika ia menang, dan dengan dukungan besar dari fans serta penilaian teknis memadai, ia bisa mencetak sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang meraih penghargaan gol terbaik dunia.

Hadiah materi besar seperti bonus dari klub atau pemerintah memang mungkin, tapi tidak bisa dianggap pasti. Sebaliknya, nilai terbesar dari kemenangan ini justru ada pada reputasi, peluang karier internasional, dan sorotan global yang bisa mengubah nasibnya sebagai pemain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sampai voting resmi ditutup pada 4 Desember 2025 pagi WIB, fans Indonesia masih punya waktu untuk mengerek peluang Ridho. Setelah itu, tinggal menunggu pengumuman dari FIFA — momen yang bisa jadi penentu sejarah bagi sepak bola nasional.

Kalau kamu mau, saya bisa bantu susun prediksi 5 skenario keuntungan yang bisa diraih Ridho jika menang Puskás Award, lengkap dengan kemungkinan transfer, endorsement, dan dampak pada sepak bola Indonesia. Mau saya buat sekarang? (udn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Operasi pencarian terhadap pendaki yang hilang di Gunung Dukono, Maluku Utara, berakhir dengan penemuan yang memilukan. 
Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Bersama Libatkan Eksekutif-Tokoh Nasional

Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Bersama Libatkan Eksekutif-Tokoh Nasional

Eskalasi kekerasan di tanah Papua yang terus meningkat kini menjadi alarm bagi pemerintah pusat. 
Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda Salah Ucap, Kades Hoho Nekat Lantik Perangkat Desa, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut

Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda Salah Ucap, Kades Hoho Nekat Lantik Perangkat Desa, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut

Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda salah ucap di hadapan jemaah haji, Kades Hoho nekat lantik perangkat desa setelah curhat ke KDM, 3 alasan pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee.
Polisi Selidiki Penyebab Tabrakan Beruntun yang Tewaskan Empat Orang di Padang, Periksa Intensif Para Pengemudi

Polisi Selidiki Penyebab Tabrakan Beruntun yang Tewaskan Empat Orang di Padang, Periksa Intensif Para Pengemudi

Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polresta Padang tengah bekerja keras mengusut tuntas penyebab kecelakaan maut yang melibatkan enam kendaraan di Jalan Raya Padang Indarung, Lubuk Kilangan, Kota Padang. 

Trending

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal filosofi ekologi Padjadjaran di sela-sela aktivitasnya menyusuri hutan lindung seluas 2,5 hektare di sekitar Istana Cipanas. 
Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Ayah korban berinisial M mengatakan langkah hukum yang diambil keluarganya bukan hanya untuk kepentingan anaknya, tetapi juga karena kekhawatiran masih banyak santriwati lain yang diduga mengalami perlakuan serupa.
Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung resmi mengonfrimasi secara langsung bahwa Megawati Hangestri bermain untuk timnya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kiai Ashari Diduga Tak Sendirian, Orang Dekat Disebut Siapkan ‘Kamar Khusus’ untuk Lakukan Aksi Bejat 

Kiai Ashari Diduga Tak Sendirian, Orang Dekat Disebut Siapkan ‘Kamar Khusus’ untuk Lakukan Aksi Bejat 

Ali mengatakan perkembangan signifikan baru terlihat setelah adanya pergantian pejabat kepolisian pada awal 2026. Dari hasil pendalaman, muncul dugaan adanya pihak internal ponpes yang ikut membantu memuluskan aksi Kiai Ashari.
Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

​​​​​​​Santriwati bongkar awal dugaan pelecehan di Ponpes Pati oleh pelaku, termasuk kebiasaan pelaku yang disebut sering pindah tidur. Simak ceritanya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT