GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Federasi Sepak Bola Belanda Buka Suara soal Isu Boikot Piala Dunia 2026 Imbas Ketegangan Politik Amerika

KNVB akhirnya merespons isu boikot Piala Dunia 2026 akibat kebijakan AS dan tensi geopolitik. Belanda menunggu sikap FIFA, UEFA, dan pemerintah.
Kamis, 22 Januari 2026 - 17:50 WIB
Donald Trump dapat penghargaan FIFA Peace Prize dari Presiden FIFA, Gianni Infantino
Sumber :
  • YouTube FIFA

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) akhirnya angkat bicara terkait mencuatnya isu boikot Piala Dunia FIFA 2026 yang belakangan ramai diperbincangkan di Eropa. Turnamen akbar tersebut dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, namun situasi geopolitik global memunculkan berbagai kekhawatiran serius.

Jakarta, tvOnenews.com - Polemik kian memanas setelah sejumlah negara peserta Piala Dunia berpotensi terdampak kebijakan imigrasi Amerika Serikat. Pendukung dari Iran, Haiti, Senegal, dan Pantai Gading dilaporkan tidak dapat masuk ke AS karena negara mereka masuk daftar larangan penuh maupun sebagian yang diberlakukan Presiden Donald Trump.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, pemerintahan Trump juga menangguhkan proses visa imigran dari sekitar 75 negara di dunia. Meski demikian, visa perjalanan jangka pendek masih dikecualikan dari kebijakan tersebut, yang tetap memicu polemik di kalangan komunitas sepak bola internasional.

Situasi ini diperparah dengan meningkatnya ketegangan politik antara Amerika Serikat dan sejumlah negara Eropa. Isu sensitif mengenai rencana Amerika Serikat terhadap Greenland, wilayah otonom yang berada di bawah Kerajaan Denmark, menjadi salah satu pemicu utama kegelisahan.

Laporan media Inggris, The Guardian, menyebutkan bahwa sejumlah negara Eropa mempertimbangkan opsi boikot Piala Dunia 2026 jika aneksasi Greenland benar-benar terjadi. 

Bahkan, disebutkan bahwa perwakilan dari sekitar 20 asosiasi sepak bola telah menggelar pertemuan tertutup di Budapest untuk membahas implikasi politik terhadap turnamen tersebut.

Meski demikian, FIFA diyakini menilai kemungkinan boikot secara kolektif sebagai sesuatu yang kecil kemungkinannya terjadi. Federasi sepak bola dunia tersebut disebut masih optimistis bahwa Piala Dunia 2026 tetap berjalan sesuai rencana.

Dalam wawancara resmi di situs KNVB, Sekretaris Jenderal KNVB, Gijs de Jong, menegaskan bahwa pihaknya terus memantau dinamika global yang berkembang. 

“Kita hidup di dunia yang berubah dengan cepat,” kata De Jong.

“Oleh karena itu, kami memantau perkembangan internasional secara cermat, dengan berkonsultasi dengan FIFA, UEFA, Kementerian Luar Negeri, dan kedutaan besar setempat," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menekankan bahwa fleksibilitas menjadi kunci dalam menyikapi situasi yang terus berubah. 

“Kami waspada dan fleksibel, seperti yang telah kami lakukan di masa lalu dengan turnamen-turnamen sebelumnya," ucapnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Ketua AFI Beri Update Bidding Piala Dunia Futsal 2028, Singgung Fasilitas di Indonesia

Ketua AFI Beri Update Bidding Piala Dunia Futsal 2028, Singgung Fasilitas di Indonesia

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa Indonesia resmi masuk dalam proses awal bidding Piala Dunia Futsal 2028 untuk menjadi tuan rumah ajang futsal dunia yang berada di bawah naungan FIFA.
Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama? Ini Solusi Proteksinya

Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama? Ini Solusi Proteksinya

Ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman manis, bakteri di mulut dengan cepat mengubah sisa gula menjadi asam yang dapat merusak enamel gigi. Tingginya
KPK Pastikan Masih Kejar Harun Masiku

KPK Pastikan Masih Kejar Harun Masiku

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan masih melakukan pengejaran terhadap buron kasus suap pergantian antar waktu, Harun Masiku.
Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Nasib Mees Hilgers Segera Ditentukan FC Twente

Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Nasib Mees Hilgers Segera Ditentukan FC Twente

Mees Hilgers memasuki musim terakhirnya bersama FC Twente. Drama transfer bek tengah Timnas Indonesia ini memang sudah ramai sejak musim lalu. 
KPK dan Ombudsman RI Lakukan Pertemuan, Bahas Pencegahan Kasus Suap dan Gratifikasi Melalui Peningkatan Layanan Publik

KPK dan Ombudsman RI Lakukan Pertemuan, Bahas Pencegahan Kasus Suap dan Gratifikasi Melalui Peningkatan Layanan Publik

Wakil Ketua Ombudsman RI, Rahmadi Indra mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (12/6/2026).

Trending

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

Timnas Indonesia masuk grup sangat berat di ajang Piala Asia 2027 bersama raksasa Asia. PSSI bisa menambah 7 pemain diaspora 'Grade A' demi menjaga asa Garuda.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT