News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari Final Piala Dunia ke Liga 4 Indonesia: Tendangan Kungfu Hilmi Disebut Lebih Fatal dari Nigel de Jong

Tendangan kungfu yang dilakukan Muhammad Hilmi Gimnastiar di Liga 4 Jawa Timur viral dan memicu perbandingan langsung dengan kasus Nigel de Jong. Bahkan sanksi
Rabu, 7 Januari 2026 - 15:15 WIB
Dari Final Piala Dunia ke Liga 4 Indonesia: Tendangan Kungfu Hilmi Disebut Lebih Fatal dari Nigel de Jong
Sumber :
  • Kolase Tangkapan layar youtube dan akun X – FIFA World Cup Stats dan

tvOnenews.com - Aksitendangan kungfu” bukanlah hal asing dalam sejarah sepak bola dunia. Publik global masih mengingat jelas momen ketika Nigel de Jong melayangkan kaki setinggi dada Xabi Alonso pada Final Piala Dunia 2010

Insiden itu menjadi simbol kekerasan ekstrem di lapangan hijau, meski terjadi di panggung tertinggi sepak bola dan dilakukan oleh pemain kelas dunia. Ironisnya, wasit saat itu hanya mengganjar kartu kuning, keputusan yang kemudian diakui sebagai kesalahan fatal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih dari satu dekade berselang, memori kelam itu kembali mencuat, kali ini dari Indonesia. Tendangan kungfu yang dilakukan Muhammad Hilmi Gimnastiar di Liga 4 Jawa Timur viral dan memicu perbandingan langsung dengan kasus Nigel de Jong. 

Bedanya, jika De Jong melakukannya di final Piala Dunia, Hilmi justru melakukan aksi serupa di kasta terendah kompetisi nasional. Namun, dari sisi dampak cedera dan sanksi, insiden di Liga 4 justru dinilai jauh lebih berat dan tragis.

Nigel de Jong dan Tendangan Ikonik di Final Piala Dunia 2010

Pada Final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, Belanda menghadapi Spanyol dalam laga yang sarat tensi. Di tengah duel keras, Nigel de Jong menghantamkan pul sepatunya tepat ke dada gelandang Spanyol, Xabi Alonso. 

Aksi tersebut mengejutkan dunia karena dilakukan dengan kaki terangkat tinggi dan berpotensi mencederai lawan secara serius.

Namun, wasit Howard Webb kala itu hanya memberikan kartu kuning kepada De Jong. Keputusan tersebut menjadi kontroversi besar dan terus dibahas hingga kini. 

Webb sendiri di kemudian hari mengakui bahwa itu adalah kesalahan terbesar sepanjang kariernya sebagai wasit internasional.

Meski Alonso mampu melanjutkan pertandingan dan Spanyol akhirnya keluar sebagai juara dunia, tendangan De Jong menjadi tolok ukur kekerasan ekstrem dalam sepak bola modern. Setiap insiden serupa setelahnya kerap dibandingkan dengan momen tersebut.

Kasus Hilmi di Liga 4 Jatim yang Dinilai Lebih Fatal

Perbandingan itulah yang kini melekat pada kasus Muhammad Hilmi Gimnastiar. Dalam laga Liga 4 Jawa Timur antara PS Putra Jaya Pasuruan melawan Perseta 1970 Tulungagung di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (5/1/2026), Hilmi melakukan tendangan kungfu ke arah dada Firman Nugraha.

Aksi Tendangan Kungfu di Liga 4
Aksi Tendangan Kungfu di Liga 4
Sumber :
  • tangkapan layar

Berbeda dengan Xabi Alonso yang masih mampu bangkit, Firman langsung terkapar dan mengalami cedera serius. Ia dilaporkan mengalami retak tulang rusuk akibat tendangan tersebut. 

Wasit di Bangkalan bertindak lebih tegas dibandingkan Howard Webb dengan langsung mengeluarkan kartu merah kepada Hilmi.

Namun, hukuman tidak berhenti di lapangan. Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Timur menjatuhkan sanksi terberat: larangan beraktivitas di dunia sepak bola seumur hidup. 

Sanksi ini menjadikan kasus Hilmi sebagai salah satu hukuman paling keras dalam sejarah sepak bola nasional.

Sanksi Seumur Hidup dan Pesan Keras bagi Sepak Bola Nasional

Pengamat dan jurnalis sepak bola menilai bahwa kemiripan antara kasus De Jong dan Hilmi menjadi pengingat serius soal bahaya tendangan dengan kaki terangkat tinggi (high foot).

Meski sama-sama disebut “tendangan kungfu”, konsekuensi dari kedua kejadian tersebut sangat berbeda.

Apa yang dilakukan De Jong adalah noda bagi sejarah Piala Dunia. Namun, apa yang terjadi di Liga 4 Jatim adalah peringatan keras bagi sepak bola nasional. 

Sanksi seumur hidup ini adalah pesan bahwa nyawa dan keselamatan pemain jauh lebih berharga daripada hasil pertandingan.

Saat ini, Firman Nugraha masih fokus pada pemulihan cedera yang dialaminya. Sementara itu, karier Muhammad Hilmi Gimnastiar praktis berakhir sebelum benar-benar berkembang. 

Sebuah kontras tajam dengan Nigel de Jong, yang meski dicap sebagai pelaku salah satu pelanggaran paling brutal di Piala Dunia, tetap dapat melanjutkan karier profesionalnya hingga pensiun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus Hilmi sekaligus menegaskan bahwa tindakan yang dulu “ditoleransi” di level dunia kini tidak lagi mendapat tempat, setidaknya di Indonesia. 

Tendangan kungfu bukan sekadar pelanggaran, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan pemain, dan Liga 4 telah menjadi panggung pembelajaran pahit tentang hal tersebut. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Megawati Hangestri Bongkar Perbedaan Liga Voli Korea dengan Kompetisi Asia Tenggara

Megawati Hangestri Bongkar Perbedaan Liga Voli Korea dengan Kompetisi Asia Tenggara

Megawati Hangestri mengungkap perbedaan Liga Voli Korea dengan kompetisi Asia Tenggara berdasarkan pengalamannya bermain di Thailand dan Vietnam. Perbedaannya.
Harga Emas Antam Hari Ini 9 September 2026 Rp2.610.000 per Gram, Turun Rp17.000

Harga Emas Antam Hari Ini 9 September 2026 Rp2.610.000 per Gram, Turun Rp17.000

Turun Rp17.000, harga emas Antam hari ini 9 September 2026 berada di angka Rp2.610.000 per gram.
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Korem 051 Wijayakarta Bagikan Masker ke Warga

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Korem 051 Wijayakarta Bagikan Masker ke Warga

Korem 051 Wijayakarta membagikan masker bagi warga sekitar dan pengendara agar terhindar dari ragam penyakit Infeksi Saluran Napas Akut (ISPA) akibat abu debu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.
Detik-detik Menegangkan Pencarian 5 Wartawan Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Anak Krakatau, Drone Thermal Dikerahkan

Detik-detik Menegangkan Pencarian 5 Wartawan Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Anak Krakatau, Drone Thermal Dikerahkan

Pencarian lima wartawan yang hilang kontak saat menuju Gunung Anak Krakatau memasuki hari kedua, Rabu, 9 September 2026.
PBSI Kembali Bongkar Pasang Ganda Campuran: 3 Pasangan Baru Disiapkan, Ada Bagas/Apri

PBSI Kembali Bongkar Pasang Ganda Campuran: 3 Pasangan Baru Disiapkan, Ada Bagas/Apri

Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) kembali melakukan perombakan di sektor ganda campuran. Keputusan ini menjadi bagian dari persiapan jangka panjang Indonesia menuju Olimpiade 2028.
Rupiah Menguat ke Rp17.590 per Dolar AS Usai Rilis Cadangan Devisa Agustus 2026

Rupiah Menguat ke Rp17.590 per Dolar AS Usai Rilis Cadangan Devisa Agustus 2026

Pada Rabu, 9 September 2026 pagi, rupiah menguat ke Rp17.590 per dolar AS usai rilisnya cadangan devisa Agustus 2026.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Viral Dua Pria Pelukan Saat Diamuk Massa di Bekasi, Warga Curiga Keduanya Begal

Viral Dua Pria Pelukan Saat Diamuk Massa di Bekasi, Warga Curiga Keduanya Begal

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Awalnya, seorang perempuan bernama Ulan tengah mengendarai sepeda motor di lokasi.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Pencarian Rombongan Jurnalis Tak Memungkinkan Pakai Helikopter, Tim SAR Gunakan Drone Termal

Pencarian Rombongan Jurnalis Tak Memungkinkan Pakai Helikopter, Tim SAR Gunakan Drone Termal

Kapal cepat rombongan jurnalis itu hilang kontak setelah berangkat dari Dermaga Pegedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, menuju Gunung Anak Krakatau.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT